Strongest God System 3

Strongest God System 3
Chapter 211 : Membunuh Naga Kekacauan


__ADS_3

Lin Chen terbang di atas lautan awan sampai membuatnya terbelah seperti jurang dalam. "Aku adalah Utusan Kaisar Giok. Bukankah kau mengatakan Kaisar Giok sangat lemah? Lalu mengapa kau tidak bisa menahan serangan ku?"


Naga Kekacauan tidak bisa mempercayai apa yang didengarnya, tapi ia menyeringai dan memperlihatkan keinginan kuat untuk membunuh Lin Chen. Ia melepaskan auranya dan berhasil mengendalikan tubuhnya yang terhempas di atas awan.


Naga Kekacauan yang sudah berhasil mengendalikan tubuhnya, menatap tajam Lin Chen. "Bagus! Aku akan membunuhmu dan melemparkan mayatmu di Wilayah Tiantang!"


Keduanya bergerak dengan kecepatan penuh untuk bertemu di satu tempat; ledakan keras dengan gelombang udara kuat bisa dirasakan saat Naga Kekacauan melepaskan pukulan, namun ditahan oleh tumit Lin Chen.


Naga Kekacauan hanyalah God Realm tahap Puncak dan Lin Chen Lord Realm yang energinya belasan kali lipat lebih banyak. Jika sebelumnya ia God Realm tahap Menengah bisa mengalahkan 32 God Realm tahap Akhir, maka kali ini ia bisa mengalahkan puluhan Lord Realm!


Keduanya tidak bertarung menggunakan mantra atau teknik yang menekankan pada visual, mereka lebih memilih menggunakan kekuatan fisik sebagai gantinya. Bagaimanapun, semakin kuat seseorang, semakin berpikir bahwa menyerang menggunakan mantra terlalu merepotkan dan lambat, mereka akan menggunakannya pada saat-saat tertentu.


Naga Kekacauan menyeringai saat tendangan Lin Chen tidak berdampak banyak pada tangannya. "Heh! Kau tidak bisa melemparkan ku lagi. Kau hanya kebetulan saja menyerangku saat lengah!"


Lin Chen tidak bereaksi banyak karena saat ini sedang menahan kekuatannya untuk mencari informasi lebih banyak, dan ingin memancing Lord Realm yang bersembunyi di Alam Tiantang.


Naga Kekacauan yang baru saja mendapatkan kepercayaan dirinya, tiba-tiba kepercayaan diri itu dihancurkan oleh Lin Chen tidak lama kemudian.


Bang!


Lin Chen mendorong tumit kaki kirinya untuk menekan lebih keras tangan Naga Kekacauan, membuat tangan itu terhempas hingga patah dari bahunya.


Tapi itu bukan akhir dari segalanya, Lin Chen menurunkan kaki kirinya agar sejajar dengan kaki kanan. Kemudian, kaki kanannya terangkat saat menendang leher Naga Kekacauan.


Bang!


Tendangan Lin Chen sangat keras, tapi tidak sampai menghempaskan Naga Kekacauan karena ia menahannya agar tetap di tempat. Sangat menyebalkan jika harus mengejarnya lagi seperti tadi. Tapi meski hanya tetap di tempat, tendangannya menimbulkan ledakan udara yang membelah lautan awan di arah kirinya.


Naga Kekacauan membuka matanya lebar; tidak tahu apa yang terjadi karena tiba-tiba tangannya sudah patah dan lehernya retak. Walaupun ia dalam bentuk manusia, ia tetaplah menjadi bagian dari Ras Naga yang tercipta dari kekacauan ruang, ia harusnya lebih kuat dari Ras Naga lain. Bahkan, Raja Naga Emas dari Wilayah Tiantang tidak bisa melukainya.


Lin Chen memanfaatkan momentum yang sudah tercipta dengan baik dan kembali menyerang. Ia menarik kaki kanannya saat punggung kakinya berada di tengkuk Naga Kekacauan, membuatnya sedikit membungkuk.


Naga Kekacauan tersadar saat ada yang menekan tengkuknya. Ia menangkap pergelangan kaki Lin Chen dan mencengkeramnya erat.


Lin Chen tersenyum tipis saat Naga Kekacauan berhasil menangkap pergelangan kakinya. Ia mengangkat kakinya lebih tinggi dan membawa Naga Kekacauan dalam tendangannya, kemudian menghempaskannya ke belakang dan sudah menunggu dinding emas dengan duri tajam.


Bang!


