
di kekaisaran langit...
semua pejabat sedang menghadap kaisar langit menyampaikan laporan nya..
tiba-tiba saja singasana kaisar langit bergetar, dan naga emas keluar dari singasana itu, dan berputar di udara beberapa saat, sebelum kembali masuk kedalam singasana kaisar langit..
semua pejabat begitu terkejut, melihat kejadian itu, dan tidak ada berani bicara
kaisar langit mengelus jenggot panjang nya, dan menarik nafas dalam-dalam...
"dewa pengetahuan bagaimana menurut mu, tentang kejadian barusan?" tanya kaisar langit
dewa pengetahuan maju selangkah dan memberi hormat
" maaf Yang mulia kaisar, kali ini singasana emas bergetar, dan tunggangan Yang mulia keluar, ini merupakan tanda bahwa dalam waktu dekat akan ada kejadian yang bisa mengguncang singasana anda Yang mulai" ucap dewa pengetahuan sambil membungkuk....
kaisar langit menganggukan kepala nya, dan masih mengelus jenggot panjang nya
" kejadian apa kira-kira yang bisa membuat naga emas bangun dari tidur panjangnya" guman kaisar langit
"hamba tidak tahu Yang mulia, tapi sebaiknya keamanan anda mulai di perketat Yang mulia" ucap dewa pengetahuan
kaisar langit mengangguk lagi, menyetujui ucapan dewa pengetahuan
" baiklah, pengawal panggil panglima besar Yun Yuwen untuk menghadap ku secepatnya" ucap kaisar langit
dua orang pengawal kaisar langit membungkuk
" baik Yang mulia" ucap pengawal itu dan mereka berdua meninggalkan istana itu
.......
........
Lou fang terbang kearah kekaisaran Ming, dan berhenti tidak jauh dari danau biru...
"hemm... selama hidup ini kali kedua aku melihat pulau melayang ini" batin Lou fang peti mati dewa masih mengikuti nya,
" peti mati dewa belum mengecil, bocah itu bertahan cukup lama juga, baru kali ini ada yang bertahan begitu selama" batin Lou fang lagi
mata Lou fang menyipitkan dan melihat beberapa pendekar tingkat surgawi dan suci sedang berhadapan dengan harimau di tingkat terbawah pulau melayang itu...
mereka terlihat tidak mampu menghadapi harimau itu, dan mulai ada yang berusaha melarikan diri....
__ADS_1
Lou fang bergerak mendekati pulau terbawah dari tiga pulau bertingkat itu,
........
.........
di dalam peti mati dewa..
Yun Li Wei membuka topeng nya, wajah indah nya kini terlihat begitu dekat dengan wajah xiao Zhou...
bibir xiao zhou terbuka, begitu terbius dengan wajah Yun Li Wei...
"aku selalu suka melihat tahi lalat di samping mata mu itu" ucap xiao zhou tanpa sadar
"hemmmm... maafkan nyonya," ucap xiao zhou yang baru menyadari ucapan nya seperti sedang merayu..
wajah Yun Li Wei bersemu merah, mungkin jika orang lain yang bicara, Yun Li Wei pasti akan sangat marah, tapi saat Xiao Zhou mengucapkan itu, dadanya berdebar keras membuat nya sedikit terasa sesak, dan sangat senang....
"hanya kau orang pertama yang ku izinkan melihat wajahku setelah aku ternoda, bahkan anaku sendiri tidak pernah melihat wajahku" ucap Yun Li Wei
"kenapa kau menutup wajah indah mu nyonya??" tanya xiao zhou
"karena wajah inilah yang membuatku harus di nodai oleh iblis itu, sehingga aku mengandung....
