
di hutan oak hijau....
"kalian bertiga berhentilah bertengkar," ucap ratu melihat tingkah kedua Puteri nya yang selalu berebutan sesuatu,,
bahkan Puteri shin yang terkenal dingin dan,,, tidak pernah peduli tentang apapun sekarang menjadi manja dan ceria,,,
"ibu kenapa aku mempunyai suami bodoh seperti ini" ucap Puteri shin disela-sela keributan mereka,,,,
"yaaah dewa lihat anak-anak ku ini,," ucap ratu Alisa....
malam pun tiba mereka terlihat ribut lagi untuk urusan tidur... ratu Alisa hanya menggelengkan kepalanya,,,
"kalian tidak berpikir akan melakukan bulan madu saat ini kan?" tanya ratu Alisa menatap Puteri bergantian
"ibu,, " ucap mereka berdua kompak,,
wajah kedua Puteri itu merah karena malu.... setelah sama tidak ada yang mengalah mereka tidur bertiga dalam ranjang dan saling memeluk dan terlelap,, dengan senyum indah ketiganya,,,
ratu hanya melihat dan keluar dari benteng bawah tanah dan duduk di bangku sebuah taman,,,
"sekarang aku bisa tenang,,, anak manusia ini sangat menyayangi kedua Puteriku,, dia seperti ayah yang melindungi Puteri nya sendiri,,, terima kasih dewa,,, telah memberikan suami yang baik pada Puteriku,," batin ratu Alisa
tidak beberapa lama,,, seseorang juga keluar dari benteng bawah tanah,, dan juga berjalan jalan di taman,, xiao Zhou mengusap wajahnya dengan kedua tangan nya....
"aahhh segar sekali" guman xiao Zhou,,
dan duduk diatas batu seperti ranjang, setinggi pinggang,,, dan mulai memejamkan mata,,,dan melatih kemampuan otak nya,,,
"anak manusia apa kau tidak tidur?" tanya ratu Alisa,,,
xiao Zhou terkejut karena tidak menyadari ada orang yang mendekati nya,,,
"'ini aneh kenapa keberadaan ratu Alisa tidak bisa dirasakan oleh ku" batin xiao Zhou,,,
"ini tidak pernah terjadi" batin xiao Zhou... menatap ratu Alisa dengan tatapan bertanya-tanya..
"anak manusia kenapa menatapku seperti itu? apa aku mengganggumu?"ucap ratu Alisa dan duduk di samping xiao Zhou seperti tidak peduli mengganggu atau tidak...
"duduklah ratu,," ucap xiao zhou,,
"apa yang anda rencanakan ratu?" tanya xiao Zhou,
ratu Alisa sambil menggelengkan kepalanya seperti tidak yakin,,,
"aku sudah mengirim pesan kepada kerajaan elf tetangga untuk meminta bantuan,,, mudah-mudahan kita bisa bertahan sampai bantuan tiba" ucap ratu Alisa
"kau tidak usah khawatir anak manusia" ucap ratu Alisa,,,
"kenapa kita tidak mengungsi saja?" tanya xiao Zhou
"aku tidak bisa meninggalkan tempat ini,,, lagipula jantungku masih ada di ruang aula kerajaan jadi,, aku tidak akan kemana mana" ,,, ucap ratu Alisa
__ADS_1
"kenapa tidak anda kembalikan jantung ke tubuh anda?" tanya xiao Zhou bingung,,,
"aku hanya bisa menggunakan jurus itu lagi 1bulan lagi, sekarang biarkan saja" ucap ratu Alisa sambil tersenyum
"bersandarlah!!, anda terlihat begitu lelah ratu," ucap xiao zhou...
ratu tidak menjawab suara xiao Zhou begitu menenangkan dan menyandarkan kepalanya di lengan xiao Zhou..
mereka berdua hanya diam,, ratu memejamkan matanya dan merasakan ketenangan begitu sangat,, dan tidak menyadari bahwa dirinya sudah tertidur,,,
xiao Zhou mengeluarkankan guci kesayangan nya dan meneguknya,, sambil menatap langit...
ratu Alisa merasa ada jari-jari
lembut yang mengelus rambut nya...
ratu memejamkan matanya lagi dan menikmati jemari itu sesekali jemari itu mengusap lembut matanya yang terpejam ... kini dirinya sudah tidak bersandar di lengan xiao Zhou,,, tetapi kepada sudah di pangkuan xiao Zhou...
