Reinkarnasi Dewa Kematian

Reinkarnasi Dewa Kematian
persaingan terpanas


__ADS_3

jatuh nya kekaisaran Tang, menjadi angin segar bagi para pemberontak, dan mulai muncul kelompok-kelompok yang menginginkan kekuasaan dengan jalan tidak benar.


hanya kekaisaran Ming yang tidak terlihat begitu kacau, karena sikap tegas penjaga tahta Puteri Ming Mei mampu membuat para pengacau berpikir dua kali.


di kekaisaran Wang, dan kekaisaran Xia terjadi kekacauan, meskipun tidak terlalu mencolok seperti di kekaisaran Tang, tapi ulah para pengacau ini membuat rakyat kecil terkena imbas nya.


jika waktu adanya serangan dari iblis di kota shinjong semua aliran bersatu untuk dan saling membantu untuk bertahan di kota shinjong, tetapi saat ini pertempuran antara sekte beraliran hitam, dan aliran putih sudah pemandangan biasa terjadi,


****


di pulau keseimbangan.


hawa pembunuh begitu terasa di udara, dua wanita cantik mulai merapatkan gigi mereka.



ilustrasi Puteri Yun Qixuan



ilustrasi Jung Min Ha


Puteri Yun Qixuan turun dari punggung Xiao Zhou, dan menatap ke arah Jung Min Ha, yang di ikuti dua orang pemuda.


salah satu pemuda itu adalah Yang Tian yang menjalankan perintah Xiao Zhou.


Yun Qixuan melangkah dengan begitu percaya diri, dan terlihat sungging dari sudut bibirnya yang mungil.


"jika kau berpikir aku akan mengalah dari iblis seperti mu, kau salah besar," ucap Yun Qixuan, ucapan nya sangat berbanding terbalik dengan penampilan yang begitu anggun dan lembut.


Jung Min Ha, mulai mengepalkan tinju nya,


"wajah mu begitu seperti tidak memiliki dosa Puteri langit ternyata kau cukup buas juga, tapi kau mencari lawan yang salah karena aku juga tidak akan kalah dari mu Puteri Langit, katakan iblis kecil siapa pemilik punggung mu itu?" ucap Jung Min Ha, membuat Xiao Zhou tidak bisa menjawab.


"hahaha.... dia adalah calon suami ku, tubuh nya adalah milik ku, kau dengar iblis licik, aku sudah biasa berkelahi dengan dewa batu itu, dan sudah sering terkena pukulan dari batu besar itu, seperti nya kau lah yang bukan lawan ku," ucap Puteri Yun Qixuan.


"adik Jung Min Ha kau boleh naik ke punggung ku sesuka hati mu," ucap Wang Feng yang berada di samping nya.


"diam kau, aku sedang tidak bicara padamu," teriak Jung Min Ha dan menarik lengan Xiao Zhou, dan Puteri juga melakukan hal yang sama, sehingga tubuh Xiao Zhou seperti di tarik dari dua arah yang berlawanan.


"tuanku kau seperti nya dalam masalah," ucap Yang Tian,


"diammmm!!!!! teriak kedua wanita itu menatap Yang Tian, dengan mata melebar, membuat Yang Tian menggaruk kepalanya.


"kalian berdua sebaiknya ikut aku, dan diam atau aku akan pergi," ucap Xiao Zhou dengan wajah serius, membuat kedua wanita itu terdiam, dan mengikuti Xiao Zhou membawa nya.


keduanya masih mengapit kedua lengan Xiao Zhou dan seperti tidak mau melepaskan nya.


ketiga nya duduk bangku panjang secara berjejer di belakang sebuah meja, pemandangan yang ganjil terlihat, mereka kesulitan untuk duduk, karena kedua wanita itu tidak ada yang mau lepas dari lengan Xiao Zhou.

__ADS_1



tiga mangkuk mie sudah tersaji di depan mereka, pemilik kedai mie dengan sedikit kikuk meladeni pelanggan nya kali ini.


ketiga nya mulai makan, satu tangan dari kedua wanita itu masih saja memegang pakaian Xiao Zhou.


dan dalam beberapa saat saja, ke tiga mangkuk mie itu sudah habis berpindah ke perut mereka.


