Reinkarnasi Dewa Kematian

Reinkarnasi Dewa Kematian
ch.56


__ADS_3

Park Min Ji menatap mata Xiao Zhou dari atas, dan mulai mengeluarkan lidah nya lagi, dan keduanya tenggelam dalam luma*Tan yang begitu panas, dengan nafas memburu.


"emmmsss...." suara dari sela bibir mereka yang bertautan


Park Min Ji melepaskan ciumannya sambil mengatur nafasnya dan duduk di pangkuan Xiao Zhou,


"malam ini cukup sampai di sini, jadi ucapkan saja selamat tinggal pada pikiran puber mu itu atau rayuan untuk mengajakku tidur, aku wanita dewasa yang sudah berpikir matang, jadi semua harus jelas terlebih dahulu hubungan kita seperti apa, maka kau akan mendapat setahap demi setahap sesuai hubungan kita itu, apa kau mengerti," ucap Park Min Ji.


"dan satu lagi, aku tidak akan menyerahkan tubuh ku sampai kita benar-benar menikah nanti, jadi kau jangan terlalu berharap hubungan kita akan sulit karena perbedaan usia kita, akan banyak orang yang menentang nya," ucap Park Min Ji lagi dan bola mata nya mencari bola mata Xiao Zhou seperti melihat reaksi dari pemuda itu.


"aku akan mengingat nya nyonya," ucap Xiao Zhou, dan berusaha bangkit.


"nyonya? bocah bodoh.... aku ini calon kekasih mu, mulai sekarang jangan memanggilku nyonya," ucap nya dengan kesal, jemari Park Min Ji merogoh ke bawah dan berusaha mencari milik Xiao Zhou dengan menyibakkan pakaian nya.


"akkkk..." Xiao Zhou sedikit menjerit saat kuku tajam mencengkeram milik nya.


wajah Park Min Ji membeku, bola matanya bergerak dari sudut ke sudut, tidak percaya akan ukuran milik Xiao Zhou yang di atas normal, wanita itu mengedipkan matanya beberapa kali untuk mendapatkan kesadaran nya.


"ini sepertinya sedikit terlalu besar," guman Park Min Ji tanpa menatap Xiao Zhou, namun tangan nya masih betah bermain di benda yang mulai mengembang itu.

__ADS_1


"nyo... maksud ku Ji'er... sebaiknya kau melepaskan nya," bisik Xiao Zhou.


Park Min Ji menggeleng, dan sudut matanya menatap benda milik Xiao Zhou yang sudah bebas dari pakaian nya.


"demi Dewa.... aku tidak percaya ini, ini membuat tubuh ku bergidik, milik nya berkali-kali lipat lebih besar dari milik mendiang suamiku, bahkan milik tuan Kim tidak ada apa-apa di bandingkan dengan ini," batin Park Min Ji dan mendekatkan wajahnya ke wajah Xiao Zhou.


"tidak.... aku harus mengetahui nya, kau calon kekasih ku, aku ingin tahu segalanya dari mu," bisik Park Min Ji, suara nya sudah seperti ******* dan bibirnya terlihat begitu basah terbuka dan sesaat menatap bibir Xiao Zhou.


mata Park Min Ji terlihat begitu sayu, dan mulai mengeluarkan lidah nya lagi dan dengan lembut mereka saling membelit tangan wanita itu terus bergerak di milik Xiao Zhou yang berada tepat di bawah milik nya.


"mmmmssss...." suara di sela-sela bibir yang seperti tidak ada puasnya saling melu*mat,


"aahhhhssss.... ooohhhh.... Zhou'er...." suara Park Min Ji saat bibir Xiao Zhou bermain di leher nya dan Park Min Ji semakin menekan kepala pemuda itu mendekati belahan dada nya, tangan kiri Park Min Ji membantu pemuda itu untuk lebih berani bermain di gunung nya, dengan menurunkan tali gaun nakal dari bahu kurus nya sehingga membebaskan salah satu gunung putih halus dan begitu membulat


tangan kanan Park Min Ji sesekali berhenti bermain di benda besar berurat itu, karena begitu menikmati sentuhan bibir pemuda itu di ujung gunung nya yang sudah mengeras dan berwarna merah gelap,


"milik mu begitu besar, seperti tidak akan muat di milik ku," guman Park Min Ji, tubuh sudah terlalu terangsang hingga tanpa sadar mengeluarkan kata-kata kotor.


"banyak yang mengatakan seperti itu," batin Xiao Zhou,

__ADS_1


"bagaimana jika kau mengukurnya sendiri dengan milik mu Ji'er," ucap Xiao Zhou asal bicara sambil tersenyum iblis.


"he'eh..." Park Min Ji menggeleng kepalanya sambil tersenyum


"cek...cek... kau bocah nakal, kau ingin membodohi ku, sayang sekali itu tidak berhasil, tapi usaha yang cukup bagus, berusaha lah lebih keras lagi," bisik Park Min Ji begitu menggoda di telinga Xiao Zhou, suara nya sudah terdengar seperti desa*Han dengan nafas terdengar begitu memburu,


Xiao Zhou yang kini melihat kedua gunung yang sudah terbuka di depan wajah nya, mulai sedikit meremas nya dengan kedua tangan nya, lidah nya begitu lihai bermain dan sesekali menghisap titik tertentu di gunung yang begitu masih begitu kencang ke atas membuat wanita itu bergetar,


"aahhh... sssstttt.... bagaimana jika aku melakukan saran bodoh mu tadi?" ucap Park Min Ji menatap Xiao Zhou dengan senyum nakal yang begitu menggoda.


Xiao Zhou mengerutkan keningnya sesaat, tidak menyangka jika Park Min Ji menanggapi candaan nya, dan pria itu hanya mengangguk sambil menelan ludah, dan menatap ke bagian bawah Park Min Ji


malam itu Park Min Ji sengaja mengenakan pakaian dalam putih yang begitu tipis dan hampir transparan, saking tipis nya bahkan dari luar dapat dilihat belahan merah dan bulu-bulu pendek yang hanya disisakan di beberapa bagian saja.


"aahh... aku sangat malu mengenakan pakaian dalam ini, aku terlihat seperti wanita penghibur saja, aahhh... awalnya aku hanya ingin melihat reaksi bodoh nya saja," batin Park Min Ji


"apa kau suka?" tanya Park Min Ji wajah nya bersemu malu sambil menggigit bibir nya, dan melihat jakun pemuda itu bergerak-gerak.


Park Min Ji begitu senang melihat wajah membeku Xiao Zhou dan semakin ingin menggoda pemuda itu.

__ADS_1


"tapi sayang nya aku tidak mengerti cara nya mengukur, apa seperti ini?" bisik Park Min Ji dan menatap ke bagian bawah milik mereka.


__ADS_2