
Bintang Qiang, Galaxy Zhongyang
Lin Chen tersenyum tipis saat mendapatkan Pedang Kuno dan berhasil membunuh Yuan Gu, yang mana berefek pada peningkatan kekuatannya yang setidaknya masih sangat jauh untuk menembus God Realm.
"Ayah?" Lin Qiao Jianying memiringkan kepalanya heran melihat Lin Chen yang tersenyum tanpa sebab.
"Tidak ada." Lin Chen menggelengkan kepalanya. "Ayah hanya sangat bahagia memiliki kalian berdua."
Lin Qiao Jianying yang berdiri itu melompat ke arah Lin Chen. "Jian'er juga bahagia!"
Lin Chen membuka kedua tangannya, menangkap Lin Qiao Jianying di dalam pelukannya. Memang yang paling baik setelah bertarung melawan Monster Kuno adalah memeluk anak-anaknya yang manis, untuk Yan Xue bisa dilakukan saat malam di mana kedua anaknya sudah tidur.
Keluarga kecil mereka terus berkeliling Bintang Qiang menggunakan Naga Emas, tanpa berkunjung ke salah satu kota karena terlalu memakan waktu. Berkunjung bisa dilakukan lain waktu, saat ini hanya berkeliling memperlihatkan kota-kota pada Lin Da Zixuan.
Ketika sudah puas berkeliling, ditandai dengan tertidurnya Lin Da Zixuan di pangkuan Yan Xue. Akhirnya, mereka memutuskan untuk kembali ke Kota Chen.
Lin Qiao Jianying juga tertidur di pangkuan Lin Chen, terlihat sekali kelelahan karena berpergian melalui jalur udara untuk waktu yang cukup lama. Bahkan jika ia adalah anak dari Dewa yang memiliki kekuatan seperti orang dewasa, anak-anak tetaplah anak-anak yang membutuhkan istirahat.
"Mau pergi menemui Ibu?" tanya Lin Chen yang merangkul bahu Yan Xue.
Yan Xue menyandarkan kepalanya di bahu kiri Lin Chen sembari berucap, "Mau. Kita juga sudah cukup lama tidak menemui mereka, kita selalu berkelana menemani bayi-bayi kecil kita."
Naga Emas bergerak dengan kecepatan penuh setelah mendapatkan perintah dari Lin Chen. Karena terlalu cepat, jarak jutaan mil mereka singkat dalam satu tarikan napas saja.
Lin Chen dan Yan Xue menuruni kepala Naga Emas dengan hati-hati agar tidak membangunkan anak-anak, lalu Naga Emas di belakang mereka menghilang menjadi kepingan cahaya emas.
"Ngomong-ngomong, banyak anak-anak di lantai atas." Lin Chen menengadahkan kepalanya melihat Pohon Dewa. "Keluarga Lin, Ling, Yan, Song."
Lin Chen membawa Yan Xue untuk berpindah ke dalam ruangan luas di mana pertemuan terjadi. Ketika sudah sampai di sana, terlihat ada orang-orang yang dikenalnya sedang duduk bersama, membicarakan tentang masa lalu, seraya menjaga anak-anak mereka.
Lin Huang dan Bing Lan Ran dengan tiga anak, Rui Alexander dan Ling Ji Lin dengan dua anak, Yan Lin dan Song Xan Zhan dengan satu anak, Ling Ji Yue dan Ann Xinming dengan satu anak, Song Xue Yin dan Lin Hanxan dengan satu anak.
Yan Lin, Ling Ji Yue dan Song Xue Yin sudah ia anggap sebagai adiknya sendiri, sekarang sudah berkeluarga. Usia pernikahan mereka baru lima tahun, dan sudah mendapatkan keturunan yang usianya tiga tahun. Sepertinya, sesaat setelah menikah, mereka berkomitmen untuk langsung memiliki anak tanpa menunda-nunda.
__ADS_1
Xue Ying? Masih memilih untuk sendiri, meski sudah diberi nasihat agar mau menikah. Namun Xue Ying memberi syarat yang sulit atau bahkan tidak mungkin bisa dituruti, syaratnya adalah menginginkan pendamping hidup yang kekuatannya lebih tinggi darinya.
Lebih tinggi dari Ziranzhi tahap Awal? Siapa yang mampu?
Lin Huang dan yang lain sedikit terkejut dengan kedatangan Lin Chen yang tiba-tiba. Ia berdiri menangkupkan kedua tangan untuk memberi salam, diikuti oleh yang lain.
"Cukup." Lin Chen sedikit mengangkat tangannya untuk menghentikan semua orang dalam memberikan salah penghormatan padanya. "Kita tidak sedang dalam pertemuan yang mengharuskan melakukan hal semacam itu, lagi pula, kita keluarga."
Sepuluh orang itu sedikit mengangguk, lalu kembali duduk.
Lin Huang menoleh ke kiri menatap Lin Chen yang baru duduk. "Dari yang kudengar, kau akan meninggalkan Semesta Yongheng. Apakah itu benar?"
Lin Chen tersenyum masam tidak ingin membahas hal ini, tapi ia tetap menganggukkan kepala dan menjawabnya, "Iya, aku harus menyelesaikan semua masalah sampai selesai."
Lin Huang mencengkeram jari-jarinya yang terkepal di atas paha, kemudian menghela napas panjang. "Jika ini adalah sebelumnya, mungkin aku akan pergi bersamamu. Tapi sekarang ..." Ia melihat putra dan putrinya yang bermain bersama.