"ini sangat enak," ucap Puteri Yun Qixuan, dan di iringi anggukan dari Jung Min Ha.


"sekarang lepaskan aku, kita akan pulang dan kalian bisa kembali ke kediaman kalian masing-masing," ucap Xiao Zhou


"he'eh..." Jung Min Ha menggelengkan kepalanya seperti tidak setuju,


" iblis kecil apa aku bisa tidur dengan mu malam ini seperti yang pernah kita lakukan seperti malam itu," ucap Jung Min Ha.


ucapan Jung Min Ha sontak membuat mata Puteri Yun Qixuan terbelalak, dan bibir sedikit terbuka.


"apa itu benar bocah, iblis licik ini sudah tidur dengan mu?" tanya Puteri Yun Qixuan, menatap mata Xiao Zhou dalam-dalam.


"bisakah kita tidak membahas itu di tempat seramai itu," ucap Xiao Zhou.


"jadi itu benar, baiklah.... bocah mesum, kau menang," ucap Puteri Yun Qixuan wajah nya memerah dan menunduk sedih.


senyum Jung Min Ha mengembang dan penuh kemenangan.


Xiao Zhou membiarkan saja,


****


ketiga nya masuk ke aula keluarga, kedua wanita itu masih menempel di lengan Xiao Zhou.


"ada apa ini? tanya Li Mei yin yang melihat hal aneh di hadapan nya.


"malam ini aku akan tidur dengan iblis kecil," ucap Jung Min Ha.


"kakak... tenanglah, dayang tolong antar kan anak-anak masuk ke kamar mereka," ucap Yun Li Wei.


"kakak Min Ha apa maksud semua ini?" ucap Yun Li Wei, dengan nada begitu dingin mendekati Jung Min Ha.


"diamlah adikku, kau sudah membagi suami mu dengan wanita lain, kau tidak keberatan bukan jika membaginya dengan ku," ucap Jung Min Ha dengan tenang.


plaaakkkk...


sebuah tamparan mendarat di pipi Jung Min Ha


wajah Yun Li Wei memerah, dan tangan masih bergetar karena marah, semua istri Xiao Zhou terbelalak melihat kejadian itu, tidak menyangka Yun Li Wei akan menampar kakak nya.


"kau salah kakak Min Ha, suami ku bukan barang yang bisa aku bagi-bagi kepada wanita lain, kami mencintai nya sepenuh hati kami, dan akan menemani seumur hidup kami," ucap Yun Li Wei.

__ADS_1


Jung Min Ha melepaskan lengan Xiao Zhou dan menatap sekeliling nya, dan tawa nya keluar.


"hahaha... kau bilang aku salah? tidak adikku, tidak.. jika ada yang salah saat ini, orang itu adalah suami kalian, salahkan lah suami kalian yang melompat ke sumur itu, kalian tahu artinya itu bukan?" ucap Jung Min Ha menatap semua wanita di sekeliling nya lagi.


"kalian tahu, bagaimana rasanya tersiksa ribuan tahun, tubuh kalian terendam air, dan perih yang tidak tertahankan, di ruangan yang gelap, pengap dan sempit, saat itu kalian akan melihat kematian adalah barang yang begitu kalian idam-idamkan," ucap Jung Min Ha matanya berkaca-kaca.


"dan saat semua keputusasaan tidak berujung berakar di jiwa, bahkan Kaisar Langit pun tidak dapat membantu ku, tiba-tiba seorang remaja berdiri di hadapan ku, dan tanpa menginginkan imbalan apapun, remaja itu menggendong, dan mengeluarkan aku dari neraka itu, menurut kalian apa yang pantas aku berikan pada nya? sebagai terimakasih ku yang tidak pernah bisa aku bayar pada remaja itu, tolong kau jawab adik Yun Li Wei," teriak Jung Min Ha, membuat Yun Li Wei hanya membeku air matanya mengalir deras.


