
"ibu.... ibu....," terdengar teriakan dari putera Ratu Xhin Ye sambil melambaikan tangan mungil nya.
mata Ratu Xhin Ye semakin melebar, dan tersenyum begitu ceria dan begitu antusias melambaikan tangan nya, seperti yang di lakukan putera nya.
perahu mereka semakin dekat, Xiao Zhou membuka matanya menatap pria yang begitu gagah di hadapan nya.
"Dewa tua... bawalah putera ku ke atas pulau dan belajar dengan lebih giat lagi," ucap Xiao Zhou dan perahu mereka sudah menempel.
Dewa pengetahuan terlihat begitu kesal,
"aahhh... baiklah, kelak aku akan membalas mu, salam penguasa," ucap Dewa pengetahuan, memberi hormat kepada Ratu Xhin Ye,
"senang melihat mu lagi Dewa pengetahuan, seperti nya kau menjaga mereka dengan baik," ucap Ratu Xhin Ye sedikit membungkukkan badannya membalas hormat dari Dewa pengetahuan, di belakang Dewa Wang Riu.
Dewa pengetahuan tersenyum dan mengangguk, Dewa sepuh itu menggendong putera Xiao Zhou dan melayang ke arah jembatan menuju pulau keseimbangan, tampak bocah itu begitu senang, sambil terus melambaikan tangannya ke arah ibunya.
Dewa Wang Riu kini melayang dan mendapat serta berdiri di tempat Dewa pengetahuan duduk sebelumnya, dan kini kedua pria itu saling berhadapan di atas perahu.
"dengarkan aku tuan Xiao Zhou, mungkin kau sudah tahu jika kami dahulu adalah sepasang kekasih yang akan menikah, aku datang dengan baik-baik meminta mu untuk memutuskan pernikahan mu dengan Ratu Xhin Ye, hatinya sudah menyatu dengan hatiku, dan aku... meski melanggar janji pada bawahan ku, aku tidak akan membalas dendam kepada mu, jika kau bersedia melepaskan nya," ucap Dewa Wang Riu.
Xiao Zhou menghela nafasnya, sambil menggelengkan kepalanya, dan mengelus telinga nya,
__ADS_1
"hahaha... maafkan aku Dewa, pendengaran ku seperti nya bermasalah, kau meminta seorang suami melepaskan istri nya dan memberikan nya pada mu? apa aku terlihat begitu bodoh? dan juga kau berkata datang dengan baik-baik sambil mengancam secara halus, aahh... begitu banyak pertanyaan bodoh dariku, tapi sudahlah.... aku yakin kau begitu mencintai istri ku ini, hingga kau membuang kehormatan mu, dan bisa bicara tidak tahu malu seperti ini," ucap Xiao Zhou dan kini menatap ke arah Ratu Xhin Ye yang masih di perahu nya.
Ratu Xhin Ye menggelengkan kepalanya, tampak air mata keluar dari kedua sudut mata indahnya.
melihat kemesraan kalian, seperti nya ucapan Dewa itu benar, Ye'er... jika hatimu menginginkan nya kau boleh meninggalkan-" ucapan Xiao Zhou terputus dan sebuah pukulan seorang wanita mendarat di perut nya.
"hukkkk....." Xiao Zhou sedikit membungkukkan badannya menahan pukulan seorang wanita berkemampuan langit tingkat tinggi.
Ratu Xhin Ye sudah berada di samping Xiao Zhou,
"berhentilah bicara omong kosong iblis, hemm... " Ratu Xhin Ye mengerutkan keningnya, menatap tubuh suaminya.
Dewa Wang Riu begitu terkejut dengan bibir sedikit terbuka melihat perbuatan Ratu Xhin Ye, seorang wanita terhormat yang biasa nya begitu menjaga harga dirinya, kini berbuat begitu berani menunjukkan kemesraan di depan umum, hal yang tidak pernah terlintas di pikiran nya.
Ratu Xhin Ye melepaskan ciuman panas nya, bibir nya masih tampak basah oleh liurnya yang bercampur dengan suaminya.
"kau sudah tahu hatiku, dan jangan pernah ucapan kata-kata itu, aku tidak akan pernah meninggalkan mu, dan bicara lah sesuai dengan usia mu," bisik Ratu Xhin Ye.
"bisakah kau menungguku di kamar kita, aku ingin bicara sedikit dengan Dewa Wang Riu, dan ini tidak akan lama," ucap Ratu Xhin Ye lagi.
Xiao Zhou terlihat sedikit pucat, karena mata Ratu Xhin Ye berubah menjadi ancaman, dan secara sembunyi-sembunyi meremas kebanggaan remaja itu.
__ADS_1
"kau tidak lupa dengan ruang tidur ku bukan? ingat ruang tidur ku, bukan ruang tidur istrimu yang lain, sekarang pergilah," bisik Ratu Xhin Ye dengan mata melebar.
"ten-tu saja aku ingat, tapi apa kau yakin Dewa itu tidak berbuat macam-macam padamu?" ucap Xiao Zhou.
"aku begitu mengenal nya, dia tidak akan melakukan hal melanggar aturan, tunggu dulu, jangan katakan jika kau sedang cemburu saat ini?" mata wanita itu sedikit menyipit menatap mata suami sambil tersenyum menggoda.
"sudahlah... sebaiknya kau pergi dan bersiap!" bisik Ratu Xhin Ye sambil menggigit bibir bawahnya.
Xiao Zhou mengangguk, dan mulai melayang seperti yang di lakukan oleh Dewa pengetahuan.
Ratu Xhin Ye terlihat kembali kesal,
"aku tidak menyuruhmu melewati jalanan menuju ruangan ku, akan banyak singa yang akan menahan mu," teriak Ratu Xhin Ye dan membuat sebuah gerbang teleportasi di atas kepala Xiao Zhou.
hanya penguasa yang mampu memasuki pulau keseimbangan dengan gerbang teleportasi, dan gerbang yang di buat Ratu Xhin Ye saat ini adalah menuju ruang tidurnya.
setelah kepergian Xiao Zhou, wajah Ratu Xhin Ye kehilangan keceriaan nya, berubah menjadi begitu serius dan dingin sambil mendekati Dewa Wang Riu yang berdiri seperti batu,
"Dewi teratai, apa yang terjadi?" ucap Dewa Wang Riu merapatkan telunjuk dan jari tengah nya di depan bibir nya, sambil merapalkan mantra, sebuah huruf suci keluar dari jemari itu menuju kening Ratu Xhin Ye.
Ratu Xhin Ye membiarkan saja huruf suci bersinar keemasan itu masuk ke keningnya,
__ADS_1