Reinkarnasi Dewa Kematian

Reinkarnasi Dewa Kematian
hari yang indah untuk Yumiko


__ADS_3

malam itu Lun Zhing yue tampak kesal dengan kehadiran Huang Lang,


"tuan muda Huang aku tidak begitu suka basa basi katakan apa yang inginkan?" ucap Lun Zhing yue dan bersiap meninggalkan tempat itu.


"hahaha... kau memang wanita yang unik nona Lun, apa aku tidak cukup menarik buat mu, hemmm... aku rasa aku ini cukup rupawan" ucap Huang Lang.


"baiklah tuan Huang, kau memang tampan dan begitu terkenal di kalangan gadis-gadis, dan itu bukan hal yang ingin ku bicarakan.


dan kau benar... kau terlalu biasa bagiku jadi kau tidak menarik lagi buat ku," ucap Lun Zhing yue


"aku lebih menyukai pria yang sedikit liar, dan melanggar aturan" ucap Lun Zhing yue lagi kali ini pikiran nya melayang, dan mengingat dirinya duduk diatasnya tubuh Xiao Zhou, kedua tangan nya menyetuh dada telanjang pemuda itu, hal yang begitu intim dan gila, mengingat mereka baru bertemu beberapa menit saja.


"kau sangat pintar nona Lun aku sangat menyukai nya, aku sangat senang kita akan berkerjasama" ucap Huang Lang.


"berkerjasama?" apa maksud mu tuan muda Huang? tanya Lun zhing Yue yang tidak mengerti arah pembicaraan Huang Lang.


"kau adalah cucu dari penguasa timur, dan keselamatan mu adalah prioritas, jadi ayah ku memanggil ku dari sekte untuk menjadi pengawal mu," ucap Lun Zhing yue


"hemmm... sudah kuduga mereka begitu serakah, dan memanfaatkan nama kakek ku untuk menekan lawan-lawan mereka" batin lun zhing Yue.


"baiklah, lakukan apapun yang kau inginkan, ini sudah sangat larut aku mohon diri tuan muda Huang" ucap lun zhing Yue merasa tidak betah berlama-lama bersama pemuda itu dan cepat-cepat meninggalkan tempat itu.


******


pagi itu semua istri dan calon istri Xiao Zhou berkumpul dan sarapan bersama di ruang makan yang sangat besar.


"pelayan kenapa kau menyajikan makanan yang berbeda kepada ku" ucap Yumiko dan di ikuti oleh pandangan semua istri dan juga Xiao Zhou, hanya Zhang Rui saja yang tersenyum karena makanan mereka hampir sama.


seorang dayang berusia sekitar 60 tahun melangkah, tubuhnya terlihat pendek dan sedikit bungkuk, tetapi memiliki karisma begitu menakutkan.


"maaf Ratu Yumiko... saat ini anda sebaiknya memakan hidangan itu, karena di tubuh anda sekarang sedang ada calon anak dari tuan muda kami" ucap kepala dayang sambil membungkuk hormat.


wajah Yumiko membeku untuk beberapa saat, air mata nya mulai berair, tangan kirinya mengelus lembut perut nya dari luar pakaian indah nya.

__ADS_1


"aku hamil.... suami aku akhirnya mengandung anak mu, hik... hik" tangisan nya pecah dan berlari kearah Xiao Zhou yang duduk sambil manyantap hidangan nya.


yumiko memeluk Xiao Zhou dan Xiao Zhou hanya tersenyum lebar, dan mengelus perut istri nya sambil mendekat kan telinga nya ke perutnya Yumiko,


"aku bisa mendengar detak jantung anak kita, apa kau bahagia?" tanya Xiao Zhou dan mendudukkan Yumiko di pangkuan nya.


"tentu saja suami, aku sangat bahagia hik...hik.. sejak aku kehilangan putraku, aku tidak pernah berpikir akan memiliki anak lagi, tapi saat ini dewa memberikan aku kesempatan lagi, suami terimakasih kau sudah memberi melebihi yang aku bayangkan, aku sangat mencintaimu.." ucap Yumiko dan ******* bibir Xiao Zhou seperti tidak peduli dengan begitu banyak orang di tempat itu


semua istri dan calon istri Xiao Zhou tersenyum, dan memberikan ucapan selamat kepada Yumiko.


Yumiko begitu terharu, air mata dan senyuman nya tidak pernah hilang dari wajah nya.