"remaja itu tidak mengenal ku, tubuh kecil ku juga tidak cantik, tapi suami kalian tidak memikirkan keselamatan nya dan tulus hanya ingin membantu ku, dan sekarang aku akan melakukan apapun untuk nya, bahkan jika suami kalian hanya ingin bersenang-senang dengan kesucian ku, dan mencampakkan aku setelah nya, aku dengan sangat bahagia mempersembahkan nya," ucap Jung Min Ha.


"cukup.... kakak Min Ha... cukup... maafkan adikmu ini," ucap Yun Li Wei dan berhambur memeluk tubuh Jung Min Ha.


semua istri Xiao Zhou menitikkan air mata, ikut merasakan siksaan yang pernah di alami oleh Jung Min Ha.


"kakak Min Ha, aku dengan senang hati merestui hubungan mu dengan suami kami," ucap Xue dan memeluk tubuh Jung Min Ha.


"kami juga..." ucap hampir semua wanita di tempat itu, membuat wajah Jung Min Ha menunduk karena malu sekaligus bahagia.


Jung Min Ha mendekati Xiao Zhou, matanya masih berair,


"iblis kecil apa kau sudah mendengar? sekarang ikut aku, malam ini aku adalah istri mu," ucap Jung Min Ha dan menarik lengan Xiao Zhou masuk ke kamar utama.


"Puteri Langit apa yang kau lakukan?" tanya Jung Min Ha.


"aku tidak melakukan apa-apa, jika kau sudah tidur dengan bocah ini, aku juga akan melakukan hal yang sama, malam ini aku akan tidur dengan nya." ucap Puteri Yun Qixuan.


Xiao Zhou tidak percaya akan terjadi kekacauan seperti itu,


"aku sudah menduga kedua wanita ini begitu keras kepala," batin Xiao Zhou.


kalian benar-benar membuat aku pusing, baiklah jika kalian bertengkar terus, aku akan keluar." ucap Xiao Zhou dan melangkah kearah pintu.


"tunggu iblis kecil, tunggu.... kami tidak akan bertengkar lagi, kami akan tidur tanpa bicara," ucap Jung Min Ha, yang berpikir cepat dan mencoba menenangkan Xiao Zhou.


"iya... bocah kami akan tidur dengan tenang," ucap Puteri Yun Qixuan.


"baiklah... aku akan mempercayai kalian sekali ini saja," ucap Xiao Zhou,dan naik ke ranjang nya.


Jung Min Ha tersenyum dan mulai melepaskan pakaian nya, menyisakan pakaian dalam nya saja, membuat mata Puteri Yun Qixuan terbelalak dengan bibir sedikit terbuka.


"aku tidak akan kalah dari mu iblis licik," batin Puteri Yun Qixuan, dan melakukan hal yang sama walaupun dengan tangan bergetar hebat.


kedua wanita yang begitu cantik itu dengan tubuh indah dan kulit putih bersih, sekarang sudah menempel di samping kanan dan kiri Xiao Zhou.


"bisakah kalian berdua berhenti bersaing, aku menyayangi kalian berdua," ucap Xiao Zhou yang ingin meredakan persaingan mereka yang semakin tidak terkendali.


"tentu saja iblis kecil, berikan lengan mu pada kami berdua," ucap Jung Min Ha yang mencoba menenangkan hati Xiao Zhou.


keduanya menjadikan lengan Xiao Zhou sebagai bantal dan memeluk dada Xiao Zhou.

__ADS_1


sesekali mata kedua wanita ini saling menatap, dan perlahan kedua sudah terlelap dalam tidur yang begitu tenang, suara nafas mereka terdengar halus, Xiao Zhou menatap wajah keduanya dengan tatapan mata penuh kasih sayang, dan ikut tertidur.


pagi pun datang, langit mulai membiru, dan sesuatu yang tidak pernah di pikirkan oleh Xiao Zhou sedang terjadi di ranjang itu.


__ADS_2