Reinkarnasi Dewa Kematian

Reinkarnasi Dewa Kematian
Kebencian harimau tua


__ADS_3

dua bulan sudah berlalu setelah kepergian Xiao Zhou ke pulau tingkat ke dua,


malam itu Jung Min Ha sedang tertidur di ranjang nya, kepala nya sesekali menggeleng, bulir-bulir keringat dingin mengucur di wajah dan sekujur tubuhnya.


terlihat seorang remaja melompat ke dalam sumur, dan menggendong dirinya dalam tubuh kecil nya, dan peristiwa-peristiwa itu mulai muncul hingga berakhir, Jung Min Ha terbangun dengan nafas tersengal-sengal, dan menatap sekeliling nya, dan tatapan nya terhenti di meja yang tidak terlalu lebar, tempat terakhir dirinya dan Xiao Zhou melepaskan kerinduan mereka.


"apa yang telah terjadi selama ini? kenapa aku baru bisa mengingat dengan jelas semua kejadian yang aku alami? bagaimana bisa aku menerima Dewa Song sebagai kekasih ku? aku bahkan mual saat memikirkan nya mendekati ku," batin Jung Min Ha.


"dan kau iblis kecil, kau bahkan tidak mengucapkan selamat tinggal padaku, kau benar-benar jahat," guman Jung Min Ha menangis di pagi-pagi buta itu.


Lou Fang yang sedang berlatih di halaman mendengar isak dari tangisan Puteri nya, dan mendatanginya, serta menenangkan nya.


siang itu tampak Jung Min Ha dengan wajah lemas nya sedang menyiapkan makanan untuk ayah angkat nya, pikiran nya masih terbayang pada Xiao Zhou, sampai tiba-tiba seorang pemuda memeluk nya dari arah belakang.


kedua tangan pemuda itu melingkar di depan perut nya, dan wajah pemuda itu menempel di tengkuk Jung Min Ha.


"aku sangat merindukan mu adik Jung," ucap pemuda itu.


seketika itu Jung Min Ha terkejut dan mencoba berontak, dan melepaskan diri dari pelukan Dewa Song Feng.


"kau?" apa yang telah kau perbuat padaku Dewa Song? kau telah memperdayai ku, aku bahkan tidak pernah terpikirkan menjadi kekasih mu," ucap Jung Min Ha menatap benci ke arah Dewa Song.


ucapan Jung Min Ha menjadi bumerang pada diri nya.


"apa? oooohhhhh.... ternyata kau sudah sadar nona Jung, hehehe... tapi sudah terlambat saat ini, sekarang kita hanya berdua saja di tempat ini, ayah angkat mu berpesan agar aku menjaga mu, karena tua bangka itu sedang ada urusan di kota huangdong, kau mengerti maksud ku bukan?" ucap Dewa Song Feng.


tercium bau alkohol di udara, membuat wajah Jung Min Ha mulai memucat, matanya mencoba mencari celah meloloskan diri.


"tunggu Dewa Song, kau pasti sudah gila!!" ucap Jung Min Ha suara nya terdengar bergetar.


"iya aku sudah gila, aku benar-benar tergila-gila pada mu, dan kali ini kau akan menjadi milikku di tempat ini," ucap Dewa Song Feng dan mulai mendekat ke arah Jung Min Ha.


"jangan... aku mohon jangan mendekat, atau aku akan berteriak," ucap Jung Min Ha


Jung Min Ha mencoba melarikan diri, dengan terbang ke arah jendela, tapi kemampuan kultivasi Dewa Song Feng di atas Jung Min Ha dan dengan mudah menangkap nya dan menotok nya di bagian dada dan leher.

__ADS_1


Jung Min Ha tidak dapat bergerak dengan bebas, suara nya juga tidak dapat keluar,


"tolong aku," ucap Jung Min Ha namun tidak ada kata keluar dari bibir nya, mata nya melebar dan mulai berkaca-kaca, saat tubuh nya mulai di gendong oleh Dewa Song Feng dan membaringkan nya di atas meja di dapur itu.


mata seorang pria yang mirip harimau terbuka, dengan wajah marah nya melompat keluar dari kediaman nya, dan melesat ke arah kediaman kepala desa, beberapa pengawal yang melihat itu melaporkan nya kepada para istri-istri Xiao Zhou.


blarrrrrrrr.....


pintu gerbang kediaman Lou Fang berubah menjadi serpihan kayu, dan batu berhamburan ke segala arah.


tetua Zhifu menatap kearah dapur yang sedang tertutup.


"Dewa muda, sebaiknya kau hentikan itu dan bersumpah lah untuk tidak datang ke tempat ini lagi," ucap tetua Zhifu dari halaman depan rumah Lou Fang, yang melihat Dewa Song sedang berusaha membuka pakaian milik Jung Min Ha.


wajah Dewa Song yang sedang di pengaruhi alkohol, terlihat sangat marah, tangan nya mengepal, sambil memutar kepala searah jarum jam,


"kau akan menyesal sudah mengganggu ku siluman harimau," ucap Dewa Song Feng dan mengeluarkan pedang nya, meninggalkan Jung Min Ha yang masih tidak mampu bergerak berbaring di atas meja dapur nya.


