
Xiao Zhou menghempaskan qi nya ke seluruh ruangan itu, membuat semua tirai di ruangan itu hancur, dan sinar matahari sore mulai masuk, ke ruangan tersebut membuat tubuh Kaisar Ming sedikit bereaksi.
"paman Yang Tian, kenapa kau belum mengeluarkan pagoda milik mu? teriak Xiao Zhou
"baik tuan" ucap Yang Tian tenang dan mulai muncul pagoda hitam berputar di tengah-tengah ruangan aula itu.
"iblis... jiwamu akan menjadi dinding pelindung dalam pagoda hitam ku" ucap Yang Tian dan mulai merapal mantra nya.
perlahan jiwa iblis Lou zi terhisap kedalam pagoda hitam milik Yang Tian
"hahahah... matilah kalian semua ucap iblis Lou zi dan menghancurkan jiwa nya di udara, membuat semua benda di dalam segel itu hancur berantakan, benda yang utuh hanya menyisakan singasana Kaisar saja.
Xiao Zhou mendekati Kaisar Ming dan membuka semua segel pelindung nya, dan melakukan beberapa totokan pada daerah-daerah vital nya.
Xiao Zhou mulai mengalirkan qi murni kedalam tubuh Kaisar Ming.
langit mulai gelap, Xiao Zhou masih terus mengalirkan qi ke tubuh Kaisar melalui punggung nya, darah hitam terus mengalir dari sudut bibir Kaisar Ming.
keringat mengucur dari tubuh Xiao Zhou, Puteri Ming Mei yang sudah keluar dari segel pelindung nya hanya berdiam di sebelah nya dan sesekali mengelap darah hitam yang keluar dari bibir ayah nya. dan beberapa jendral yang setia mulai memasuki aula istana dan menjaga semua gerbang istana, dan melakukan penangkapan terhadap pihak-pihak yang selalu mendukung penasehat Huang,
wajah Kaisar Ming tampak mulai memerah dan bertenaga, nafasnya mulai teratur lagi, dan matanya tiba-tiba terbuka dan darah hitam kali ini menyembur banyak keluar dari bibir dan hidung nya.
Puteri Ming Mei terpekik melihat ayahnya muntah darah
"suami kumohon tolong selamatkan ayah ku" ucap nya
" tenanglah Puteri, Yang Mulia Kaisar sudah selamat, untung saja Yang Mulia Kaisar mempelajari tehnik pernapasan yang sangat bagus" ucap Xiao Zhou dan mulai menggendong tubuh mertuanya dan membawa ke dalam ruang peristirahatan, dan di ikuti oleh Puteri Ming Mei yang tampak sedikit lega setelah mendengar ucapan Xiao Zhou.
Xiao Zhou mulai membuat ramuan untuk menyembuhkan tubuh Kaisar Ming, beberapa kali dirinya harus masuk ke alam himxui untuk mencari bahan obat yang langka. menjelang pagi baru ramuan untuk Kaisar Ming jadi, dan dengan perlahan meminum kan nya kepada Kaisar Ming.
__ADS_1
"suami aku rasa ayahku sudah terlihat lebih segar sekarang, sebaiknya kau beristirahat saja, saat ini kau terlihat lelah" ucap puteri Ming Mei dan mengelap wajah suaminya yang penuh debu bekas pembuatan ramuan
Xiao Zhou hanya menggelengkan kepalanya, terlihat cincin pemberian Dewa Pengetahuan kembali menyatu di jari tengah nya, tanpa Xiao Zhou sadari.
"tidak, yang perlu istirahat itu adalah dirimu" ucap Xiao Zhou dan mengelus rambut istri nya yang di Gelung keatas secara tergesa-gesa dan asal, tapi tidak mengurangi kecantikan dari wajah Puteri Ming Mei, bahkan kali ini Puteri terlihat lebih cantik dari pertama Xiao Zhou temui di taman belakang siang tadi.