Naga Kekacauan menghantam dinding spiritual di belakang Lin Chen dengan posisi kepala di bawah; seteguk darah segar keluar dari mulutnya ketika duri-duri menusuk punggungnya. Ia mengeram penuh amarah dengan mengatupkan rahangnya, ia belum pernah menerima penghinaan seperti ini.


Lin Chen mengangkat kaki kanannya ke belakang untuk mengambil ancang-ancang setelah melemparkan Naga Kekacauan, kemudian tanpa membuang waktu, ia mengayunkan kakinya menendang wajah Naga Kekacauan.

__ADS_1


Booom!


Naga Kekacauan tidak sempat bereaksi terhadap tendangan Lin Chen di wajahnya, membuatnya kembali terhempas dengan luka parah di bagian belakang. Ia melesat seperti anak panah yang membelah lautan awan, berputar-putar di udara seperti sebuah bola yang kemudian tertahan oleh jaring emas.


Naga Kekacauan tidak mengerti mengapa tiba-tiba ada jaring di belakangnya. Pada bagian kiri kanan jaring, ada Pohon Dewa yang ukurannya hanya setinggi Burj Khalifa. Tatapannya tertuju pada Lin Chen yang mengangkat tangan kanan dengan jari telunjuk menunjuk ke langit, kemudian tangan yang lain menyentuh kacamata hitam yang dikenakan.


Lin Chen menurunkan kacamata menggunakan tangan kirinya dan menatap tajam Naga Kekacauan. "Kau tahu, aku sangat bosan karena sudah lama tidak mendapatkan lawan yang kuat. Tapi, bukan berarti kau kuat, aku hanya menahan diri agar kau tidak terbunuh saat aku menamparmu." Ia mengangkat kedua bahu seraya merenggangkan kedua tangan.


Naga Kekacauan sangat marah sampai matanya yang merah lebih bersinar terang dan mengubah keadaan sekitar berada di distorsi ruang yang berbeda. Tubuhnya memancarkan asap hitam yang mulai naik seperti daging yang dipanggang; aura kultivasinya juga mulai meningkat dan menembus Lord Realm.


Lin Chen menunggu Naga Kekacauan yang sedang bertranformasi.


Asap hitam terus membesar dan di dalamnya terlihat cahaya hitam yang juga membesar. Ketika cahaya meredup dan menghilang, terlihatlah bentuk asli dari Naga Kekacauan yang dianggap mengerikan oleh Desa Nan.


Lin Chen membuka mulutnya lebar bahkan rahangnya hampir terjatuh, matanya membuka saat melihat perubahan Naga Kekacauan yang tidak pernah ia harapkan.


Tubuhnya berwarna hitam legam, licin dan berlendir; mulutnya seperti ikan gabus tapi memiliki tandus di tengah-tengah dahinya; ada sirip ikan di dekat kepala yang terlihat seperti sayap, dan dirasa mampu membelah gunung hanya dengan terbang di sekitarnya.


"Kau ..." Lin Chen mengangkat tangannya menunjuk Naga Kekacauan, kemudian menambahkan, "Belut?"


Naga Kekacauan terlihat sangat marah. "Panggil aku, Long Wang!"


Lin Chen mengibaskan tangannya pelan seperti mengusir lalat, mengakibatkan terjadinya ledakan udara karena tekanan ruang di sekitarnya yang tidak mampu menahan kekuatannya. "Long Wang? Tidak, kau adalah Wanyu Wang."


Wanyu Wang terlihat lebih kesal ketika mendapatkan nama baru dari Lin Chen. Ia melesat bagaikan cahaya seraya berkata dengan suara keras, "Raja Belut!? Sialan!"


Belut, memiliki khasiat yang baik untuk pria. Aku harus memakannya. Bagaimanapun, aku sudah lebih dari setengah abad.


Lin Chen tetap diam di tempatnya saat Wanyu Wang terus melesat ke arahnya, hingga tiba-tiba ada aura emas yang menyelimuti tubuhnya dan meledak; cahaya emas yang menyilaukan mata menghalangi pandangan semua orang, bahkan lautan awan sampai berubah warna karenanya.


Ketika cahaya menghilang, terlihat ada asap putih yang menghalangi Lin Chen di dalamnya tanpa ada yang mengetahui ada apa saja di sana.


Wusshh...


Asap terbelah di bagian tengahnya; ada kepala naga berwarna emas yang mencuat keluar dari dalam asap. Hingga tak lama, terlihat seluruh bagian tubuhnya yang terbang keluar, menerjang ke arah Wanyu Wang.


