Reinkarnasi Dewa Kematian

Reinkarnasi Dewa Kematian
tehnik terlarang


__ADS_3

di alam Him Sui Xiao Zhou memfokuskan pikiran dan mencari beberapa tumbuhan langka di dunia manusia, tapi di alam Him Sui semua jenis herbal tumbuh melimpah,


Xiao Zhou sudah berhasil mendapatkan semua yang dirinya butuhkan dan meninggalkan alam Him Sui.


....


Nyonya apakah boleh aku memeriksa denyut nadi anda?


"hemm.. bocah aku tahu kau berniat baik padaku, tetapi aku sudah menerima keadaanku ini, bahkan jika kematian datang aku pun sudah siap," ucap Xia Xhialun dengan mata berair.


Xiao Zhou hanya mengangguk.


"Jadi tidak ada salah nya jika aku mencoba, nyonya?" bujuk Xiao Zhou.


"baiklah" ucap Xia Xhialun sambil mengulurkan tangannya, tampak tidak ada semangat untuk berharap sembuh di wajah nya.


Xiao Zhou memeriksa pergelangan tangan Xia Xhialun.


"hemm... ini?? bagaimana orang bisa melakukan hal sekejam ini, hanya untuk sebuah kesenangan," guman Xiao Zhou


"apa kau bilang kejam?" tanya Xia Xhialun menatap mata Xiao Zhou bingung.


"ini adalah efek dari tehnik pasangan iblis, tehnik ini sudah terlarang ribuan tahun yang lalu, aku tidak tahu jika anda menggunakan nya nyonya," ucap Xiao Zhou


"apa maksud mu anak muda, katakan dengan jelas? tanya Xia xhialun.


"Jadi bukan anda yang menginginkan menggunakan tehnik pasangan iblis ini?" Xiao Zhou balik bertanya, dan mengerutkan keningnya dan mulai mengerti.


"jika bukan anda, mungkin ada orang lain yang memasukan tehnik ini ke dalam tubuh anda, secara diam-diam," ucap Xiao Zhou menjelaskan.


"aku sama sekali tidak mengerti?" ucap Xia Xhialun.


"begini nyonya dalam tubuh anda, terdapat dua binatang iblis berbentuk lintah ada pada otak, dan rahim anda nyonya," ucap Xiao Zhou.


Xia Xhialun tersenyum, dan menarik tangan nya,


"hahaha.... binatang iblis? seperti nya kau terlalu memikirkan iblis beberapa hari yang lalu, kau terlalu berkhayal bocah," ucap Xia Xhialun menggelengkan kepalanya.


" hahah... mungkin saja nyonya, maafkan aku, tapi tolong jawab aku jujur nyonya, selama ini apakah ada tidak pernah keluar ingus? tidak terdapat kotoran telinga dan anda tidak pernah datang bulan bukan?" ucap Xiao Zhou dengan senyum tipis menatap Xia Xhialun, memperlihatkan sedikit ujung gigi nya yang bersih.


Xia Xhialun tersedak, wajah nya memucat, bibirnya menganga dan mulai rasa ngeri merasuki tubuh nya.


"bagaimana kau bisa tahu?" tanya Xia Xhialun.


" bahkan semua tabib yang memeriksaku tidak pernah menyadari hal itu," ucap Xia Xhialun.


"anak ini mengetahui penyakit ku" batin Xia Xhialun, ada sedikit getaran di dada nya namun tidak berani berharap untuk sembuh.


"katakan padaku apa aku bisa di obati?" tanya Xia Xhialun gugup.

__ADS_1


Xiao Zhoe mengangguk, tatapan mata nya yang biasanya acuh kini terlihat begitu serius.


"aku bisa menyembuhkan anda nyonya, hanya saja, dalam beberapa prosesnya anda harus melepas pakaian anda, karena mahluk itu harus keluar dari tubuh anda secara hidup-hidup, apabila makhluk itu mati anda juga akan meninggal nyonya," ucap Xiao Zhou.