"kau akan mati siluman," teriak Dewa Song Feng dan melesat ke arah tetua Zhifu yang belum mengeluarkan pedang nya, tampak wajah kebencian terlihat di wajah harimau tua itu, para istri Xiao Zhou yang sudah mendekat, belum pernah melihat wajah tetua Zhifu yang terlihat benci meskipun sedang membunuh.


praaakkkkk.....


pedang Dewa Song Feng hancur oleh cakar tajam dari tetua Zhifu dan sekaligus menghancurkan rusuk dari Dewa Song Feng, dan dalam sekejap tubuh Dewa Song Feng bermandikan darah, dan tewas.


tubuhnya mulai hancur menjadi debu dan berterbangan di udara, tertiup angin.


Yun Li Wei menenangkan Jung Min Ha yang masih menangis sejadi-jadinya, terlihat Lou Fang begitu marah, dan duduk menatap kearah gerbang nya yang sudah menjadi reruntuhan.


"aku benar-benar tidak menyangka Dewa muda itu sangat jahat, aku sangat berterima kasih padamu harimau tua, aku tidak bisa membalas Budi baik mu kali ini." ucap Lou Fang.


"benar tetua Zhifu kami semua sangat berterima kasih padamu," ucap Kaisar Zhang Rui, meremas lembut tangan Jung Min Ha ikut menenangkan nya.


"kalian tidak perlu berterima kasih padaku, ini adalah tugas yang di perintahkan oleh penguasa sebelum kepergiannya," ucap tetua Zhifu.


dada Jung Min Ha sedikit bergetar, mendengar tetua Zhifu mengucapkan kata penguasa.

__ADS_1


"benarkah?" tanya Jung Min Ha dengan suara parau nya karena terlalu banyak menangis.


tetua Zhifu mengangguk,


"benar Ratu Jung," ucap tetua Zhifu.


"harimau tua aku tahu kau bodoh, tapi Puteri ku bukan Ratu, meskipun penguasa sangat menyayangi nya sedari kecil," ucap Lou Fang.


"kau salah kepala desa, Puteri mu sudah menjadi Ratu saat tuan kecil ada di perut Puteri mu itu," ucap tetua Zhifu menatap perut Jung Min Ha


"aku bisa mencium hawa yang sama dengan hawa penguasa, sama seperti tuan kecil lain nya," ucap tetua Zhifu lagi, membuat Yun Li Wei menjatuhkan cawan teh di tangan nya.


semua bibir terbuka mendengar ucapan tetua Zhifu, terutama Jung Min Ha, dadanya terasa berat dan hampir tidak bisa bernafas,


Li Mei yin mendekati Jung Min Ha dan meraba nadi nya, dan memejamkan matanya, dan tersenyum setelah nya.


"ini tidak salah, selamat kakak Jung iblis kecil mu sekarang sudah memiliki penerus nya di perut mu, aku bisa pastikan dia akan sangat nakal," ucap Li Mei yin tersenyum.


"benarkah? adik Yun, apa benar aku hamil? tanya Jung Min Ha dengan suara bergetar matanya menatap adik nya, air matanya kini keluar lagi.


"benar kakakku, kau mengandung anak dari iblis kecil mu," ucap Yun Li Wei, jemari kurus nya mengusap air mata di pipi kakak nya itu.


"selamat kakak Min Ha, aku turut bahagia, kita akan menjadi keluarga sekarang," ucap Zhang Rui dan memeluk Jung Min Ha.


Jung Min Ha tersenyum bahagia, dan memeluk semua wanita di tempat itu, termasuk Puteri Yun Qixuan yang terlihat sedikit kesal dan cemburu.


"iblis licik selamat, aku turut bahagia meskipun kau sudah mendahului ku," ucap Yun Qixuan sambil memeluk tubuh Jung Min Ha tulus.


Jung Min Ha hanya mengangguk dan tersenyum ke arah Puteri Yun Qixuan, dan mereka semua kembali ke istana ke 15.


"ayah angkat aku akan pergi, terimakasih sudah menjadi ayah angkat ku," Jung Min Ha memeluk Lou Fang.


"hik... hik... pergilah Puteri ku, hari ini aku begitu bahagia, aku akan menjadi kakek, ayah akan sering berkunjung ke tempat mu," ucap Lou Fang


malam itu mereka merayakan kedatangan Jung Min Ha dengan perayaan kecil, terlihat Lou Fang tertawa bahagia dengan wajah memerah karena begitu banyak minum.

__ADS_1


"terimakasih iblis kecil, kau sudah membuat aku menjadi gemuk, dan ini sangat membahagiakan ku," batin Jung Min Ha sambil mengelus perut nya.


***


__ADS_2