
aahh... nyonya benar-benar menggairahkan," guman Kim bong Goo dan sedikit mengangkat tubuh atasnya dan bertumpu pada kedua lengan nya, sekarang pria itu mulai berkonsentrasi dengan bagian bokong nya, bergoyang menekan milik Park Geun Soo.
" aahhhhsss.... sudah jangan kelewatan tuan Kim, kita tidak boleh melakukan ini, ini sudah terlalu jauh, ingat usia kita jauh berbeda, kau sudah seperti keponakan ku sendiri," ucap Park Geun Soo, namun wanita itu semakin melebarkan pahanya, karena merasakan kenikmatan saat merasakan benda keras menekan milik nya, yang sudah terasa begitu becek dan gatal.
"bagaimana nyonya apa kau suka? sebentar lagi kau akan semakin suka, dan melupakan suami tua mu dan kekasih pelayan mu itu," ucap Kim bong Goo, dan menurunkan kepalanya dan menciumi leher mulus Park Geun Soo.
"aahhh.. tidakk.... tolong hentikan, ini benar-benar sudah terlalu jauh," ucap Park Geun Soo tetapi tubuhnya mulai ikut bergoyang dari bawah, mengimbangi gesekan Kim bong Goo, dan lenguhan nya semakin terdengar.
Park Min Ji menatap Xiao Zhou dengan tatapan kesal, dan juga mulai terangsang.
"apa kalian sudah sebagai kekasih?" tanya Park Min Ji sambil berbisik, menengok kan wajah nya ke samping hanya bola matanya yang bisa menatap Xiao Zhou, hidung Xiao Zhou begitu dekat dengan telinga wanita itu, hingga hembusan nafas dari pemuda itu membuat tubuh nya sedikit merinding, dan menggigit bibir bawahnya meredam gairah nya.
"aku tidak tahu nyonya," ucap Xiao Zhou asal menjawab karena begitu fokus menonton.
Park Min Ji yang kesal mendengar jawaban dari pertanyaan nya, mencubit paha Xiao Zhou dengan tangan kirinya membuat remaja itu sedikit bergerak, dan milik nya yang sudah tegak menabrak milik Park Min Ji dari belakang yang memang posisi sedikit membungkuk, dengan tangan kiri sebagai penahan agar tubuh nya tidak menyentuh tumpukan jerami.
"hakss.." pekikan pelan keluar dari bibir nya tanpa di sadari.
Park Min Ji yang dalam posisi setengah membungkuk dan pakaian tidur nya yang hanya sebatas menutup bongkahan bokong nya, merasakan sesuatu menyentuh permukaan celah nya, dan benda itu meleset kebawah dan terus maju menggerus permukaan pakaian dalam nya, tubuh nya sedikit bergetar karena merasa sedikit geli saat benda itu menggesek bagian kecil sensitif di atas celah nya.
__ADS_1
"aahhh... apakah itu milik remaja ini, aku pikir ini sedikit tidak normal," batin Park Min Ji yang merasakan ujung benda itu hampir menyentuh perut nya.
"bocah bodoh apa yang kau lakukan di belakang ku?" tanya Park Min Ji masih berbisik.
"maafkan aku nyonya, tapi aku juga laki-laki," ucap Xiao Zhou dan menarik bokong nya agar perutnya tidak menempel bokong indah wanita itu, yang gaun pendek tidak sanggup menutupi seluruh pakaian dalam nya.
Saat Xiao Zhou menarik tubuh nya, Park Min Ji kembali merasakan kenikmatan, saat milik Xiao Zhou menggerus permukaan celah nya yang sekarang bergerak mundur sesuai gerakan tubuh Xiao Zhou, membuat wanita itu hanya mengap-mengap menahan gejolak birahinya.
dan kini ujung benda itu terasa menyentuh-nyentuh pinggiran dari celah nya, membuat Park Min Ji sedikit gemas.
