
Semua orang sudah dipindahkan ke dalam Feichuan yang dibeli Lin Chen sebelumnya, dan satu-satunya Feichuan yang tersisa di Bintang Sheng. Untuk mengembalikan teknologi modern seperti Feichuan tentunya akan menghabiskan waktu ratusan tahun, karena semua sumber daya yang serupa sudah habis diledakkan.
Lin Chen tidak ada emosi sama sekali saat melihat semua teknologi yang hancur dan kembali ke zaman kuno. Menurutnya, ini adalah yang terbaik, mengingat Hukum Langit di Bintang Sheng hanya sampai Dewa Giok. Jika ada kekuatan yang melebihi Dewa Giok, maka keseimbangan Bintang Sheng akan terganggu.
Kerusuhan dan kekacauan? Hal itu sudah biasa dan bukan hal aneh lagi, jadi tidak perlu terlalu dipikirkan.
Luo Yi yang mengetahui kalau Long Xia Yun melakukan tindakan seperti ini, merasa kecewa karena tidak menghancurkan seluruh kota, dan malah memperbaikinya kembali. Akibatnya, Luo Yi turun dari gedung dan menurunkan hujan petir.
Kekesalan Luo Yi benar-benar lebih banyak dari Long Xia Yun, karena mendengar sendiri banyak orang yang menginginkan Lin Chen menjadi budak dari Kota Abadi.
"Ibu benar-benar mengerikan." Lin Chen berdiri dengan kedua tangan berada di belakang pinggang, dan melihat petir yang terus menyambar Kota Abadi.
Lin Chen menoleh ke belakang melihat Long Xia Yun yang sedang memegangi Hati Embun Es. "Bibi, usaha Bibi mengembalikan kota sia-sia ..."
Long Xia Yun memeluk Hati Embun Es, kemudian menyimpannya. "Mungkin karena Bibi sudah lama tinggal di Bumi, emosi Bibi menjadi lebih lembut lagi. Bagaimanapun, sangat tidak mungkin melepaskan kekuatan di sana."
Long Xia Yun menoleh ke kiri menatap Xue Ying yang selalu menyantap camilan. "Untuk Yi'er, mungkin terlihat tidak peduli dan lembut, tapi sebenarnya dia bisa menjadi sangat mengerikan ..."
Xue Ying menghentikan gerakan tangannya dan tidak menyuap camilan ke dalam mulutnya. "Itu, karena Yi'er tidak ingin menjadi beban untuk Kakak. Yi'er tidak ingin melihat Kakak terluka lagi ..." Ia tertunduk dan matanya mulai berkaca-kaca, dengan air mata yang terbendung.
Lin Chen berjalan menghampiri Xue Ying, dan berlutut di depannya yang duduk di sofa. "Terimakasih ..." Ia mengusap air mata Xue Ying. Kemudian berdiri dan mengecup lembut keningnya.
Xue Ying mengusap air matanya menggunakan lengannya, kemudian mendongak menatap Lin Chen memperlihatkan senyum cerahnya.
Lin Chen berdiri dan berbalik melihat keluar melalui jendela kaca Feichuan, melihat Ibunya yang masih saja mengamuk. "Bibi, tolong pindahkan Ibu. Bukankah kita harus berangkat sekarang ..."
"Tapi—"
"Aku yang akan menenangkan Ibu." Lin Chen tahu kekhawatiran Long Xia Yun, dan takut karena menghentikan Luo Yi yang sedang marah.
Long Xia Yun menganggukkan kepalanya, kemudian berjalan ke tepi jendela kaca melihat Luo Yi. Ia mengangkat tangan kanannya mengarahkannya pada Luo Yi.
__ADS_1
Bang!
Tangan kanan Long Xia Yun terlempar ke belakang karena energi spiritual yang ia gunakan untuk memindahkan Luo Yi berbalik dan menyerangnya sendiri, bahkan sepanjang lengannya berubah biru lebam dengan darah mengalir deras.
Luo Yi yang melayang di langit itu berbalik menatap tajam Long Xia Yun. "Yun'er kecil."
Tubuh Long Xia Yun bergetar saat melihat tatapan mata Luo Yi yang mengerikan, dan kemudian ia terduduk paksa seperti otot-otot tubuhnya tidak mampu menahan badannya.
Lin Chen sedikit kaget dan tak percaya, kultivasi Ibunya hanya Yuzhao tahap Menengah, tapi mampu membalas serangan Long Xia Yun yang Tongzhi tahap Awal. Ia tidak tahu apakah ini disengaja atau tidak, tapi yang pasti Ibunya sangat mengerikan.
Long Xia Yun memegangi lengannya yang terluka dan menyembuhkannya. "I- Inilah mengapa ... Bibi tidak ingin melawan Kakak ..."
"Ibu, ayo masuk, kita akan berangkat tidak lama lagi." Lin Chen mencoba membujuk Ibunya seraya membantu Long Xia Yun menyembuhkan luka-lukanya, dengan mengalirkan energi emasnya yang murni. "Lalu, Chen'er ingin memeluk Ibu..." Ia memperlihatkan wajah manja dan membuka kedua tangannya.
Mata Luo Yi yang bercahaya seperti api itu mulai memudar, wajah datarnya juga mulai memperlihatkan senyum hangat. Ia menganggukkan kepalanya, dan berpindah tepat di depan Lin Chen, kemudian langsung memeluknya erat.
