Reinkarnasi Dewa Kematian

Reinkarnasi Dewa Kematian
ch.19


__ADS_3

Xiao Zhou yang menyadari tangan nya masih memegang sebagian jubah wanita itu dengan cepat melempar sisa pakaian indah itu ke arah Park Min Ji,


"maaf nyonya," ucap Xiao Zhou namun matanya masih menatap tanpa berkedip penampakan terindah dari wanita itu.


mata Park Min Ji berputar ke segala arah, seperti sedang berpikir apa yang harus di lakukan nya, hanya satu yang terbesit di benak nya adalah menghilang dari tempat itu secepatnya, baru selangkah kakinya bergerak, dari arah belakang sepasang manusia sedang berbincang dan saling berpelukan ke arah mereka, dan Park Min Ji mengenal betul kedua manusia itu.


"tidak mungkin, kenapa mereka harus ada di sini, dan saat seperti ini?" batin Park Min Ji yang melihat Xiao Zhou dan dirinya hanya mengenakan pakaian yang tidak bisa di jelaskan, karena bagaimanapun menjelaskan nya semua orang sudah bisa menebak apa yang sedang mereka lakukan berdua malam itu dengan pakaian seperti itu.


Park Min Ji dengan cepat mengambil sisa pakaian nya dan juga pakaian milik Xiao Zhou serta menarik lengan remaja itu membawa nya ke dalam gudang penuh jerami untuk makanan kuda.


Park Min Ji menyatukan telunjuk di bibir nya seperti isyarat agar Xiao Zhou tidak bertanya, dan keduanya melangkah di belakang tumpukan jemari dengan sedikit membungkuk.


kedua nya hanya terdiam dengan nafas begitu pelan.


"tunggu mereka pergi dulu," bisik Park Min Ji yang sedikit menoleh kearah Xiao Zhou yang membungkuk di belakang nya, karena tempat itu begitu sempit hanya bisa dilalui satu orang saja.


blaaarrrrr....


pintu gudang jerami itu di dorong oleh pria dengan kulit kecoklatan, wajah nya di penuhi jambang tipis, dengan tubuh kekar dan tinggi dia adalah Kim bong Goo, pria dengan ciri khas minyak wangi nya, meski tidak tampan tapi pria itu tampak jantan dan gagah.


kedua manusia itu masuk, dan pria kekar itu menutup pintu itu serta menguncinya,


"tuan Kim.... kenapa kau membawa ku ke tempat seperti ini, dan kau juga mengunci pintu itu," ucap Park Geun Soo, wajah cantik nya terlihat sedikit tegang.

__ADS_1


"nyonya kau tidak perlu berpura-pura lagi, kita berdua saling menginginkan ini," ucap Kim bong Goo dan memeluk Park Geun Soo dengan gemas.


"aahhh.... cukup tuan Kim, aku tidak menyukai mu," ucap Park Geun Soo, mencoba sedikit berontak.


"buktikan jika kau tidak menyukai ku," ucap Kim bong Goo dan mendorong tubuh Park Geun Soo hingga terjatuh di tumpukan jerami yang lembut.


"auuhhh.... tuan Kim kau begitu kasar," ucap Park Geun Soo.


"aku rasa kau akan menyukai kekasaran ku sebentar lagi nyonya, bahkan akan menginginkan untuk lebih kasar lagi," ucap Kim bong Goo dan melepaskan jubah nya.


tampak tubuh kekar nya di bungkus kulit legam, dan bulu-bulu menumbuhi di dada hingga perut Kim bong Goo.


"hemmm.... kau terlihat cukup meyakinkan juga," guman Park Geun Soo dan menggigit bibir bawahnya.


"cukup hentikan tuan Kim.... kau membuat aku panas, cukup... cukup..., kau jangan meninggalkan bekas di leher ku," ucap Park Geun Soo yang menyadari jika hisapan bibir tebal Kim bong Goo akan membekas di leher nya, dan masih berontak hanya dengan setelah hati.


