
gerimis malam itu begitu dingin,,, Kim Yun mendekatkan tubuh nya ke tubuh xiao Zhou,,
kenapa kau menghidar dariku?? ucap Kim Yun
"aku tidak menghindari mu,,, hanya saja aku tidak terlalu suka menonton pertarungan'" ucap xiao zhou
"tapi kenapa waktu itu kau terlihat begitu marah padaku??" tanya xiao zhou teringat waktu di arena turnamen Kim Yun pergi meninggalkan nya dengan sangat marah...
"apa kau selalu bodoh begini?apa istri mu tidak memberi tahu mu tentang wanita???" ucap Kim Yun mulai terlihat kesal lagi,,
lupakan saja,,, ucap Kim Yun lagi dan memajukan bibir nya...
"saat itu kau meminta ku menjadi istri mu,,, padahal aku belum mandi dan berhias,,, aku ingin terlihat cantik saat kau malamarku,, tapi kau melakukan nya saat itu,,, tentu saja aja aku marah,," guman Kim Yun
xiao Zhou menganggukan kepala nya,, "kenapa wanita selalu sulit di mengerti,," batin xiao Zhou...
"maafkan aku nona Kim,, nanti aku akan melamarmu jika kau sudah selesai berhias", ucap xiao zhou sambil memegang tangan Kim Yun...
Kim Yun pun membalas meremas tangan xiao Zhou dan merebahkan kepalanya di lengan panjang xiao Zhou
mereka menikmati makanan di kedai itu dan,, menghabiskan beberapa cawan lagi... tangan Kim Yun membersihkan sisa makanan di bibir xiao zhou,, mata nya menatap bibir indah xiao Zhou yang sedikit terbuka,, tanpa sadar bibir Kim Yun pun mendekat dan menyatu dengan bibir xiao zhou dengan begitu lembut,,
emmmssss... lenguh Kim Yun...
hampir semua orang di kedai itu melihat wanita cantik itu mencium bocah buta,, walaupun tidak bisa di pungkiri bocah itu sungguhlah tampan,,
ehemmm... suara batuk dari beberapa orang dengan pandangan iri,,,
Kim Yun melepaskan bibir nya dan melihat sekeliling nya,,, wajah nya sudah sangat merah karena malu,,, tidak percaya bahwa dirinya yang mendahului mencium seorang pria,, bahkan itu ciuman pertama nya,,, banyak pengunjung kedai melotot ke arah mereka,,,
Kim Yun menarik lengan panjang xiao Zhou,,, "ayo kita pergi" ucap Kim Yun pelan
xiao Zhou mengikuti langkah Kim Yun,, dan menaruh beberapa koin emas di meja mereka,,
.....
mereka berdua meninggalkan kedai itu dalam keadaan basah karena hujan belum berhenti,,,
xiao zhou dan Kim Yun memasuki jalan sempit dan,, tiba-tiba di hadapan mereka beberapa orang menunggu mereka,, menggunakan pakaian hitam tertutup sampai kepala,, dan hanya memperlihatkan mata mereka saja,,,
kalian mau apa?? ucap Kim Yun dengan suara bergetar,,
salah satu dari orang berbaju hitam itu mendekati Kim Yun dan xiao Zhou,, nona manis sebaiknya anda menyingkir,, kami hanya menginginkan kepala bocah buta itu,,, ucap orang berbaju hitam itu,,,
__ADS_1
apa yang menyuruh mu,, membunuh pemuda ini tuan Tang? tanya Kim Yun....
tuan Tang Chan tidak pernah menyuruh kami" ucap pembunuh itu...
"aku tidak pernah menyebut tuan Tang Chan,, jadi rupanya orang yang menyuruh kalian adalah Tang Chan,," ucap Kim Yun,,,
merasa salah bicara para pembunuh itu hanya menggelengkan kepalanya,, menyesali kebodohannya...
"kau disini juga adik ipar" ucap xiao zhou tanpa menoleh..
"haha kalau kau tidak keberatan biar aku saja" ucap Fei yu... mendekati xiao zhou dari arah belakang,,
"lakukan sesuka mu adik ipar,, aku ada urusan dengan nona kim saat ini,, ucap xiao zhou menarik tangan Kim Yun mundur,,,
"ahh bocah pikiran mu hanya wanita saja,, suatu saat di para wanita itu akan membunuhmu" ucap Fei yu melewati xiao Zhou,, dan kini berhadapan dengan para pembunuh itu...