"suami kau jangan menatapku nakal seperti itu, aku malu bahkan aku belum mandi dari siang hari" ucap Puteri Ming Mei mulai keluar sifat manja nya lagi
"sebaiknya kita kekediaman ku, kau belum menemui anak mu" ucap Puteri Ming Mei dan menarik lengan panjang Xiao Zhou keluar tempat Kaisar beristirahat.
beberapa jendral dan tabib senior sedang menjaga tempat peristirahatan Kaisar Ming, dan penjagaan begitu ketat nya, tidak ada pejabat sembarangan yang boleh memasuki istana untuk sementara, semua surat-surat di hentikan pengiriman nya di seluruh kekaisaran Ming, menghindari pergerakan-pergerakan dari pendukung penasehat Huang.
seluruh kota mulai terlihat gembira, perayaaan-perayaan kecil di lakukan oleh pejabat-pejabat yang senang dengan kabar tentang terbunuh nya penasehat Huang.
terlihat Yang Tian hanya duduk di bangku taman dan menikmati teh yang disediakan oleh dayang kekaisaran Ming, sesekali matanya menatap sebuah cincin milik dari penasehat Huang yang kini sudah tewas.
.......
.......
"sebaiknya kau ikuti semua keinginan ku, jika ingin selamat" ucap seorang wanita muda yang memiliki wajah begitu cantik dan kulit putih, bersih begitu terawat.
wanita yang diikat itu hanya mengangguk,
"bagus, itu lebih baik, sekarang aku akan membuka ikatan mu dan kau tidak melawan, kau mengerti?" ucap wanita cantik itu lagi.
wanita yang diikat itu mengangguk lagi, tali yang mengikat tangan dan kaki terlepas dengan sendirinya begitu pun kain yang menjadi penutup bibir nya.
"Puteri apa yang ingin anda lakukan pada hamba?" tanya wanita itu yang tidak lain adalah pelayan dari wanita cantik itu.
__ADS_1
"tenanglah aku akan menukar tubuh kita, sebaiknya saat kau jadi aku kau tinggal tidur dan diam saja" ucap puteri Yun Qixuan
"hamba tidak berani Puteri, lebih baik puteri membunuh hamba, bagaimana jika Yang Mulia Kaisar Langit mengetahui nya" ucap pelayan itu mulai menangis
"tenanglah, ini adalah rencana dariku jika kau tidak bicara ayahku tidak akan curiga, sebaiknya kau tidur saja, tunggulah sebentar" ucap puteri Yun Qixuan pergi meninggalkan tempat itu
dan dalam beberapa saat Puteri Yun Qixuan sudah menarik seorang dewa sepuh kedalam kediaman nya,
"Puteri Yun apa yang inginkan dari ku" ucap dewa sepuh itu yang tidak lain adalah Lou yi
Puteri Yun mulai menceritakan rencana untuk menukar tubuh nya dengan pelayanan wanita itu
"aahhh... Puteri anda sudah dewasa, tidak baik melakukan hal kekanak-kanakan seperti itu" ucap Lou yi mencoba melepaskan diri dari rencana Puteri Yun
"kakek Lou apa kau tidak menyayangi ku lagi? guman Puteri Yun dan mulai merajuk
"aahhhh.... gadis bodoh... baiklah aku akan melakukannya, tapi jika jiwamu dalam bahaya, maka jiwa mu secara langsung akan kembali ke tubuh mu, dan gadis pelayan itu akan dalam bahaya apa kau mengerti?" ucap Lou yi
"aku mengerti kakek Lou, aku akan menghindari bahaya" ucap Puteri yun Qixuan.
Lou yi berpikir beberapa saat, dan hanya mengangguk, serta mulai merapal mantra dan kedua jiwa wanita itu pun tertukar
" nah sekarang sudah selesai, kalian akan bertukar tubuh hanya satu bulan saja" ucap Lou yi bersiap-siap meninggalkan tempat itu, tapi langkah terhenti karena jenggot panjang nya sudah di tarik lagi oleh puteri Yun
"kakek Lou.... kenapa terburu-buru aku butuh bantuan mu sekali lagi hihi," ucap Puteri Yun dan mulai berbisik di telinga Lou yi
mata Lou yi melebar dan mencoba melarikan diri tapi, Puteri Yun lebih cepat menangkap jenggot panjang nya dan mulai merayu nya lagi, akhirnya Puteri Yun menjadi pemenang nya Lou yi hanya mengikuti keinginan dari satu-satunya Puteri Kaisar Langit itu.
kini Lou yi dan pelayan wanita yang jiwa nya adalah Puteri Yun itu sudah memasuki gerbang menuju bumi, Lou yi mulai memainkan kuku jari nya seperti sedang menghitung sesuatu, dan mengangguk beberapa kali
__ADS_1
"heemmm.... bocah itu sudah di kekaisaran Ming saat ini, aku memang mempunyai ikatan khusus dengan pemuda itu, karena setiap kelahiran aku harus selalu menyegel dantian nya" batin Lou yi.