Reinkarnasi Dewa Kematian

Reinkarnasi Dewa Kematian
ch.76


__ADS_3

"mantra suci penghancur pengaruh iblis itu tidak akan berguna disini, karena aku tidak dalam pengaruh siapapun, tetua Xiang Xun selalu bersama ku, tidak ada yang mantra kutukan yang luput dari mata naga nya, jadi percayalah semua ucapan ku kali ini memang benar dari aku Dewi Xhin Ye,


"tadi aku belum menyelesaikan ucapan ku Dewa Wang Riu, katakan padaku Dewa Wang Riu, setelah bersama mu beberapa hari, pernah kah kau melihat senyum di wajah ku?" tanya Ratu Xhin Ye.


Wang Riu memiringkan kepalanya, dan sedikit menggeleng,


"jawaban nya tidak, mungkin kau tidak menyadari nya, karena kau terlalu sibuk memikirkan kata-kata indah untuk memuji kecantikan ku, dan mengungkit masa lalu kita, awalnya dadaku bergetar saat melihat mu di gerbang pulau ku, dan aku mengira hatiku masih seperti dahulu, tetapi setelah beberapa hari bersama mu, dan memberikan mu kesempatan menyalakan api asmara di hatiku, tapi semakin lama, perhatian berlebihan, ucapan indah mu membuat ku muak, tubuh ku terasa seperti hampa, dan dapat aku pastikan, aku akan menggila jika suami ku meninggalkan ku, maafkan aku Dewa Wang Riu, aku bicara begitu kasar padamu, percayalah!! aku sudah membiarkan hati ku untuk memilih salah satu dari kalian tanpa memihak siapapun, dan terakhir aku ucapkan terimakasih karena kehadiran mu kali ini membuat ku menjadi begitu yakin jika aku begitu mencintai remaja itu," ucap Ratu Xhin Ye.


kepala Dewa Wang Riu menggeleng seperti tidak percaya dengan ucapan dari mantan kekasih nya itu,


"tunggu Dewi teratai ku, mungkin benar jika dia sangat mempesona, tapi aku tidak percaya kau menikahi seseorang hanya karena dia tampan," ucap Dewa Wang Riu dengan nada sedikit meninggi.

__ADS_1


"apa? tampan? aku tidak menyangka kata itu keluar dari mu, hahaha.... kau tahu berapa usiaku saat ini? aku jauh lebih tua dari mu, aku sudah merasakan pengalaman hidup begitu lama, dan aku memilih pendamping hidup ku dengan penuh pertimbangan, bukan dari topeng wajah nya lagi, kau tidak akan percaya Dewa Wang Riu, bahkan hatiku sudah mencintai nya tanpa mengetahui bagaimana wajah remaja itu sebenarnya, karena saat itu wajah nya di tutupi kerak naga yang begitu kotor," ucap Ratu Xhin Ye.


"Dewi teratai ku... maafkan aku karena begitu kasar barusan, tapi aku rasa aku lebih pantas dan memiliki banyak kelebihan dari pemuda itu? dia bahkan tidak sepadan dengan mu," ucap Dewa Wang Riu


"cukup... berhentilah memanggilku dengan sebutan itu, nama ku sekarang nyonya Xiao Zhou, aku tidak tahu apa kelebihan nya, kau benar, kau jauh lebih berwibawa dari nya, cara bicara mu juga begitu sopan dan halus, bahkan kau begitu serius dan setia tentang suatu hubungan sangat berbeda dari suami ku, dia begitu acuh membuat semua orang atau dewa kesal padanya, tetapi mereka juga begitu menyayangi nya, karena suamiku tidak pernah berpura-pura di hadapan siapapun, dia bahkan tidak bisa memuji kecantikan ku," ucap Ratu Xhin Ye,


wanita itu sedikit tersenyum, dan menggelengkan kepalanya, mengingat jika Xiao Zhou pernah mencoba memujinya dengan mengatakan dirinya mirip anak anjing.


Dewa Wang Riu terduduk di tempat Dewa pengetahuan mendayung sebelumnya, dan mengusap wajahnya dengan kedua tangannya.


"ini adalah karma untuk mu Dewa Wang Riu, salahkan dirimu, kau sudah melepaskan aku, saat aku bersedia menentang pewaris tahta langit asal kau bersama ku, dan kini giliranku yang melepaskan mu, aku tidak akan melepaskan keluarga ku yang begitu berharga hanya untuk masa lalu ku, dunia ini begitu luas Dewa Wang Riu dan ada banyak wanita cantik, lupakan aku, selamat tinggal," ucap Ratu Xhin Ye sambil membalikkan wajah nya.

__ADS_1


"tunggu Ye'er.... jika kau pergi saat ini, kau tahu akibatnya bukan? aku akan membunuh suami mu itu, bagaimana pun caranya," teriak Dewa Wang Riu.


Ratu Xhin Ye berhenti melangkah wajahnya terlihat begitu terkejut dengan ucapan Dewa Wang Riu. wanita itu berbalik mengangkat wajahnya dan menatap dalam-dalam pria jantan itu.


"aku tidak percaya ini? apa kau sudah gila? kau baru saja mengancam ku Wang Riu, apa kau pikir aku akan menyerahkan diriku untuk menyelamatkan nyawa suamiku? dengarkan aku, kau boleh melakukan apapun yang kau inginkan, aku bukan wanita lemah, aku akan dengan senang hati mati disisi suami ku itu," ucap Ratu Xhin Ye dan melayang sambil masih menatap Dewa Wang Riu dengan sorot mata begitu marah, dan menghilang di balik kabut tebal yang mulai turun menutupi permukaan danau biru.


tiba-tiba hawa panas menyelimuti sekitar tubuh Wang Riu,


"hahaha.... kenapa kau begitu bodoh adik Wang, harus nya kau tidak mengucapkan kata-kata itu, harus nya kau membiarkan aku membantu mu membunuh bocah sombong itu, dan setelah itu, wanita itu pasti akan mencari mu saat sudah tidak memiliki suami," terdengar suara di telinga Dewa Wang Riu.


Dewa Wang Riu mengerutkan keningnya, dan sangat mengenal suara itu,

__ADS_1


"kakak Yuan Zhou... kau jangan bermimpi, bicara mu begitu tinggi, tapi kemampuan mu begitu rendah, pemuda ini bahkan begitu mudah mengambil putera Ye'er dari genggaman mu, berhentilah mencoba untuk membantu ku, pemuda itu abadi, kita tidak akan bisa membunuh nya, tapi aku mampu mengurung nya untuk selamanya, dan hanya aku yang mampu melakukan itu," ucap Dewa Wang Riu dan memejamkan matanya, lambang buliran air di kening nya mulai menyala.


****


__ADS_2