"tuan Fei yu kami akan membantu mu,", ucap Kim Yun
nona Kim sebaiknya pergi,, karena akan ada banyak darah tumpah di sini" ucap Fei yu,, dan mulai berpuisi...
xiao Zhou menutup telinga nya pergi meninggalkan Fei yu dengan darah yang mulai mengalir dan teriakan menyayat dari para pembunuh itu,,
....
xiao Zhou masuk kedalam kamar penginapan nya,, Kim Yun hanya mematung di depan pintu,, kaki nya terasa terkunci,, xiao Zhou berbalik dan menggendong Kim Yun melewati palang pintu dan menutup nya,,,
wajah cantik Kim Yun memerah dan mulai membuka pakaian atas nya yang sudah basah karena terkena hujan,, terlihat gunung indah di hiasi mahkota merah milik Kim Yun,, mata Kim Yun mulai berkaca-kaca,,,
xiao Zhou mendekati wajah Kim Yun,, "sebaiknya kau berganti pakaian di ruangan itu" ucap xiao zhou menunjuk ruangan lain di kamar nya,,
Kim Yun yang baru sadar akan kebodohannya hanya memejamkan matanya,, dan menutup wajahnya dengan kedua tangannya,,
.....
xiao Zhou memberikan jubah nya,, "nona Kim pakailah ini,, besok aku akan membelikan pakaian untuk mu,, " ucap xiao zhou,,
malam itu mereka tidur di ranjang yang sama,,, dan saling memeluk,,
"pelukan mu membuat ku nyaman,, " ucap Kim Yun dan mulai memejamkan matanya
"awas bocah jangan macam saat aku tidur atau,, kau akan kehilangan benda i.... i,..ni....suara Kim Yun tercekat saat tangan nya menyentuh kebanggaan xiao Zhou,, yang sudah tidak di lapisi kain selembar pun di balik selimut mereka,,
bibir xiao zhou hanya tersenyum,, berhasil mengerjai Kim Yun,,
__ADS_1
bibir Kim Yun terbuka karena kaget,, dan sama sekali tidak berani bergerak,, tangan nya masih tetap di kebanggaan xiao zhou,,
"apa kau belum puas memegang nya?" tanya xiao zhou,,
Kim Yun dengan cepat melepaskan itu,,
mereka berdua tersenyum ,, xiao Zhou mencium lembut bibir dan kening Kim Yun ,, tidurlah yang nyenyak,, ucap xiao zhou,,
....
"nona Kim bangun lah,, kau tunggu di sini aku akan membelikanmu pakaian,, ucap xiao zhou
bukkk... pukulan telak di hidung xiao zhou dan seketika keluar darah dan sedikit terkena di pakaian putih Kim Yun,,,
kau itu masih saja memanggil ku nona Kim setelah tidur dengan ku?? ucap Kim Yun,,,
aku pakai pakaian ini saja,, lagipula pakaian ini tidak terlalu tipis,, ucap Kim Yun,, segera mandi dan berhias..
mereka berdua turun ke rumah makan yang di sediakan oleh penginapan itu,,, rambut Kim Yun tergerai kecoklatan dan wajah yang di poles kosmetik tipis membuat nya terlihat alami dan sangat cantik,,,
Kim Yun yang hanya menggunakan jubah putih xiao Zhou tanpa pakaian lain di dalam nya, sehingga sesekali memperlihatkan paha panjang indahnya, ketika menuruni tangga,, dan mahkota di atas gunung nya juga tercetak di jubah itu... membuat orang yang ada di rumah makan itu seperti terbius oleh gairah
ilustrasi Kim Yun.
dirumah makan itu seorang pemuda tampan,, dan beberapa pengawal, sudah menunggu mereka,,
Tang Chan hampir muntah darah melihat penampilan Kim Yun,, yang begitu menggoda nya,,, hidung nya keluar darah tak bisa berhenti,, pikiran mesum nya melayang " harus nya aku yang bersama mu di penginapan ini " batin Tang Chan,, ( dan juga batin author ,,, author dan Tang Chan berguru pada guru yang sama yaitu kakek legend yang agung)
"Kimi kenapa kau dan bocah buta ini turun dari penginapan yang sama?? bocah kau pasti menipu Kimi ku,, dan kau akan mati sekarang,", teriak Tang Chan,,
uhukkkkk,, xiao Zhou hampir mati tersedak mendengar Tang Chan memanggil Kim Yun dengan sebutan kimi,,,
Kim Yun pun hanya menutup mata nya di panggil dengan sebutan kimi,,,
beberapa orang di rumah makan itu melihat keributan itu,, mata Kim Yun melihat seorang wanita yang sangat dia benci,, sedang memperlihatkan nya juga,, wanita itu adalah zhania,,
Kim Yun menarik tangan xiao Zhou dan meletakkan di pinggang nya,,,
"yang kau pikirkan itu semua benar tuan Tang Chan,, bocah ini sudah meniduri ku semalaman,, bahkan bocah ini tidak memberikan waktu istirahat padaku walau sebentar saja,, darah ini adalah bukti nya ucap Kim Yun,, yang melihat ada noda darah di pakaian nya,,
"aashhhhh,, bahkan sampai saat ini masih terasa,,, " ucap Kim Yun sambil menggigit bibir bawah nya,,,
__ADS_1
Kim Yun yang sangat marah,, karena tang Chan mengirim pembunuh semalam,, dan sengaja membuat hati Tang Chan panas,,
darah dari hidung Tang Chan menyembur,, karena tidak tahan mendengar desahan Kim Yun,, dan akhirnya pingsan,,, dan di angkat oleh pengawal nya pergi,,,