Xia Xhialun hanya membeku mendengar penjelasan Xiao Zhou, dan ada sedikit keraguan karena harus membuka pakaian,


"akan ku pikirkan dulu anak muda" guman Xia Xhialun dengan tatapan kosong.


****


pagi itu Xia Xhialun sudah selesai masak dan membersihkan diri,


"bocah sebaik nya kita makan sekarang sebelum makanan nya dingin," ucap Xia Xhialun sambil tersenyum, ini untuk pertama kalinya sejak awal bertemu Xia Xhialun menunjukkan senyum di depan Xiao Zhou.


mereka pun makan dengan lahap.


"baiklah anak muda kapan kau akan mulai mengobati ku?" tanya Xia Xhialun setelah acara makan mereka selesai.


"hemmm.... sebaik nya kita segera mulai nyonya waktu anda sudah sangat sedikit," ucap Xiao Zhou sambil menotok beberapa nadi di berbagai bagian tubuh Xia Xhialun.


"bocah kenapa kita melakukan di luar rumah bukan kan aku harus melepas pakaian?" ucap Xia Xhialun


"haha... rupanya anda sangat tidak sabar untuk melepas pakaian anda nyonya, tapi bukan sekarang waktu nya," ucap Xiao Zhou


wajah Xia Xhialun memerah di kerjai Xiao Zhou.


"atur nafas anda, nyonya," ucap Xiao Zhou.


"ramuan ini akan membuat anda hangat dan nyaman, ramuan ini juga akan memanjakan binatang iblis itu dan sekaligus melemahkan nya," ucap xiao zhou.


Tubuh nya terasa hangat dan segar kembali,


setiap hari xiao zhou membuat ramuan yang sama, seperti sore itu terlihat keringat di wajah tampan nya keluar karena di butuhkan konsentrasi yang tinggi membuat ramuan itu.


xia xhialun merasa kasihan melihat Xiao Zhou kelelahan dan, membuatkan sup yang enak untuk Xiao Zhou.


"makanlah dulu, kau terlihat lelah," Xia Xhialun,


setelah makan malam mereka berbincang


"bagaimana keadaanku Zhou'er?" tanya Xia Xhialun dengan sedikit malu memanggil Xiao Zhou dengan panggilan zhou'er karena dari awal dirinya yang ingin menjaga jarak dengan pemuda itu.


melihat kecanggungan di wajah Xia Xhialun


"tidak perlu di paksakan seperti itu nyonya, panggil aku apa saja yang membuat anda nyaman" ucap Xiao Zhou.


"anak ini bicara nya seperti orang tua, apa benar anak ini umur 17 tahun?" batin Xia Xhialun.


"Apa nyonya sudah siap? kita mulai nyonya, aku akan mengeluarkan hewan iblis yang ada di otak anda dulu nyonya, ini agak sedikit sakit jadi bertahan lah nyonya, sebaiknya kita lakukan di dalam, dan juga lepas pakaian atas anda," ucap Xiao Zhou sambil membawa beberapa peralatan.

__ADS_1


dada Xia xhialun berdebar kencang, dan masuk ke dalam rumah, ruangan Xia Xhialun di terangi kristal warna kekuningan, terdapat ranjang sederhana yang dikelilingi kain sutra tipis agar tidak ada serangga yang masuk saat tidur.


Dengan perasaan tegang Xia Xhialun melepas pakaian nya, dan duduk bersila rambut nya di gulung keatas oleh Xiao Zhou dan di bantu wanita dewasa itu karena Xiao Zhou tidak begitu mahir dalam menggulung rambut ke atas, sesekali tangan kedua nya saling bersentuhan, membuat darah Xia Xhialun sedikit berdesir.


Xiao Zhou memberikan ramuan yang sedikit berbeda dari sebelumnya.


"minum lah nyonya, ini adalah obat perangsang, rasanya sedikit pahit dan tenangkan pikiran anda, setelah minum aku akan menuntun anda," ucap Xiao Zhou.


Xia Xhialun sedikit terkejut dengan ucapan Xiao Zhou tentang obat perangsang, dan menatap ke mata Xiao Zhou.