Park Min Ji sudah tidak dapat berpikir sehat lagi, rasa gatal membuat nya secara alami mulai mengerakkan pinggul nya sedikit, dan benda itu kembali menekan celah nya, yang membuat nya sedikit bergetar dan nyaman, bibirnya sedikit terbuka ingin melenguh, tetapi dengan cepat menutup bibirnya dengan jemari kanan nya.
"demi Dewa... apa yang sudah ku lakukan ini, ini sangat memalukan, apa bocah ini sadar dengan gerakan ku, aahhh... tapi ini rasanya begitu nikmat," batin Park Min Ji memejamkan matanya, dan sudah tidak fokus dengan tontonan nya, karena lebih berkonsentrasi pada titik-titik ternikmat pada milik nya, yang di tekan oleh nya ke benda milik Xiao Zhou, bulir-bulir keringat sudah tampak di kening dan punggung nya yang terlihat karena potongan dari pakaian tidur nya yang nakal, wanita itu terus menggigit bibir untuk meredam kenikmatan nya.
"aahhh... ini semakin terasa, aku sudah ingin keluar," batin Park Min Ji
di sisi lain Kim bong Goo yang sudah di atas angin, dengan cepat melucuti pakaiannya, dan bibirnya mulai bermain di pusar Park Geun Soo.
"tuan Kim.... sudah hentikan, aku tidak ingin melakukan nya dengan mu," ucap Park Geun Soo dan meremas rambut panjang Kim bong Goo.
__ADS_1
Kim bong Goo terus saja menjilati perut wanita itu, dan tangan nya mulai membuka pakaian bawah Park Geun Soo, namun wanita yang sudah bersuami itu, masih tetap bertahan dengan memegang pakaian bawah nya.
"haha... nyonya kau keras kepala juga, baiklah kita nikmati pelan-pelan saja, waktu kita sampai pagi," ucap Kim bong Goo dan menindih Park Geun Soo, dan menggesekkan milik nya yang hitam di atas pakaian bawah Park Geun Soo.
"aahhh... milik mu lebih besar dari punya suami ku," ucap Park Geun Soo menatap tubuh bawah mereka yang bergesekan.
"benarkah? apa kau benar-benar tidak ingin mencobanya nyonya?" ucap Kim bong Goo dan terus bergerak.
"aaahhh.... sssstttt..... oohhh tidak.... sudah cu-kup..." guman Park Geun Soo pelan sambil sesekali menggeleng untuk merendam kenikmatan nya.
Kim bong Goo hanya tersenyum dan kembali menarik pakaian terakhir milik Park Geun Soo, kali ini wanita yang sudah di Landa b*rahi itu hanya pasrah dan terpampang lah celah Park Geun Soo.
"ohhh... tidak tolong jangan di masukkan!" guman Park Geun Soo pelan, dan memejamkan matanya karena sedikit malu milik nya di tatap oleh Kim bong Goo.
"nyonya Park kau sudah begitu becek, masih saja jual mahal, lihat lah sekarang," ucap Kim bong Goo dan menekuk kedua paha Park Geun Soo dan menempelkan nya di perut wanita itu, dan tampak sekarang milik nya begitu terlihat, dan tampak gemuk.
indah sekali nyonya, kau sering bercukur rupanya, nyonya benar-benar pintar merawat nya," ucap Kim bong Goo dan mulai menggesekkan nya sebentar di permukaan yang sudah begitu basah, dan ujung benda itu sudah bersiap membelah celah berlendir itu.
"nyonya aku akan masuk," ucap Kim bong Goo, seperti mempermainkan Park Geun Soo.
__ADS_1
Park Geun Soo dengan posisi paha di tekuk mengangkat sedikit kepalanya menatap ujung milik Kim bong Goo sudah membuka sedikit celah nya dan bersiap memasuki nya.
"aaahhh.... kau tidak boleh melakukan nya tuan Kim," ucap Park Geun Soo dengan kepala menggeleng.