"andai waktu bisa berhenti sekarang" batin ratu yang tak ingin ketenangan nya berakhir,,
nafas halus nya begitu indah terdengar... dan tertidur lagi.... dan tidak tahu berapa lama dirinya tertidur
langit masih belum terang tapi sudah tampak warna kebiruan di angkasa...
ratu seperti terlahir kembali,,, kepalanya sekarang berada di dada seorang bocah tampan,,, tangan ratu memeluk tubuh xiao Zhou dan,, tangan xiao Zhou pun memeluk tubuh ratu Alisa begitu hangat,,
deg.... degg... ratu Alisa memegang dadanya,, dan dengan cepat meninggalkan tempat itu tanpa berpikir apapun.....
dua hari ratu Alisa tidak terlihat di benteng bawah tanah,,, pengawal memberitahu bahwa ratu Alisa memimpin pertempuran ,,, xiao Zhou dan kedua istrinya sangat cemas...
tiba-tiba pengawal istana masuk dan memberi hormat pada kedua Puteri,,,
"lapor Puteri kerajaan sudah jatuh ke tangan musuh,, kedua Puteri di perintahkan meninggalkan kerajaan ini," ucap pengawal istana itu,,,
"suami bagaimana sekarang??" tanya Puteri shin menatap mata xiao Zhou...
"tidak ada jalan lain kita akan bertempur sampai mati" ucap xiao zhou
"kalian berdua tunggulah disini' ucap xiao zhou
"tidak suamiku kita akan bersama sampai akhir" ucap Puteri vhin...
xiao Zhou hanya mengangguk tidak ingin berdebat lagi....
ketiga nya melesat ke arah aula,, pasukan musuh begitu banyak,,,
xiao Zhou mengeluarkan pedang kematian dan mulai menyerang pasukan musuh dan pembantai pun tak bisa dihindari,,,
kedua Puteri melesatkan ratusan anak panah,,, dan membunuh ratusan orang yang masuk ke areal bangunan aula,, ketiga nya masuk ke aula melalui pintu belakang...
"kalian benar-benar menjijikkan" ucap seorang wanita yang pakaian nya hanya menutupi bagian sensitif nya saja,,,
__ADS_1
"hahaha tubuh mu begitu indah ratu, kami akan menikmati nya sekarang,,"ucap seorang pria yang tidak lain adalah pangeran vadum,,,
sedangkan pangeran balium memegang kedua tangan ratu Alisa,,,
"ini adalah balasan karena berani melawan kami,,, kalian harus nya membiarkan aku menikahi kedua Puterimu" ucap pangeran vadum,, dan mulai meraba tubuh indah ratu Alisa...
"bagaimana sayang apakah nikmat?" ucap pangeran vadum dan diiringi tawa dari pangeran balium,,,
ratu hanya mengeluarkan air mata nya,,, "kalian semua akan menerima balasan untuk ini.." ucap ratu Alisa...
pangeran vadum membuka pakaian nya dan terlihat itu nya yang kecil...
dan merobek sisa pakaian ratu Alisa,,, dan memeluk tubuh ratu Alisa...
blaammmmm
pintu belakang aula hancur menjadi serpihan kayu....
pangeran vadum dengan cepat menggunakan pakaian nya dan mulai menyerang,, tak ketinggalan pangeran balium pun melepaskan ratu dan itu menyerang,,, dan
bommmmmm
kedua nya terlempar menabrak dinding aula,,
"aahhhkkkkk" darah keluar dari bibir kedua orang itu....
xiao Zhou melepas jubah nya,, dan mendekati ratu Alisa,, menutupi tubuh ibu mertua nya... mata ratu Alisa menatap mata xiao Zhou antara senang dan malu dan marah ,, karena tubuh polos nya tadi sempat dilihat oleh xiao Zhou walaupun hanya sekilas,,,
"mata bocah ini mendapat kesempatan melihat tubuh ku, dengan begitu senang dan nakal melihat tubuh ku,, batin ratu Alisa kesal dan juga,,,, ada sedikit perasaan bangga karena tubuh nya masih bisa menggoda pria seperti xiao Zhou.....
"awas kau bocah..." batin ratu Alisa yang kini sudah di jaga oleh kedua Puteri nya,,,
xiao Zhou bertarung dengan kedua orang itu tidak begitu lama,, dan setelah beberapa jurus,,, keduanya sudah tidak memiliki lengan lagi,, ratu dan Puteri begitu terkejut melihat kemampuan bertarung xiao Zhou...
" aku serahkan kedua bedebah ini kepada kalian," ucap xiao zhou
"aku akan menghabisi pasukan di luar,",, ucap xiao zhou lagi.... menatap mata ratu Alisa dan terlihat senyum di bibir xiao zhou, membuat ratu Alisa begitu malu wajah nya memerah,,,
"ibu,,,,, apa ibu sakit? tanya Puteri vhin???" melihat wajah merah ibu nya....
"adik kau jaga ibu disini aku akan membantu anak manusia itu,, ucap Puteri shin... dan
Puteri vhin hanya mengangguk...
..... ....
xiao Zhou melesat keudara dan,,,
boommmmmm .....
tubuh nya mendarat di tengah lautan manusia,,, dan mulai menebaskan pedangnya,, dalam hitungan jam ribuan orang sudah masuk neraka,,,, dan ribuan lain nya masih mendaftar, dan sebentar lagi akan menyusul,,,
__ADS_1
.... .... ....