
malam itu Li Mei yin begitu kesal karena tidak jadi melanjutkan acara nya dengan xiao Zhou.. tapi melihat semua orang begitu gembira di ruangan itu, hatinya juga sedikit terhibur.. sesekali tangan nya dan xiao Zhou saling menggenggam di bawah meja, membuat nya ikut menikmati minuman dewa itu....
merasa sudah larut Li Mei yin meninggalkan tempat itu dan berdiri di balkon istana, memandang indah nya malam, tapi indah hati nya melebihi semua malam yang pernah iya lewati...
"apa anda menikmati hidangan malam ini nona Li? tiba-tiba suara Yun fengyin terdengar si samping nya
"tidak usah berbasa basi katakan apa yang kau ingin kan?" ucap Li Mei yin yang ingin perbincangan ini berakhir secepatnya
Yun fengyin menganggukan kepala...
" baiklah nona Li, aku dengar kau akan memberikan aku hadiah malam ini? ucap Yun fengyin
Li Mei yin sedikit tersenyum..
oohhh itu, maafkan aku dewa Yun fengyin seperti nya ada yang salah paham disini...
"tidak ada salah paham nona," ucap Yun fengyin memotong ucapan Li Mei yin....
" kita sudah melewati perjalanan yang begitu indah, dan kita sudah seperti memiliki ikatan kuat di hati kita nona, apa selama ini kau tidak merasakan getaran cinta diantara kita??? tanya Yun fengyin
"dengarkan aku baik-baik dewa Yun, selama ini aku hanya menganggap mu teman saja tidak lebih, semenjak aku melawan perintah langit, aku sudah memutuskan menutup hatiku untuk pria lain, maafkan aku, karena aku hanya bisa mencintai satu pria saja, dan hatiku tidak pernah berubah" ucap Li Mei yin
"nona kau??" wajah Yun fengyin begitu geram, dan segera mengendalikan diri nya....
" nona kalau boleh tahu dewa mana yang bisa mengalahkan ketampanan ini?" ucap Yun fengyin sambil tersenyum
"cih... kau memang tampan, tapi bagiku wajah mu itu begitu membosankan, bahkan zhou'er ku jauh lebih tampan dan memiliki karisma yang jauh di atas mu," batin Li Mei yin
Li Mei yin tersadar dari lamunannya..
" dia sedikit berbeda dengan mu dewa, tapi bagiku dia begitu mempesona ku, dan begitu alami, semua tingkah nya tidak ada yang dibuat-buat, suatu saat mungkin aku akan mengenalkan nya padamu dewa," ucap Li Mei yin dan pergi meninggalkan Yun fengyin sendirian kesal
Yun fengyin mengerutkan keningnya....
" apa ini??? aku di tolak dua wanita hampir bersamaan, belum pernah ada yang berani menolak cinta ku, siapa pun pria itu akan aku balas berkali-kali lipat" ucap Yun fengyin..
.....
.....
pagi itu upacara pernikahan di gelar banyak tamu undangan datang, dan memberikan ucapan dan banyak hadiah, ada beberapa tamu yang di kenali xiao Zhou di antara nya naga emas Utara, yang selalu berusaha menempel dengan Yun Li Wei....
__ADS_1
dan sore hari nya, setelah para undangan pergi, tiba-tiba mendung gelap di sertai petir mulai mendekat ke arah istana iblis... xiao Zhou dan yang lainnya merasakan ada kultivator ranah dewa sedang mendekat, dengan hawa pembunuh begitu pekat...
mereka semua keluar istana dan melihat tamu tak diundang yang akan datang...
"orang ini jelas bukan undangan anda kan paman?" tanya xiao zhou menatap Long Fei
Long Fei hanya menggelengkan kepalanya...
"ini ranah dewa puncak dan hampir menyentuh setelah dewa, orang ini sangat kuat" ucap Long Fei wajah nya terlihat tegang...
