Reinkarnasi Dewa Kematian

Reinkarnasi Dewa Kematian
pesan Kaisar Langit


__ADS_3

para iringan pengawal memasuki gerbang pulau keseimbangan, dan mereka di sambut oleh kepala desa Lou fang, yang kini sudah menjadi tetua kota, karena pulau keseimbangan kini sudah menyerupai kota kecil yang selalu ramai pengunjung.


dan rombongan itu memasuki gerbang istana dan melewati jalan setapak di halaman luas, yang begitu asri dan di tumbuhi beberapa pohon rindang, dan rumput yang di potong pendek, rombongan itu berhenti di depan aula istana ke 15.


seorang wanita berusia sekitar 28 tahun turun dari kereta kuda, wajah nya begitu cantik dengan bola mata abu-abu kecoklatan, dan tatapan jernih di bawah bulu mata yang panjang dan lentik.


Yun Li Wei mendekati gadis cantik itu, dan kedua nya terlihat seperti kakak beradik karena memiliki kecantikan hampir sama.


"selamat datang di istana kami Puteri, kau sekarang sudah dewasa, dan sangat cantik, silahkan" ucap Yun Li Wei.


"bibi Yun terima kasih kau sudah menyambut ku, bibi juga terlihat begitu anggun" ucap Puteri Yun Qixuan.


"Dewi Yun kau terlihat sangat cantik" ucap dewa formasi Lou yi.


"Dewa Lou yi , kau juga terlihat sangat tampan, selamat datang dan silahkan masuk" ucap Yun Li Wei berbasa-basi.


mereka menaiki gundakan anak tangga, dan memasuki pintu besar aula.


seorang remaja dengan topeng di wajah nya turun dari singasana dan menyambut kedatangan mereka.


"Dewa tua, lama tidak berjumpa, setelah kau dan teman-teman mu memukuli ku sangat keras di jalanan kota huangdong" ucap Xiao Zhou sambil tersenyum.


Puteri Yun Qixuan tidak berkedip menatap Xiao Zhou yang menggunakan topeng,


"mata dan bibir pria bertopeng ini tidak mirip dengan hantu tak beralis dalam ingatan ku, tapi lebih mirip manusia harimau itu, aahh.. itu sudah sangat lama, aku terkurung di dalam pagoda lebih dari lima ribu tahun, mungkin ingatanku sedikit terganggu" batin Puteri Yun Qixuan, mata menyipit memperhatikan wajah Xiao Zhou lebih dalam lagi.


"aahh... penguasa ke 15, itu hanya seni drama, aku hanya terlalu menjiwai peran ku, dan memukuli terlalu keras tolong jangan di ambil hati" ucap Dewa Lou yi sambil terkekeh.


"aahhh... ini adalah satu-satunya Puteri Kaisar Langit Yun Qixuan" ucap Dewa Lou yi lagi memperkenalkan teman cantik yang ada di belakang nya.


"selamat datang Puteri" ucap Xiao Zhou datar.


Puteri Yun Qixuan sedikit membungkukan tubuh nya, dan mulai kesal dengan ucapan dingin dari Xiao Zhou.


"seperti nya, penguasa ke 15 kurang percaya diri hingga harus selalu menggunakan topeng saat menyambut tamu, apa aku salah tuan penguasa?" ucap Puteri Yun Qixuan.


"Puteri... kita ke tempat ini membawa berita penolakan, sebaiknya tidak usah terlalu dalam mencampuri urusan mereka, karena setelah urusan kita ini selesai, kita akan langsung kembali ke istana Langit" bisik Dewa Lou yi mendekati Puteri Yun Qixuan.


"haha... kau benar Puteri, aku hanya seorang pencuri kecil yang tidak ingin di kenali orang, dan apa ada masalah dengan itu? baiklah.... kita tidak usah berbasa-basi lagi, katakan Dewa Lou yi ada urusan apa kau sampai datang ke tempat ku?" ucap Xiao Zhou tenang.