"sampai saat aku menusuk dada mu, " ucap Yun Li Wei, seperti menegarkan hati nya
xiao Zhou teringat saat dada nya di tusuk oleh Yun Li Wei terlihat sangat kesal
Yun Li Wei yang melihat perubahan wajah xiao Zhou, hanya tersenyum
" kau tidak tahu berapa sulit nya melakukan itu? ucap Yun Li Wei
sulit? melakukan itu? maksud nyonya? tanya xiao zhou menatap mata indah Yun Li Wei
"menusuk dada mu, kau yang terluka aku yang merasakan sakit nya berkali lipat dari yang kau rasakan, tapi hanya itu yang bisa menyelamatkan kedua pria yang aku sayangi" ucap Yun Li Wei mata nya mulai berair...
" maafkan aku, apa sekarang masih sakit? tanya Yun Li Wei dengan suara serak dan mengelus bekas luka di dada xiao Zhou..
"jadi kau sengaja tidak menusuk tepat di jantung ku?" tanya xiao zhou
Yun Li Wei tersenyum lemah dan mengangguk,
"walaupun kultivasi rendah, tapi aku adalah Dewi, kalau aku mau dengan mudah aku bisa menusuk tepat di jantung mu" ucap Yun Li Wei
__ADS_1
"kau masih ingat ini??? tanya Yun Li Wei menunjukkan jari telunjuk nya...
mata xiao Zhou melebar...
" itu cincin bermata sapir merah yang ku belikan untuk mu, bagaimana ada di tangan mu? tanya xiao zhou
mata Yun Li Wei kembali berair terlihat senyum sedih di bibir nya....
"saat aku meninggalkan mu dan pergi dengan anakku, hanya beberapa detik kemudian, aku sudah mengawasi mu dari jauh, waktu terasa begitu lama, aku menunggu dengan begitu putus asa, air mata ku begitu banyak keluar, berharap seseorang cepat datang ketempat mu...
sampai seorang Dewi suci datang menolong mu dan membawa mu kedesa itu, aku mengambil cincin ini, dan aku bersumpah tidak akan melepaskan seumur hidupku" ucap Yun Li Wei suaranya begitu pelan dan terisak di dada xiao Zhou...
mata xiao Zhou juga berair...
" maafkan aku, aku tidak menyangka kau akan begitu menderita" ucap xiao zhou mengangkat dagu Yun Li Wei dan dengan lembut bibir xiao zhou mencium ringan Yun Li Wei...
Yun Li Wei merasakan kehangatan bibir xiao zhou dan kedua tangan memegang kepala xiao zhou, dan mencium dengan panas nya, seolah ingin menyatu dan tidak ingin terpisah kan...
Yun Li Wei melepaskan semua kesedihan yang selama ini menjadi beban terberat nya..
"aku sudah sangat lama menanti hari ini" ucap Yun Li Wei dan kembali bergulat dengan bibir xiao zhou
tangan xiao Zhou mulai nakal dan bergerak di seluruh tubuh Yun Li Wei
" tangan bocah ini begitu pintar, seperti bisa membaca tubuhku, semua sentuhan nya membuat tubuhku begitu senang dan nikmat" batin Yun Li Wei
" nyonya anda begitu cantik dan juga sangat menggairahkan" ucap xiao zhou
mereka masih berdiri dan tangan xiao Zhou menarik paha kanan Yun Li Wei ke arah pinggang nya dan menekan bokong Yun Li Wei
aahhhhsss... Yun Li Wei mendesah, dan berdiri dengan satu kaki, dan tangan nya juga tidak mau kalah, dan mulai membuka pakaian pada daerah-daerah tertentu saja..
"aku tidak percaya akan melakukan ini di tempat seperti ini, sekarang lakukanlah" bisik Yun Li Wei di telinga xiao Zhou dan tangan nya kebawah dan mulai memposisikan semuanya...
bibir sedikit terpekik, mata nya melebar saat tangan nya memegang sesuatu yang besar,
....
eps terakhir bulan ini, terimakasih untuk semua dukungan , kritik, dan juga saran dari kalian semua terhadap novel RDK ini,
selamat berfantasi....
salam author.... Izzyl
__ADS_1