"para wanita berlindung lah di belakang ku" ucap Yun fengyin, walaupun kalian Dewi hanya tubuh kalian saja yang kuat, tapi tidak semua dewa maupun Dewi yang bisa bela diri hebat" ucap Yun fengyin...
dan dengan jari nya membuat sebuah segel dewa
"jangan ada yang keluar dari segel buatan ku" ucap Yun fengyin seperti orang yang sangat penting...
petir menyambar menyilaukan mata semua orang dan tiba-tiba seorang pria sepuh sudah berdiri di atas gerbang istana milik Long Fei..
para jenderal bawahan Long Fei ingin menyerang pria sepuh itu, tapi di tahan oleh Long Fei
"semua nya jangan ada yang berani menyerang orang itu, kakek itu bukan lawan kalian" ucap Long Fei tidak ingin gegabah
pria sepuh itu mengelus jenggot panjang nya
"asal kalian serahkan orang yang membunuh naga hijau selatan" ucap pria sepuh itu
semua orang saling menatap, dan mengira ngira siapa orang yang dimaksud pria sepuh itu...
tanpa menunggu lama xiao Zhou melayang dan terbang dengan anggun, kedua tangan nya masih di belakang punggung nya, dan berdiri di samping pria sepuh itu, matanya tidak menatap pria itu dan memandang kedepan saja
" aku yang membunuh orang yang kakek maksud" ucap xiao zhou masih menatap kedepan
kakek sepuh itu tersenyum,
"kau masih terlalu muda anak kecil, tetapi kemampuan mu begitu tinggi, aku sangat kagum, namaku Lou fang, katakan siapa namamu? ucap kakek sepuh itu
" namaku xiao Zhou, dan aku berasal jauh dari kekaisaran ini" ucap xiao zhou
"baiklah perkenalkan sudah cukup, sekarang aku akan menuntut balas akan kematian murid ku, naga hijau selatan" ucap Lou fang
"balas dendam? kau seharusnya sudah meninggalkan hal-hal menggelikan seperti itu kakek, tapi kalau itu membuat mu merasa lebih baik, maka lakukanlah!!" ucap xiao zhou
__ADS_1
wajah Lou fang begitu terkejut mendengar ucapan xiao zhou
" ucapan bocah ini begitu dalam, tidak sesuai dengan usia nya, tapi ucapan nya ada benarnya, di usiaku sekarang seharusnya sudah tidak mencampuri urusan duniawi lagi" batin Lou fang
"hahaha... kau anak kecil yang sangat menarik, bersiaplah anak kecil" ucap Lou fang dan mengeluarkan tombak bermata golok yang di aliri petir...
Yun fengyin menyipitkan matanya,.
" itu adalah senjata dewa, bagaimana mungkin manusia bisa memiliki nya" ucap Yun fengyin
xiao Zhou mengeluarkankan pedang kematian dan menyelipkan di pinggangnya nya, dan perlahan mencabut nya...
" mulailah kakek" ucap xiao zhou
Lou fang mulai membuka serangan nya dan petir menyambar kearah xiao Zhou,
teraaaaanggggg.....
traaangggggggg......
tebasan tombak dari Lou fang begitu bertenaga membuat xiao Zhou kewalahan,
"tenaga dalam kakek ini begitu besar, tarian kematian ku bisa menahan tebasan nya tapi, lama-lama aku akan terluka dalam" batin xiao Zhou,
dan ratusan jurus sudah mereka berdua keluarkan, seperti dugaan xiao Zhou, semua serangan bisa di tahan pedang kematian tapi, hembusan tenaga dalam dari tebasan itu begitu kuat dan mulai melukai organ dalam xiao Zhou....
"sapuan petir kembar" ucap kakek itu dan mengayunkan tombak nya dari udara
blaammmmm....
dua serangan itu dengan mudah di tahan xiao Zhou, tapi tenaga tombak itu terlalu kuat membuat tubuh xiao Zhou terlempar menabrak atap istana long Fei
duaaarrrrrrr......
suara tubuh xiao Zhou menabrak atap rumah....
semua orang menonton pertarungan'itu tanpa berkedip, terlihat wajah Li Mei yin begitu khawatir, dan Yun Li Wei walaupun wajah nya terlihat dingin dan acuh, tapi kedua tangan nya saling meremas dengan kuat, tidak tega melihat Xiao Zhou yang terluka....
senyum puas terlihat dari wajah Yun fengyin
" seperti nya bocah itu akan segera tewas, aku tidak perlu sampai turun tangan membunuh nya" batin Yun fengyin
__ADS_1
.......