"aahhh.... penguasa ke 15, maafkan tuan Puteri kami, dia masih sangat muda, aku datang untuk membawa pesan Kaisar Langit tentang perjodohan diplomatik yang pernah di bicarakan dulu" ucap Dewa Lou yi dengan wajah sedikit memerah.


"hemmm.... dari wajah tua mu yang mengesalkan itu aku sudah bisa menebak pesan yang kau bawa, dan sebenarnya aku sudah mengetahui nya karena tuan Puteri kalian sudah pernah mengirim surat kepada ku, dan aku sama sekali tidak mempermasalahkan tentang penolakan nya itu" ucap Xiao Zhou.

__ADS_1


"aahhhh.... itu bagus... hehehe sangat bagus, baiklah aku tidak akan sungkan lagi jika seperti itu, sekarang aku akan membacakan pesan dari Kaisar Langit untuk mu, terimalah" ucap Dewa Lou yi, dan mengeluarkan sebuah gulungan dari lengan jubah nya yang lebar.


"hei... bocah, seharusnya kau berlutut saat menerima pesan Kaisar Langit!" ucap Puteri Yun Qixuan dengan nada kesal.


Xiao Zhou menarik nafas nya dalam-dalam dan memejamkan matanya,


"iya baiklah.... Dewa tua cepat bacakan, aku sudah bosan berhadapan dengan gadis kecil ini" ucap Xiao Zhou kesal, dan mulai berlutut.


"kau bilang apa? aku gadis kecil? bocah tengik.... kau..." suara Puteri Yun Qixuan terputus karena suara pintu yang di buka dengan kasar


blaaarrrrr.......


pintu besar aula terbuka, dan seorang utusan dari Kaisar Langit berlari kecil....


"Dewa Lou yi, ada pesan dari Kaisar Langit, dan ini begitu mendesak" ucap utusan itu.


"hemmm.... seperti nya ini penting, katakan lah" ucap Dewa Lou yi.


utusan itu mengeluarkan sinar kuning dari kening nya, dan perlahan sinar kuning itu berubah menjadi layar selebar dua meter dan terlihat di dalam nya wajah Kaisar Langit sedang bicara.


para rombongan itu semua mulai berlutut.


"semua Dewa kembali secepatnya ke istana Langit saat kalian melihat pesan ku ini, dan untuk Puteri ku Yun Qixuan, kau tetap lah di pulau keseimbangan, dan apapun yang terjadi jangan pernah keluar dari gerbang pulau itu, sampai ayah memberi mu perintah lagi" dan layar itupun berupah menjadi cahaya kuning dan melayang keluar dari istana Xiao Zhou.


"tunggu Dewa Lou yi kau tidak sedang bercanda bukan? aku menjaga gadis menyebalkan ini," ucap Xiao Zhou dan mengejar Dewa Lou yi yang tidak menghiraukan ucap Xiao Zhou dan melangkah cepat keluar dari istana ke 15.


Xiao Zhou ikut keluar istana nya dan berhenti di halaman luas di depan istana nya sambil berteriak.


"Dewa tua, dengarkan aku sebaiknya kau bawa gadis ini bersama mu" teriak Xiao Zhou namun Dewa Lou yi sudah melesat dan melewati gerbang pulau keseimbangan dan menghilang.


mata Xiao Zhou menyipit dan menatap sekeliling nya, terlihat dari gunung-gunung di daratan di bawah nya, sinar-sinar terang melesat berterbangan menuju langit.


"itu adalah para Dewa yang sedang menuju istana langit, semua Dewa di bumi di panggil oleh Kaisar Langit, apa sebenarnya yang sedang terjadi" batin Xiao Zhou, membuka topeng nya dan mulai melangkah dengan gontai menuju aula keluarga.


mata Yun Qixuan melebar, tidak percaya dengan apa yang di lihat nya, kaki nya bergetar hebat wajah nya memerah, dan mendekati Xiao Zhou


"kau? apa kau benar-benar penguasa ke 15?" tanya Puteri Yun Qixuan.


"apa ada yang salah? iya akulah penguasa ke 15, akulah hantu tak beralis itu, apa kau puas sekarang hah?" teriak Xiao Zhou dan meninggalkan Puteri Yun Qixuan di halaman istana nya.


