Reinkarnasi Dewa Kematian

Reinkarnasi Dewa Kematian
bayangan roda waktu


__ADS_3

di pulau keseimbangan.


malam itu Yun Qixuan tidak bisa memejamkan matanya, pikiran nya begitu kacau.


"apa yang harus ku lakukan? perjodohan ini sudah aku batalkan, tapi penguasa ke 15 adalah bocah harimau yang begitu aku sukai, aku benar-benar bodoh aku sudah menolak menikahi orang yang aku suka" guman Puteri Yun Qixuan,


walaupun aku begitu menyukai bocah itu, perintah Kaisar Langit tidak bisa di tentang, aku harus melupakan mimpi ku dengan bocah harimau itu, kenapa dulu aku melakukan kesalahan seperti itu, inilah takdir ku, aku sudah dewasa dan aku harus mulai bisa menerima karma dari perbuatan ku" batin Yun Qixuan, dan pikiran nya kembali mengingat kejadian saat dirinya masuk ke tubuh pelayan nya.


jemari-jemari indah Yun Qixuan menutup bibir nya yang terbuka,


"demi Dewa..., jadi yang aku pegang itu bukan ekor, tapi.... aahhh " Puteri Yun Qixuan menutup wajahnya


"waktu itu aku sudah memegang benda milik Penguasa ke 15, oh tidak.... ini sangat memalukan, walaupun waktu itu aku dalam tubuh orang lain, tapi aku begitu malu sudah memegang milik penguasa itu, aku tidak ingin bertemu dengan nya lagi" batin Yun Qixuan.


keesokan harinya Puteri Yun Qixuan, sedang menikmati sarapan nya seorang diri di balkon kamar nya di istana ke 15,


pagi itu Puteri Yun Qixuan mengenakan pakaian berwarna biru gelap, dengan jubah senada, membuat kulit nya terlihat begitu bersih dan segar, beberapa perhiasan indah dan mewah menghiasi rambut nya, sehingga wajah nya terlihat begitu berkelas, dan anting panjang di telinga nya adalah penyempurna dari seorang wanita yang begitu cantik dengan leher jenjang nya di pagi itu.


"mulai hari ini aku harus mengikuti perintah ayahku, dan aku harus mulai melupakan bocah harimau ku, itu adalah masa lalu ku dan sudah saatnya menatap masa depan ku bersama dewa lain" guman Puteri Yun Qixuan.


mata Puteri Yun Qixuan menatap sosok yang memasuki gerbang istana milik Xiao Zhou, dan mengenali sosok itu.


"hemmm.... seperti nya kakek Li sudah datang, mungkin membawa pesan dari Yang Mulia, aaahhh... sebaiknya aku bersiap untuk segera pulang ke istana Langit" batin Puteri Yun Qixuan mengakhiri sarapan nya, dan melangkah menuju aula keluarga.


Dewa pengetahuan masuk ke istana ke 15,


"Zhou'er ada sesuatu yang sangat penting yang ingin ku bicarakan dengan mu, dan juga tuan Puteri kami" ucap Dewa Pengetahuan, yang melihat Puteri Yun Qixuan datang mendekati nya

__ADS_1


mereka bertiga duduk di bangku lembut berwarna merah tua, di ruang baca milik Xiao Zhou, sesekali mata Yun Qixuan mencuri pandang ke arah Xiao Zhou yang terlihat kesal dan memainkan rambut nya yang tidak terlalu panjang.


"bocah itu sama sekali tidak pernah menatap ku, apakah bocah itu begitu kesal padaku? hemm... biasanya tubuh ku ini akan membuat seorang pria melupakan kekesalan padaku, dan akan mencoba meluluhkan hatiku, sebaiknya aku sedikit menggoda nya" batin Yun Qixuan dan menurunkan sedikit jubah nya sehingga bahu kurus nya kini terlihat.


"kemarin guru besar alam Langit Ling Zhai Yuk sudah meninggal, dia juga merupakan seorang pilar Langit, kemampuan dan kecerdasan sudah tidak di ragukan lagi, tapi seseorang telah membunuhnya" ucap Dewa Pengetahuan.


bibir Puteri Yun Qixuan terbuka, seperti tidak percaya apa yang di dengar nya, wajah nya terlihat begitu serius.


"ini mustahil, bagaimana bisa seseorang bisa membunuh kakek Ling" ucap Puteri Yun Qixuan,


"hemmm.... aku juga awalnya seperti anda tuan Puteri, tapi inilah yang terjadi, tadi pagi aku sudah menyelidiki semua orang dan semua gerakan dari pilar langit Ling Zhai Yuk, dan aku menemukan buku ini dalam keadaan terbuka di ruang belajar pilar langit Ling Zhai Yuk, dan sebuah catatan, yang berisi nama mu" ucap Dewa Pengetahuan menatap Xiao Zhou.


