
Park Min Ji menatap ke arah Xiao Zhou yang duduk di depan nya, dan sesekali mata remaja itu menatap sebentar celah gelap itu, dan dengan cepat mengeluarkan guci nya dan dengan cepat meneguk nya.
Park Min Ji tertawa geli dalam hati melihat kegugupan Xiao Zhou, dan melempar sebuah sisir kepada Xiao Zhou. wanita itu memperbaiki posisi duduk nya, kedua kaki di lipat ke samping.
"naiklah.." ucap Park Min Ji
Xiao Zhou menghela nafasnya dan seperti kesal mulai menyisir rambut panjang Park Min Ji dengan berlutut di belakang wanita itu, sesekali jemari panjang itu menyentuh leher belakang nya membuat darah wanita itu sesekali berdesir.
"baiklah... aku akan mulai, sekarang katakan! kenapa kau melakukan itu?" tanya Park Min Ji.
"apa maksud nyonya, tentang pertarungan itu?" tanya Xiao Zhou.
__ADS_1
Park Min Ji mencubit perut Xiao Zhou,
"aku tidak peduli kau menyembunyikan kemampuan bertarung mu, sekarang katakan kenapa kau melakukan itu pada bibir ku," ucap Park Min Ji sambil menunjuk bibir nya.
"ah itu... aku tidak tahu nyonya, aku hanya mencoba membuat anda tenang, dan hanya itu yang ada dalam pikiran ku saat itu, aku benar-benar minta maaf," ucap Xiao aku.
Park Min Ji merampas sisir dari tangan Xiao Zhou dan menggelung rambut nya dengan cepat hingga hasil nya tidak rapi dan di beberapa bagian rambut depan masih terurai, menutupi sedikit matanya, tetapi membuat wanita itu semakin cantik, dan anting panjang di telinga nya membuat wajah nya sempurna di topang leher kurus nan jenjang, tidak akan ada yang meragukan nya jika wanita itu adalah wanita tercantik di dataran Yunha saat ini.
keduanya duduk di atas ranjang itu saling berhadapan dan Park Min Ji menatap dengan sorot begitu kesal, wanita itu mencakupkan kedua telapak tangannya dan menggesekkan sesaat di wajah nya sambil menghela nafas panjang,
"hah... kau menci*um seorang wanita hanya untuk menenangkan nya? aku tidak percaya ini, apa aku terlihat seperti gadis bodoh? jawab aku!!! kenapa kau tidak menci*um para penjahat tadi agar mereka tenang?" ucap Park Min Ji, dengan nada meninggi
__ADS_1
"aku tidak menyukai mereka nyonya," balas Xiao Zhou dengan nada yang tidak mau kalah.
"apa? katakan sekali lagi!" ucap Park Min Ji.
Xiao Zhou menghela nafasnya.
"baiklah... a-ku menyukai mu nyonya, dan itu tidak akan terjadi lagi, pelayan tidak tahu diri seperti ku...
ucapan Xiao Zhou terputus, karena bibir Park Min Ji sudah menempel di bibir nya,
tubuh Xiao Zhou terdorong kebelakang dan bertumpu pada kedua tangan nya, kakinya berselonjor, dan Park Min Ji sudah berlutut dan mengangkangi paha Xiao Zhou, sehingga posisi wajah nya lebih tinggi dari wajah Xiao Zhou, bahkan wanita itu harus sedikit menunduk untuk mencium bibir pemuda itu, karena wajah Xiao Zhou tepat berada di belahan dadanya. dan tangan wanita cantik itu menarik sedikit tengkuk Xiao Zhou membuat kepala pemuda itu sedikit mendongak, dan kedua berciuman dengan begitu lembut untuk beberapa saat.
__ADS_1
Park Min Ji melepaskan sedikit ciuman nya namun bibir mereka masih hampir menempel, setetes liur dari bibir Park Min Ji masih terhubung dengan bibir Xiao Zhou namun mereka seperti tidak peduli, keduanya dapat menghirup nafas harum lawan mereka, jemari kurus nya dan dihiasi cincin indah itu, menyentuh bibir Xiao Zhou, dan menatap mata pemuda itu.
"jangan bicara lagi, jauh-jauh aku kembali ke rumah ini hanya ingin mendengar kata itu, dan aku tidak ingin mendengar kata yang lain lagi," bisik Park Min Ji dan jemari nya meraih tangan Xiao Zhou dan menuntut nya untuk memeluk tubuh wanita itu.