Puteri Yun Qixuan hampir terjatuh, karena kakinya begitu lemas, sampai seorang wanita cantik memegang nya.


"tuan Puteri apa anda baik-baik saja?" tanya wanita itu yang tidak lain adalah Yun Li Wei.

__ADS_1


"iya bibi aku baik, bisakah kau membawa ku ke tempat istirahat, seperti nya aku kelelahan" ucap Puteri Yun Qixuan.


*****


tiga bulan sebelum nya.


di kediaman pilar Langit zhou shilin, di alam Langit.


seorang pria sepuh dengan rambut putih terikat rapi sedang berdiri, di halaman kediaman pilar langit Zhou shilin dan menatap pilar langit zhou shilin sedang meneguk isi guci nya.


mata pilar langit Zhao shilin melebar, dan berlari mendekati pria sepuh itu, dan berlutut di hadapan nya.


"guru, maafkan aku, aku sama sekali tidak mengetahui kedatangan mu" ucap pilar langit Zhao shilin.


"hahahah... apa ini? bahkan seorang pilar langit tidak mengetahui kedatangan seseorang di kediaman nya? hahahah.... berdirilah saudara Zhao, kau bukan lagi murid ku, kau sudah menjadi pilar langit sama seperti ku sekarang, tidak usah sesungkan ini" ucap pria sepuh itu.


"aahh... maafkan murid bodoh mu ini, silahkan guru masuk lah" ucap pilar langit Zhao shilin, terpogoh-pogoh.


dan keduanya pun masuk dan duduk saling berhadapan, dan berbincang wajah pilar langit Zhao shilin tampak begitu serius.


"hemmm... benarkah seperti itu? apa ada orang lain yang tahu tentang masalah ini? jadi itu yang membuat mu gundah seperti ini?" ucap pria sepuh itu sambil mengelus jenggotnya yang panjang.


"tidak ada yang tahu masalah ini guru" ucap pilar langit Zhao shilin.


"baiklah... saudara Zhao, bersumpah lah dua hal padaku, pertama aku ingin kau bersumpah tidak akan membicarakan masalah ini kepada siapapun" ucap pria sepuh itu.


"baik guru, tapi boleh kah aku tahu kenapa aku tidak boleh mengatakan nya kepada orang lain?" tanya pilar langit Zhao shilin


"tentu saja kau boleh tahu saudara Zhao, kau harus mengetahui alasan sebelum kau melakukan sesuatu" ucap pria sepuh itu


"jika benar yang kau katakan tentang kultivator bermata biru itu, tidak memiliki tingkat kultivasi, maka akan merusak tatanan alam semesta ini, akan sangat banyak anjing-anjing penjilat mengikuti pria itu, dan para penggila kekuasaan yang akan menyingkirkan ataupun memanfaatkan pria bermata biru itu, seperti yang kau bilang pemuda itu masih begitu muda, ini akan sangat menghawatirkan" ucap pria sepuh itu.


pilar langit Zhao shilin hanya mengangguk.


"kau sangat benar guru, dan aku Zhao shilin akan bersumpah tidak akan membicarakan hal ini kepada siapapun" ucap pilar langit Zhao shilin.


"aahh... itu bagus murid ku, sekarang aku bisa tenang, dan tentang pemuda itu menghilang beberapa tahun ini, seperti nya hanya ada satu tempat untuk orang seperti itu, baiklah... sekarang ada yang harus ku kerjakan, umur ku tidak akan lama lagi, dan ada sesuatu yang sangat penting tentang hal ini, dan aku akan meyakinkan nya terlebih dahulu" ucap pria sepuh itu yang tidak lain adalah pilar Langit Ling Zhai Yuk.


"dan yang kedua, bersumpah lah terlebih dahulu untuk melakukan nya karena ini sangat penting, dan hanya kau yang aku percayai mampu melakukan nya" ucap pilar langit Ling Zhai Yuk.


"baik guru aku akan bersumpah untuk melakukan nya" ucap pilar langit Zhao shilin


*****

__ADS_1


__ADS_2