Lin Chen mengalihkan pandangannya mengikuti arah yang dilihat Lin Huang. "Aku mengerti, sebenarnya aku juga ingin berangkat seorang diri, tapi sepertinya tidak mungkin."
Lin Chen tidak bisa meninggalkan Lin Qiao Jianying dan Lin Da Zixuan, ia tidak ingin mereka berdua membencinya karena tidak mengurusnya dengan baik.
***
2 Tahun Kemudian
Tidak terasa sudah dua tahun berlalu semenjak Lin Chen mengalahkan Yuan Gu di Dimensi Monster Kuno. Banyak hal yang terjadi dalam waktu dua tahun terakhir, salah satunya adalah Lin Qiao Jianying yang sudah bisa terbang sendiri di langit, meski usianya baru tujuh tahun.
Lin Da Zixuan juga sudah tidak takut lagi saat terbang dan tidak perlu dipeluk lagi, meski masih belum bisa mengendalikan energi spiritual untuk membuatnya terbang sendiri, karena memang usianya yang baru lima tahun.
Lin Chen yang duduk bersila di atas rumput seraya mengamati pelatihan kedua anaknya itu menghela napas panjang. "Sepertinya sudah cukup, mungkin beberapa hari dari sekarang, kami akan pergi meninggalkan Semesta Yongheng."
"Apakah Xue'er sudah berpamitan?" tanya Lin Chen tanpa menoleh.
"Sudah." Yan Xue menganggukkan kepalanya, terlihat ada kesedihan karena harus berpisah, tapi sebagai seorang istri, ia harus mengikuti ke mana suaminya pergi. "Xue'er mengatakan pada mereka untuk tidak perlu khawatir, dan tidak tahu kapan akan kembali."
__ADS_1
Lin Chen menoleh ke kiri, lalu mengecup kening Yan Xue. "Xue'er bisa kembali ke Bintang Qiang kapan pun tanpa harus menunggu lama."
"Benarkah?!" Yan Xue mendongak dan sedikit berteriak karena terkejut yang bercampur dengan bahagia.
Kebahagian Yan Xue hanya bertahan semesta, karena detik berikutnya ia menggelengkan kepala dan bertekad. "Tidak! Xue'er tidak bisa pulang pergi sesuka hati. Xue'er tidak akan mendapatkan pengalaman dan tidak akan bisa berkembang jika seperti itu."
Lin Chen tertegun dengan mulut sedikit terbuka, lalu tersenyum tipis dan kembali mengecup kening Yan Xue.
"Apakah Gege sudah berbicara dengan Ibu?"
"Belum." Lin Chen menggelengkan kepalanya, lalu mengalihkan perhatiannya lagi pada Lin Qiao Jianying dan Lin Da Zixuan. "Ibu sudah tahu jika aku akan pergi, tapi masih belum tahu kapan waktu pastinya. Kemudian, sepertinya Yi'er tidak jadi ikut, karena takut mengganggu kita."
Xue Ying mengangguk kecil, lalu berucap, "Padahal ini adalah waktu yang tepat bagi Yi'er untuk mencari pasangan hidupnya. Di sini dia sulit menemukannya, mungkin di Semesta lain bisa mendapatkan pria yang ia cintai selain Ayahnya dan Gege." Ia bersandar pada bahu Lin Chen.
"Aku akan berbicara lagi dengan Yi'er, mungkin besok sekaligus berbicara pada Ibu."
"Ayah! Ibu!" Lin Da Zixuan melambaikan tangannya. "Bagaimana caranya? Zixuan kesulitan."
"Tunggu." Lin Chen berdiri dari tempatnya duduk bersama dengan Yan Xue.
Keduanya berjalan menghampiri Lin Qiao Jianying dan Lin Da Zixuan yang sedang mencoba memanfaatkan kekuatan masing-masing, yang mana merupakan Dewa dan Iblis.
Lin Qiao Jianying sudah bisa memanggil Naga Putih, meski ukurannya hanya satu meter dan lebih terlihat seperti ular. Lin Da Zixuan juga tidak berbeda jauh, sudah berhasil menggunakan Tubuh Suci, walaupun hanya bisa menumbuhkan sayap kecil seperti anak burung yang baru menetas.
Lin Chen tidak memiliki Tubuh Suci, sehingga yang mengajarkan Lin Da Zixuan adalah Yan Xue, sedangkan ia membantu Lin Qiao Jianying dalam memanggil Naga Putih.
Dalam pelatihan ini Lin Chen tidak memaksa mereka berdua untuk menguasai kekuatan masing-masing dalam waktu singkat, namun keduanya sangat bersemangat karena tahu sebentar lagi akan berkelana bersama, meski masih belum tahu tempat tujuannya.
Lin Chen masih tidak tega untuk mengatakan yang sebelumnya, karena bisa membuat Lin Qiao Jianying dan Lin Da Zixuan sangat sedih karena harus pergi meninggalkan Lin Zhian dan Luo Yi, karena mereka berdua sangat dekat dengan Kakek dan Nenek.
Tapi, ia tidak bisa menyembunyikan hal ini lebih lama, dan akan memberitahukannya saat pertemuan yang akan datang dalam beberapa hari ke depan.
...
__ADS_1
***
*Bersambung...