
langit malam itu terlihat begitu bersih, tidak ada awan yang terlihat, bulan sudah menunjukkan dirinya dengan penuh, dan menerangi dua orang yang berdiri di atas permukaan danau biru.
"di sini kau bebas membunuh ku, orang yang tadi itu tidak akan mengganggu mu" ucap Xiao Zhou
"kau sangat percaya diri, aku menyukai kesombongan mu, bersiap lah ke neraka, walaupun aku tidak yakin kali ini neraka akan menerima mu lagi" ucap Yang Tian mencabut pedang dari punggung nya
"jurus pedang bayangan, gurita pedang" teriak Yang Tian, dan seperti sebelumnya ribuan pedang hitam menyelimutinya dan membentuk mahluk seperti gurita.
sulur-sulur gurita itu melesat menyerang ke arah Xiao Zhou, air danau terhempas keudara terkena imbas dari qi murni yang keluar dari sulur-sulur pedang gurita itu.
Xiao Zhou mencabut pedang kematian nya secara perlahan
"tarian pedang kematian" ucap nya pelan
ujung sulur gurita itu terbuka dan terlihat puluhan pedang berputar, dan dapat menghacurkan apa saja yang dilaluinya.
traaangggg....
traaangggg...
Xiao Zhou mulai menghindari terjangan, dan lilitan delapan sulur pedang hitam itu,
mata Yang Tian terbelalak,
"kemampuan menghidar yang unik, jika seperti ini aku tidak akan bisa melukai nya" batin nya.
Yang Tian menutup matanya dan merapal mantra
"jurus pengikat bayangan" ucap nya pelan dan kedepan sulur itu berubah arah, dan menyerang kearah yang berbeda-beda.
" ini cukup merepotkan juga, seperti menghadapi delapan lawan dari arah yang berbeda" batin Xiao Zhou
" tidak ada gunanya kau terus berlari, sulur pedang ku akan mengejar dan mengetahui kemana arah gerakan kabur mu" ucap Yang Tian
"orang itu benar, sulur ini mengetahui arah gerakan menghidarku dan terus menutup nya" batin Xiao Zhou
terlihat Xiao Zhou sudah dalam posisi tersudut dan delapan sulur itu tidak membuang kesempatan dan menerjang nya bersamaan
"cih... tidak semudah itu membunuhku" ucap Xiao Zhou
"sayap pedang dewa iblis" guman Xiao Zhou dan sayap pedang keluar dari punggung nya, ribuan helai bulu dari sayap itu terbuat dari pedang kematian,
" lingkaran pedang kematian," teriak Xiao Zhou dan berputar di udara membentuk lingkaran
__ADS_1
Yang Tian melihat celah yang begitu lebar, menjadi senang, dan bersemangat melesat kearah Xiao Zhou ikut menerjang bersamaan dengan delapan sulur milik nya
"tamatlah riwayat mu bocah" teriak Yang Tian
"terjangan naga" teriak Xiao Zhou lagi, dan kali ini mata Xiao Zhou berubah menjadi hitam pekat
dalam beberapa detik Xiao Zhou telah mengeluarkan beberapa jurus berbeda secara bersamaan, sungguh hal yang mustahil dilakukan oleh kemampuan otak manusia biasa, bahkan seorang kultivator ranah dewa sekalipun.
praaannnkkkk.....
sayap yang terbuat dari pedang kematian menutupi seluruh tubuh Xiao Zhou dan sulur itu menghantam sayap pedang itu.
bommmm.....
sulur-sulur itu berbenturan keras dan hancur, begitu juga dengan sayap pedang milik Xiao Zhou,
dan seiring hilang nya sayap milik Xiao Zhou naga hitam keluar dari balik sayap yang hancur itu, dan menerjang tubuh Yang Tian yang awalnya ikut menyerang ke arah Xiao Zhou
"ini tidak mungkin, ada jurus dalam jurus" batin Yang Tian,
tubuh nya tidak bisa menghindar lagi, karena tidak terlintas dalam bayangan nya akan ada serangan ke arah nya dalam waktu sesingkat itu
blaaarrrrr.....
byurrrr....
tubuh Yang Tian terlempar, dan menghantam permukaan danau, membuat gelombang air tinggi di danau itu.
tubuh Yang Tian basah kuyup, dan melesat kembali ke udara, tampak luka di sekujur tubuh nya yang terlihat seperti logam.