Park Min Ji dan Xiao Zhou saling bertatapan sesaat, meski hanya mendengar saja tetapi wajah Selir Park begitu merah karena malu.


"kenapa mereka harus melakukan nya di tempat ini," batin Park Min Ji yang begitu kesal dengan situasi seperti ini, dan menatap ke belakang dan melihat seekor tikus di belakang Xiao Zhou, dan seperti ingin menjerit.


Xiao Zhou yang melihat perubahan wajah Park Min Ji dengan cepat tangan kirinya melingkar di kepala Park Min Ji dan menutup bibir nya, dan memeluk wanita itu dari belakang mencoba menenangkan nya, tangan kanan Xiao Zhou memegang jemari kanan Park Min Ji, dan membawa tangan itu ke bawah gunung wanita itu, membuat wanita itu tidak bisa bergerak dan hanya ikut meremas kencang jemari Xiao Zhou.


"nyonya jika kau berteriak sekarang, kita berdua akan terkena masalah yang serius," bisik Xiao Zhou

__ADS_1


keduanya seperti terlihat berpelukan mesra, Park Min Ji yang bibir nya di dekap oleh jemari panjang Xiao Zhou hanya mengangguk, dan perlahan wanita itu mulai tenang.


Kim bong Goo yang sedikit mendengar pekikan Park Min Ji menghentikan kegiatan nya, dan bergerak ke arah tumpukan jerami di mana Selir Park bersembunyi.


mereka saling berhadapan hanya di pisahkan oleh tumpukan jerami, Xiao Zhou semakin menempelkan tubuhnya ke Park Min Ji membuat wanita itu menoleh kebelakang seperti ingin protes, namun masih memegang erat jemari pemuda itu.


"nyonya apa kau mendengar suara seseorang?" tanya Kim bong Goo ke arah Park Geun Soo.


wanita itu hanya menggeleng dan merapikan pakaian nya, melihat Park Geun Soo merapikan pakaian nya Kim bong Goo kebingungan, tidak ingin sasaran nya pergi begitu saja, Kim bong Goo memilih melupakan suara yang di dengar nya dan hanya memukul jerami di depan nya hingga terdorong, membuat Xiao Zhou dan Park Min Ji kini terjebak, tidak mampu bergerak.


Kim bong Goo yang melihat tidak ada pergerakan apapun dengan cepat kembali memeluk Park Geun Soo dan membaringkan wanita itu lagi, dan kali ini Xiao Zhou dan Selir Park dapat melihat keduanya dari sela-sela jerami yang sudah berhamburan.


"nyonya kau tidak akan kemana-mana sebelum kita selesai," ucap Kim bong Goo dan dengan sedikit kasar membuka pakaian atas Park Geun Soo.


"hihi... tidak aku tidak mau, tuan Kim, tolong lepaskan, tadi kau sudah mendapat begitu banyak," rengek Park Geun Soo sedikit manja.


Kim bong Goo tidak menghiraukan penolakan Park Geun Soo dan bibir nya mulai bermain dan menyapu seluruh permukaan gunung besar dan halus milik Park Geun Soo, yang jauh lebih besar dari milik Park Geun Soo.


Park Geun Soo yang merasakan kenikmatan menjalar di gunung nya tanpa sadar mulai merintih kecil,


"aahhhh... mmmmmssss....." lenguhan mulai terdengar dari wanita itu, penolakan nya mulai melemah, tubuh nya mulai panas lagi dan mengeluarkan keringat.


Kim bong Goo yang sudah berpengalaman dengan wanita tidak menyia-nyiakan kesempatan itu dan dengan masih menghisap pucuk gunung itu, pria itu mulai menindih wanita bertubuh sintal itu dan menekan serta menggesekkan milik nya yang sudah begitu tegang di milik Park Geun Soo, membuat wanita itu kembali melenguh penuh dengan kenikmatan.

__ADS_1


"aahhh.... " desah Park Geun Soo matanya terpejam jemari nya meremas lengan pakaian Kim bong Goo.


__ADS_2