Wanyu Wang membelalakkan matanya karena kejutan, kemudian menyeringai lebar tanpa menyembunyikan niatnya. "Bagus! Aku akan membunuh dan memakanmu, dengan begitu, aku akan menjadi Naga Kekacauan yang diakui!"


Wanyu Wang membuka mulutnya lebar-lebar; ada energi hitam yang mulai berkumpul di dalam sebesar gunung.


Lin Chen yang berubah menjadi Naga Emas, melepaskan energi yang sama di dalam mulutnya untuk bertemu dengan serangan Wanyu Wang.

__ADS_1


Bang! Duarr!


Dua energi yang berlawanan itu berbenturan, mengakibatkan dentuman keras dengan gelombang udara yang meledak, menghempaskan lautan awan untuk membentuk sebuah kawah di permukaannya. Kemudian, nyala api yang sangat besar menyebar membentuk cincin api dengan udara panas, merusak pulau-pulau di sekitar.


Lin Chen mengangkat cakarnya yang sangat besar, tiba-tiba ada cakar naga yang sudah berada tercipta di atas Wanyu Wang. Dengan lambaian cakarnya, cakar emas di langit mulai turun seperti meteor yang jatuh.


Wanyu Wang tidak bisa bergerak saat mendapati tekanan kuat yang menekannya; gravitasi juga kacau dan mengurungnya untuk tetap berada di tepat tanpa bisa bergerak.


"Tu- Tunggu! Ji- Jika kau membunuhku, Naga Kekacauan asli akan menghancurkan Wilayah Tiantang! Dia adalah Lord Realm tahap Lima! Disa bisa membunuh lima Lord Realm sekaligus!" Wanyu Wang sudah berada di ujung tanduk dan mulai mengatakan apa pun yang mampu membuatnya selamat.


Lin Chen tertegun yang mengakibatkan cakar naga berhenti. Tahap Lima? Begitu, pembagian Lord Realm di sini disesuaikan dengan berapa banyak kau mampu melawan Lord Realm secara bersamaan.


Bukankah itu, Lord Realm memiliki kekuatan yang tak terhingga?


Wanyu Wang melirik sekilas melihat cakar di atas kepalanya, kemudian tidak bisa menyembunyikan ekspresi menghinanya. "Hahahaha! Apakah kau takut? Menyerah atau— Ack! Apa ..."


Slash! Slash! Slash!


Cakar naga di atas Wanyu Wang kembali bergerak dan memotongnya menjadi beberapa bagian sampai menghancurkan Esensi Jiwa-nya, bahkan bagian isi perutnya sudah dibersihkan dan menghilang menjadi uap panas.


Wanyu Wang terbunuh tanpa mengetahui apa yang sebenarnya terjadi, awalnya ia sangat bahagia dan sombong karena cakar emas berhenti, tapi detik berikutnya ia sudah kehilangan kesadarannya.


Tiba-tiba angin kembali bertiup dengan aroma harum yang menggoda dan menyegarkan; banyak herbal-herbal yang terbang mengitari daging belut yang sudah bersih: Ginseng Emas, Daun Jujube, Jujube Madu, Jahe Kuning Abadi dan lain sebagainya.


Lin Chen membuka mulutnya, mengeluarkan api panas dan menyemburkannya ke potongan daging belut. Hanya karena api melewatinya, daging-daging itu sudah matang dan mengeluarkan aroma yang menggugah selera.


Tanpa berlama-lama, Lin Chen menghisap semua daging belut untuk masuk ke dalan mulut naga yang telah membesar sampai mampu menelan bintang secara utuh.


Lin Chen mengunyahnya sampai lembut, kemudian menelannya dan menganggukkan kepalanya berkali-kali. Ia membuka matanya perlahan dan berkata dengan puas, "Tidak buruk, dagingnya empuk dan manis. Sangat disayangkan aku hanya mendapatkan satu, aku harus membunuh Wanyu yang lain dan membuatkan Xue'er belut panggang."


"Belut dan Lord Realm, itu adalah hidangan yang mewah!"


Tubuh Lin Chen memancarkan cahaya emas dan mulai menyusut membentuk manusia.


Lin Chen menoleh ke kiri, melihat pulau yang sangat jauh dan terlindungi oleh kekuatan yang ia tinggalkan. Ia terbang ke sana untuk menyapa orang-orang di Desa Nan dan membangun Patung Naga Emas maupun Kaisar Giok.


...


***


*Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2