Lin Chen mengusap punggung Ibunya dan menepuk-nepuk pelan kepalanya.
Lin Zhian yang melihat itu akhirnya bisa bernapas lega, sangat sulit menenangkan istrinya jika benar-benar dalam mode marah, tapi hanya ada dua orang yang bisa menenangkan Luo Yi, Lin Chen dan Xue Ying.
Long Xia Yun menggeleng pelan dan menjawabnya, "Tidak apa-apa, Yun'er juga minta maaf karena tidak menyelesaikan masalah sampai tuntas."
Luo Yi mengusap lembut kepala Long Xia Yun, lalu menghampiri Xue Ying yang terlihat tidak peduli sama sekali. "Yi'er, ayo peluk Ibumu."
Xue Ying mendongak untuk beberapa saat, kemudian kembali fokus pada camilannya. "Ibu bau asap dan debu, lebih baik Ibu mandi dulu."
Bagaikan petir yang menyambar, Luo Yi tersentak dan terdiam tidak tahu harus mengatakan apa. Kemudian ia melompat ke arah Xue Ying dan menggesekkan wajahnya, terkadang juga mencubit-cubit pipi Xue Ying sampai memerah. "Beraninya Yi'er berkata seperti itu pada Ibu."
Xue Ying tertawa kecil meski pipinya dicubit cukup keras oleh Ibunya sendiri.
Di dalam ruangan ini tidak ada Yan Xue, karena sedang bersama Yan Zhong, Ji Yue Ling dan Yan Lin untuk pergi menjelajahi seluruh tempat di Feichuan. Begitu pun dengan yang lain, mereka benar-benar terlihat sangat takjub karena alat transportasi yang dinaiki meningkat menjadi Feichuan.
__ADS_1
Pengendalian Feichuan juga tidak terlalu merepotkan seperti Profound Ark, meski terlalu menghabiskan energi. Hanya dengan menekan tombol yang bisa dibawa ke mana-mana, Feichuan bisa dikendalikan. Array Pertahanan dan Penyamaran juga telah terpasang, yang mampu menahan serangan Tongzhi tahap Awal.
Feichuan mulai bergerak setelah Long Xia Yun menekan tombol pada bagian kendali, karena memang saat ini mereka berada di ruang kendali.
Feichuan bergerak dengan kecepatan normal seperti Profound Ark, dan melalui beberapa kota saat mencoba pergi menembus penghalang Bintang Sheng. Kota-kota yang sebelumnya sangat megah berubah menjadi reruntuhan, dan itu terjadi hanya karena ucapan seorang pria paruh baya.
"Harusnya mereka merasa beruntung hanya kotanya saja yang dihancurkan dan bukan mereka yang dibunuh," ucap Luo Yi yang acuh tak acuh.
Lin Chen hanya diam tak menanggapi ucapan Ibunya yang cukup kejam, tapi ia juga akan melakukan hal yang sama, atau lebih tepatnya sudah melakukannya saat di Baozang Tower. Pada saat itu ia benar-benar marah, namun ia masih memikirkan keselamatan orang yang tidak bersalah.
Lagi pula, Lin Chen sudah membunuh banyak manusia tak berkekuatan di Bumi tanpa sepengetahuan yang lain. Lalu dari cerita Long Xia Yun, saat masih menjabat sebagai Kaisar dari Istana Naga, menghancurkan bidang bintang merupakan tindakan yang sering ia lakukan.
Menghancurkan bidang bintang meski di sana ada manusia yang tak bersalah, tapi karena ingin menghilangkan masalah agar tidak terjadi lagi di kemudian hari, maka satu-satunya cara adalah menghilangkan semuanya sampai ke akar-akarnya.
Jika meninggalkan satu saja manusia yang selamat, mungkin akan membahayakan dan mengancamnya, meski dirasa tidak mungkin.
Long Xia Yun menganggukkan kepala, kemudian bertanya, "Apakah Yun'er harus meledakkan Bintang Sheng?"
Luo Yi mengalihkan pandangannya pada Long Xia Yun. "Tidak perlu, itu hanya akan mengekspos tempat kita berada. Bintang Dongjie dan Sheng tidak terlalu jauh, jika kita meledakkan Bintang Sheng, mereka yang berjaga di sana akan datang ..."
"Ketika Bintang Sheng hancur dan mereka datang, kita tidak akan bisa memenangkan pertarungan. Kecuali, kita yang menyerangnya pertama."
"Baiklah." Long Xia Yun menganggukkan kepalanya, kemudian terus mengendalikan Feichuan untuk mencapai pembatas Bintang Sheng.
Puluhan menit kemudian, Feichuan sudah berada di bawah pembatas Bintang Shen berwarna kuning dan terbuka. Terbukanya pembatas itu karena gerakan tangan Long Xia Yun yang mengubah formasinya.
Feichuan terbang perlahan meninggalkan Bintang Sheng melewati pembatas dan bukannya Gerbang Dimensi.
Tiga puluh menit kemudian, Feichuan sudah benar-benar melewati pembatas bintang yang terbuka lebar, dan menutup kembali setelah Feichuan melewatinya.
...
__ADS_1
***
*Bersambung...