"jika pemuda ini berniat jahat padaku, dia sudah melakukan nya dari awal tidak perlu menunggu begitu lama," batin Xia Xhialun.


Tubuh Xia Xhialun merasa hangat dada nya setelah meminum ramuan itu, tubuh nya terasa sangat sensitif dan gatal, pada bagian kewanitaan nya.


bulir-bulir keringat keluar dari kening nya, menahan gejolak birahinya, berkali-kali ujung lidah nya menyapu permukaan bibir indah milik nya, dan tiba-tiba ada yang bergerak di kepala dan terasa sangat sakit.


"aahkkkk apa ini?" pikir Xia Xhialun.


"Tenanglah nyonya," ucap Xiao Zhou


dan gerakan sakit itu mulai kebawah mendekat ke arah belakang leher nya dan tiba-tiba lagi bergerak naik.


Xiao Zhou yang melihat ini, mulai bereaksi dan


"maafkan saya nyonya tapi otak nyonya harus terus terangsang, agar hewan itu keluar, menempelkan bibir nya pada bibir Xia Xhialun, dan tangan lembut Xiao Zhou meremas lembut di dada, Xia Xhialun menyambut ciuman remaja itu, dan merasakan bibir lembut dan basah milik Xiao Zhou, wanita itu begitu menikmati perlakuan Xiao Zhou membuat nafas xia xhialun berat, dan sedikit tersengal.


"aku tidak pernah merasa seperti ini seumur hidup ku," batin Xia Xhialun.


tangan nya menarik kepala Xiao Zhou agar ciuman nya lebih kencang, Xiao Zhou mulai menciumi leher jenjang Xia Xhialun dan turun ke dada wanita itu, dan tangan wanita itu terus saja menekan kepala Xiao Zhou untuk lebih kebawah ke ujung gunung nya.


emmmm... emmm hanya itu yang keluar dari bibir xia xhialun, tubuh nya terasa panas, dan merasakan basah di bagian bawah nya, dan menarik kepala pemuda itu untuk kembali saling *******, dan di saat yang tepat Xiao Zhou melepas bibir nya dari bibir Xia Xhialun.


bibir wanita itu terbuka untuk sesaat, dan memuntahkan sesuatu di sertai darah segar, dan dengan cepat Xiao Zhou menampung darah itu dengan sebuah mangkuk putih. darah pun mengucur dari hidung telinga dan bibir Xia Xhialun.


"anda telah berhasil nyonya, sekarang tunggu sebentar," ucap Xiao Zhou mengambil sapu tangan dan mencelupkan di air hangat yang sudah ia siapkan, dan mulai mengelap dengan lembut seluruh wajah dan telinga Xia Xhialun.


tubuh Xia Xhialun masih terasa panas dan bergairah, dan Xiao Zhou memberikan ramuan lain padanya.


"ini adalah obat penenang, yang akan menghilangkan efek dari ramuan perangsang tadi," ucap Xiao Zhou


Xia Xhialun hanya menatap wajah pemuda itu dan tidak berkata apapun, ada rasa penyesalan saat mengingat pikiran nya tadi yang meragukan kebaikan pemuda itu, matanya mulai berkaca-kaca.


"Anak ini begitu tulus ingin menolongku, tapi aku sempat meragukan nya tadi, maafkan aku," batin Xia Xhialun.


dalam beberapa saat tubuh Xia Xhialun sudah kembali tenang, rasa panas dan gatal nya berangsur-angsur menghilang.


"bagaimana perasaan anda nyonya?" tanya Xiao Zhou.


"aku baik, hanya sedikit lelah saja" jawab Xia Xhialun sambil menatap mangkok putih berisi cairan darah dan di dalam nya bergerak-gerak,

__ADS_1


"apa itu??? bagaimana mahluk menjijikan itu bisa masuk kepada ku???" tanya Xia Xhialun dengan mata terbelalak ngeri.


"Zhou'er... bisakah kau menemaniku malam ini, aku merasa begitu bersalah saat ini," ucap Xia Xhialun lagi.


__ADS_2