"aku terlalu meremehkan mu bocah, sekarang aku akan mulai serius" ucap Yang Tian
mata Xiao Zhou kembali normal,
"lakukan apapun yang kau mau, karena mungkin itu yang akan kau lakukan untuk terakhir kalinya" ucap Xiao Zhou acuh.
Yang Tian mulai memejamkan matanya
"jurus pedang bayangan, bayangan pembalik" teriak Yang Tian,
perlahan bayangan tubuh Yang Tian menghilangkan, yang dari sebelumnya yang terlihat sesekali di permukaan danau itu.
Yang Tian mulai menyerang Xiao Zhou, dan kali ini dengan serangan biasa tetapi tebasan tidak begitu keras,
__ADS_1
" apa kau sudah kehabisan jurus, sehingga kau menyerang dengan serangan tanpa jurus" teriak Xiao Zhou
" traangggg....
sreetttt....
sreetttt....
Xiao Zhou menebas tubuh Yang Tian,
"matilah bedebah" teriak Xiao Zhou
ahhkkk.... mata Xiao Zhou melebar, dan seteguk darah keluar dari bibir, dan tubuhnya terlempar ke dalam danau.
Xiao Zhou melesat kembali keudara
"apa ini, orang itu tidak terluka sama sekali, bahkan pakaian nya pun tidak sobek sama sekali," batin Xiao Zhou sambil meraba punggung nya, tidak ada luka kulit, tetapi pakaian nya hancur di bagian punggung nya, dan luka dalam yang cukup serius.
" itu adalah bayangan nya saja, dimana orang itu bersembunyi, apakah dia menjadi bayangan ku?" batin Xiao Zhou bertanya-tanya, dan matanya mulai menyipit.
Xiao Zhou mengeluarkan jurus selendang pedang nya, dan menyerang Yang Tian, dan juga bayangan nya sendiri, tetapi hasil yang sama di dapatkan nya, bahkan ada beberapa seledang pedang yang mengarah kepadanya, tapi untung saja tarian pedang nya masih menyelamatkan nya.
tubuh Xiao Zhou berkali-kali harus menghatam air danau karena tebasan Yang Tian
"ini tidak bagus, luka dalam ku semakin serius, serangan nya tidak terbaca oleh tarian pedang kematian ku, jika ini terus berlanjut organ dalamku akan hancur, aahh... harus aku menyempurnakan tehnik tarian pedang ku menjadi 100 persen atau setidaknya 80 persen kemampuan membaca pergerakan lawan" batin Xiao Zhou menyesal, dan sambil mengusap darah di ujung bibirnya dengan punggung tangannya.
Xiao Zhou kini hanya berdiri di atas air dan tidak melakukan serangan, dan mulai mengatur nafas nya lagi.
air danau menetes dari ujung rambut nya yang tidak terlalu panjang.
"hahahah... seperti kali ini pemenang nya sudah bisa di pastikan," ucap Yang Tian penuh percaya diri.
"saat semua nya terlihat sulit, cobalah untuk menenangkan diri sebentar, dan lepaskan semua nya" batin Xiao Zhou dan memasukkan kembali pedang kematian kedalam sarung pedang nya, dan memejamkan mata nya
hussss.... Xiao Zhou menghembuskan nafasnya dengan panjang. dan mulai bersiap menyerang, bola matanya berubah menjadi merah, dan seringai mengerikan terlihat di wajahnya.
"jurus pedang pembuka surga level 9, surga keabadian," teriak Xiao Zhou.
Xiao Zhou berubah menjadi Phoenix hitam melesat keudara, dan berputar di atas kepala Yang Tian, dan dalam sekejap merubah cara memegang pedang nya, sehingga ujung pedang nya kini menghadap kebawah, dan ujung pedangnya tepat mengarah ke ubun-ubun Yang Tian.
"hahahah... bocah kau tidak pernah mau belajar rupanya, sekarang saat nya ke neraka" ucap Yang Tian dengan nada penuh ejekan dan tidak beranjak dari tempat nya.
oekkkk.... muntah darah gue, bikin adegan tarung satu ch, tolong like sama komen nya aja, klo vote ga usah dah... karya gue ga terlalu pantas di berikan vote... berikan pada karya fav. kalian aja...
__ADS_1