"terimakasih... kalian semua begitu baik, kalian semua memang keluarga ku... hik...hik... " ucap Yumiko masih terisak


"suami apa aku boleh mengirim surat kepada kakakku di kekaisaran biru? aku ingin memberitahu kebahagiaan ini" ucap Yumiko.


"tentu saja, lakukanlah" ucap Xiao Zhou dan mencium lembut bibir sensual milik Yumiko. suasana pagi itu begitu ribut dan gembira, seorang kakek dengan kesulitan memasuki ruang makan milik Xiao Zhou karena seorang bocah kecil sudah bergelantungan di jenggotnya, dan seorang bocah berekor menaiki pundak nya.


"hentikan kalian, biarkan kakek Lou duduk dan ikut sarapan" ucap Liu fenghua mata nya melebar menakuti anak-anak mereka.


"hahaha... tidak apa-apa Ratu, mereka semua adalah penyemangat ku" ucap Lou fang dan mendekati Xiao Zhou


"zhou'er hari ini renovasi istana mu sudah selesai, mulai besok kalian bisa menempati kediaman kalian di lantai teratas" ucap Lou fang yang kini sudah duduk sambil memangku dua bocah kecil.


"benarkah?? aku sangat berterimakasih kepala desa, bagaimana dengan pengunjung pulau saat ini?" tanya Xiao Zhou keduanya sekarang sedang berbincang, terlihat senyum bahagia dari Lou fang saat Yumiko memberitahu nya jika dirinya sedang mengandung.


"ayah siang ini kami akan berburu dengan kakek Zhifu,"ucap bocah yang memiliki ekor.


"hahaha... harimau tua itu akan mengajak kalian berburu, apakah kakek boleh ikut?" tanya Lou fang yang diikuti senyuman dari Xiao Zhou.


"kata kakek Zhifu, kakek Lou tidak boleh ikut, karena akan merepotkan saja" ucap anak Liu fenghua.


"hohoho... harimau tua itu menyebalkan, akan kakek balas nanti" ucap Lou fang, dan meninggalkan ruangan itu dengan tiga bocah merebut nya.

__ADS_1


"suami hari ini aku akan bertemu nona Lun di kota huangdong, mungkin aku akan pulang malam, adik Yumiko apa kau jadi ikut?" tanya Liu fenghua yang sudah mulai sibuk dan seperti terburu-buru.


"tidak kakak Liu hari ini aku ingin bermanja dengan orang yang membuat perutku ini ada bocah nya" ucap Yumiko yang masih di pangku Xiao Zhou.


Liu fenghua hanya mengangguk, sambil tersenyum,


"awas bocah kau jangan terlalu liar," ucap Xue pelan sambil mengerlingkan mata nakal nya kearah Xiao Zhou.


semua wanita terlihat sibuk hari itu,


"suami aku juga akan pergi beberapa hari, kerajaan oak putih mengundang ku, dan akan melakukan aliansi dengan kerajaan elf yang lain," ucap Ratu Alisa.


"apa perlu aku temani Ratu?" tanya Xiao Zhou


"hihi... manusia kecil apa semalam kau masih belum puas, kau lihat aku harus berpergian jauh, tetapi karena kenakalan mu aku kesulitan berjalan hari ini, dan juga aku harus berpakaian tertutup seperti ini... hemmm." Ratu Alisa mulai berbicara dengan kedua Puteri nya, dan mereka berangkat menuju pintu lantai dua dan membuka gerbang ke kerajaan oak hijau.


siang itu Xiao Zhou membuka gerbang ke tujuh menuju istana kekaisaran Wang, tampak sebuah pulau lengkap dengan istana kecil muncul lagi.



ilustrasi pulau kecil.


dari pulau itu muncul seorang pria sepuh yang tidak lain adalah Zhang gong ayah dari Zhang Rui, bersama dengan Xiao Zhou sedang berbincang tentang kehamilan Zhang Rui yang sebentar lagi akan melahirkan.


wajah Zhang gong begitu terpesona melihat pulau milik menantu nya,


"zhou'er menantuku... pulau mu begitu indah, pantas saja Puteri ku begitu betah tinggal di sini" ucap Zhang gong.


mereka disambut oleh para dayang dan juga Zhang Rui yang terlihat sedikit kesulitan berjalan karena perut nya sudah begitu besar


"ayah... aku sangat senang melihat mu" ucap Zhang Rui memeluk ayahnya.


mereka semua masuk kedalam istana milik Xiao Zhou.

__ADS_1


__ADS_2