"apa? namaku? Dewa pengetahuan kau tidak mencurigaiku bukan?" ucap Xiao Zhou dan mengerutkan keningnya.


"tentu saja tidak, kau bahkan tidak bisa masuk ke alam langit, dan juga tidak mengenal pilar langit Ling Zhai Yuk sama sekali," ucap Dewa Pengetahuan.


"awalnya aku tidak yakin, tapi setelah melihat buku ini, aku menjadi sangat yakin jika yang membunuh pilar langit Ling Zhai Yuk adalah orang yang bergelar sang pembunuh dewa" ucap Dewa Pengetahuan, dan meletakkan sebuah buku di hadapan mereka bertiga.


"sang pembunuh dewa?" guman Xiao Zhou dan Yun Qixuan hampir bersamaan.


Xiao Zhou membaca sampul buku itu bertuliskan tentang alam Qing Sui, Dewa Pengetahuan menatap Xiao Zhou dalam-dalam.


"baiklah Zhou'er katakan padaku, saat kau keluar dari alam Qing Sui itu apa ada mahluk yang mengikuti mu?" tanya Dewa Pengetahuan dengan tatapan begitu tajam ke arah Xiao Zhou


"bagaimana Dewa tahu aku ada di alam Qing Sui, dan katakan dengan jelas apa itu alam Qing Sui" teriak Xiao Zhou yang masih bingung.


"aahhh... baiklah akan aku jelaskan padamu,

__ADS_1


alam Qin Sui adalah alam yang di buat oleh pilar langit Ling Zhai Yuk dan dewa suci Qing Tao, awalnya alam itu di buat untuk melatih kultivasi para dewa, tetapi lima ratus ribu tahun yang lalu, seorang pemuda dengan kemampuan sangat tinggi ingin memiliki hawa semesta, dan saat itu pemilik hawa semesta adalah si kembar iblis Zhing dan dewa Zhang, pemuda ambisius itu mencari si kembar Zhing dan Zhang, para dewa yang mengetahui rencana pemuda itu, menyembunyikan si kembar ke dalam alam Qing Sui. pemuda itu begitu marah, dan membantai para dewa, dan pada akhirnya berhasil masuk ke alam Qing Sui, pilar langit Ling Zhai Yuk sangat khawatir saat itu, jika sampai pemuda itu menghisap hawa dari si kembar itu, dan meminta bantuan Dewi Phoenix untuk masuk ke alam itu dan menelan bayangan roda waktu di alam Qing Sui.


Dewi Phoenix berhasil melakukan permintaan pilar Langit Ling Zhai Yuk, dan menjadikan si kembar abadi di alam Qing Sui, dan begitu juga dengan Dewi Phoenix setelah menelan bayangan roda waktu menjadikan nya satu-satunya mahluk abadi di luar alam Qing Sui.


Dewa pengetahuan menghentikan cerita nya sejenak dan menarik nafas nya dalam-dalam.


"dan setelah itu, pemuda ambisius itu terkurung selama nya di alam Qing Sui, pemuda itu akan menunggu orang yang mampu melewati alam itu, dan membuka gerbang terakhir dan menuju tiga alam ini.


Alam Qing Sui selalu melakukan takdir nya untuk menarik orang terkuat di tiga alam untuk masuk alam nya, dan menghisap energi qi orang itu agar alam Qing Sui tetap ada" Dewa Pengetahuan mengakhiri cerita nya.


"dan pemuda itu lah yang memiliki gelar sang pembunuh dewa, hanya itu yang aku ketahui tentang alam Qing Sui, dan tentang perjodohan kalian....


"kakek Li, tentang perjodohan itu sebaiknya jangan di bicarakan sekarang" ucap Yun Qixuan cepa-cepat memotong ucapan Dewa Pengetahuan.


Xiao Zhou hanya mengangguk, dan tersenyum kecut,


"tidak perlu di bicarakan lagi, lagipula itu sudah tidak penting lagi untuk ku, dan untuk kalian juga" ucap Xiao Zhou dan berdiri.


"apa maksud mu?" tanya Puteri Yun Qixuan.


Xiao Zhou melangkah gontai keluar ruang baca tanpa membalas pertanyaan dari Puteri Yun Qixuan.


malam itu Xiao Zhou sedang duduk seorang diri di balkon kamar nya, dan sesekali meneguk isi dari guci nya, dan mencoba mengingat saat terakhir di alam Qing Sui


wajah Xiao Zhou sedikit memucat, mata nya menyipit mencoba mengingat kejadian di pintu gerbang menuju alam bumi, dan tiba-tiba saja mata nya melebar.


"tidak...." ucap Xiao Zhou,

__ADS_1


__ADS_2