Strongest God System 3

Strongest God System 3
Chapter 146 : Menunjukkan Kekuatan Xue Ying


__ADS_3

Profound Ark melayang turun mendekati samudra luas yang permukaan airnya bergolak seperti air mendidih di dalam kuali dengan angin kencang yang bertiup, ada juga suara gemuruh yang berasal dari dalam samudra.


Boom!


Air dalam volume besar melonjak naik ratusan mil ke langit dengan tekanan kuat yang menyebar ke segala arah, tapi tidak berdampak pada Profound Ark yang sudah mampu menahan tekanan dari Heavenly Realm.


Saat air itu jatuh, menciptakan gelombang pasang yang sangat tinggi, mampu meratakan kota besar dalam sekali jalan.


Ketika gelombang pasang itu mulai tenang setelah beberapa menit menunggu, terlihat ada monster seperti ikan paus yang mengambang, matanya berwarna merah dan ada empat, dengan gigi tajam tajam sebesar batang pohon.


Untuk kekuatan monster itu sendiri cukup tinggi, Ranah Ziranzhi tahap Awal. Kemudian dari segi ukuran, Profound Ark bagaikan sampan kecil jika disandingkan dengan monster yang hanya sebagian tubuhnya saja yang terlihat.


Melihat dari seberapa kuatnya monster, Lin Chen menyadari seberapa lemahnya Semesta Yongheng.


Semua monster selain dari Semesta Yongheng, rata-rata kekuatannya setara dengan Spirit Realm dan terkadang sudah menyentuh Earth Realm. Berbeda dengan Semesta Yongheng, yang hanya dibawah Earth Realm atau Yuzhao kebawah, batin Lin Chen.


Lin Da Zixuan berlutut dengan kedua tangannya yang juga menyentuh lantai, seraya menundukkan kepala melihat monster yang mengambang di permukaan air. "Ayah, apakah Zixuan sudah mampu melawan monster itu?"


"Belum ..." Lin Chen menggelengkan kepalanya pelan seraya duduk di samping Lin Da Zixuan. "Monster itu di Ranah Ziranzhi, tapi abaikan dulu monsternya, bahkan badai angin di sini mampu melukai Ranah Huangdi dan membunuh Yuzhao."


"Begitu ..." Lin Da Zixuan sedikit menganggukkan kepala, lalu menoleh ke kanan hendak kembali bertanya, "Apakah—"


"Apakah monster ini bisa dimakan?" Lin Qiao Jianying datang dari belakang menindih tubuh Lin Da Zixuan di bawahnya.


Lin Da Zixuan yang tersungkur dalam posisi telungkup, meronta-ronta dengan menendang-nendang punggung Lin Qiao Jianying dengan kedua tumit kakinya. "Kakak, menjauhlah."


Boom!


Monster ikan yang mengambang di lautan kembali melepaskan semburan air yang kuat, dengan aura yang menyebar luas membuat air lebih bergolak dan angin yang bertiup lebih kencang lagi, bahkan angin ini tidak diragukan lagi mampu melukai membunuh Huangdi.


"Yi'er, sebelum melawan Monster Kuno, alangkah baiknya kau melawan Ziranzhi. Bukankah lawan terkuat yang kau hadapi selama ini hanya sebatas Huangdi saja?"


Lin Da Zixuan yang dalam posisi telungkup, langsung berdiri dan menjatuhkan Kakaknya yang duduk di atas punggungnya. Ia sangat penasaran dengan kekuatan Bibi Ying yang tidak pernah mau menunjukkan kekuatan, meski hanya sedikit saja.


"Manusia! Beraninya kau merendahkan ku!"


Suara berat menggema di langit dengan gemuruh yang berasal dari segala arah, mencoba menekan Profound Ark meski tidak berdampak sama sekali.


"Oh!" Lin Da Zixuan mengalihkan perhatiannya dari Xue Ying, kembali ke monster yang semakin membesar. "Dia bisa bicara!"

__ADS_1


Lin Qiao Jianying melihat monster yang sudah melayang meninggalkan samudra. "Jika dia sedikit lucu, Jian'er ingin memeliharanya. Tapi, karena dia pemarah dan tidak menarik, lebih baik kita bakar."


Monster yang bisa disebut dengan Haizhiwang terlihat sangat marah atas provokasi dari Lin Qiao Jianying yang meminta untuk dibakar. Ia membuka mulutnya selebar mungkin, ada fluktuasi energi spiritual yang berkumpul di dalam mulutnya berwarna biru.


Energi itu menarik angin dan air untuk masuk ke dalam mulut Haizhiwang, yang kemudian terus memadat di sana.


Lin Qiao Jianying dan Lin Da Zixuan tidak takut dengan Haizhiwang, karena mereka yakin serangan itu tidak mampu menembus pembatas Profound Ark. Apalagi, mereka merasa monster ini tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan Monster Kuno yang sudah sering dibunuh Ayahnya.


Xue Ying yang sudah diminta untuk membunuh Haizhiwang, masih duduk bersantai bersama Yan Xue dan Lin Mein An, karena ia merasa belum waktunya untuk bertindak.


"Kalian! Manusia rendahan merendahkan Dewa ini!"


Haizhiwang menembakkan energi yang berkumpul di dalam mulutnya, beserta air yang berputar-putar seperti tornado, dengan angin bergerak tak beraturan bagaikan pedang. Serangan itu melesat mengarah pada Profound Ark yang hanya berjarak beberapa mil darinya.


Bang!


Tidak ada guntur atau hujan, tiba-tiba ada dentuman keras yang memekakkan telinga dengan kabut putih yang menghalangi pandangan. Kabut ini adalah uap panas yang dihasilkan dari serangan Haizhiwang yang terbakar dalam sekejap mata tanpa ada jeda.


Angin bertiup kencang, tapi tidak sampai membahayakan sekitarnya seperti angin badai di atas samudra. Angin itu menghilangkan uap panas, memperlihatkan Xue Ying yang sudah terbang di luar Profound Ark tanpa terluka.


Xue Ying menoleh ke belakang melihat keponakannya. "Kalian, apakah kalian ingin memakan monster ini? Jika tidak, biarkan Bibi memberikannya pada Naga Hijau milik Bibi."


"Hahahaha!" Haizhiwang tertawa terbahak-bahak menertawakan kepolosan dan kebodohan Lin Qiao Jianying. Ia juga memberi tatapan tajam pada Xue Ying yang secara kebetulan berhasil menahan serangannya.


Xue Ying berbalik menatap tajam Haizhiwang seraya mengayunkan tangannya.


Wush! Blarr! Boom!


Tiba-tiba ada petir yang jatuh menyambar Haizhiwang, yang kemudian meledak sangat keras dengan api yang menyala besar, membelah samudra dan menciptakan gelombang pasang yang tinggi.


Asap lain kembali muncul dengan warna yang berbeda, asap itu menghalangi Haizhiwang yang berada di tengah-tengah.


"Hahahaha!" tawa keras bisa terdengar dari dalam asap hitam.


Tidak membutuhkan waktu lama untuk asap itu menghilang, memperlihatkan Haizhiwang yang terlihat baik-baik saja dan tidak terluka.


"Kau tidak akan mampu mengalahkan Dewa!" Haizhiwang bagaikan di atas angin, ia sangat percaya diri tidak ada yang bisa mengalahkannya.


Haizhiwang sudah membunuh banyak manusia yang datang kemari dan monster-monster kuat lain untuk mengambil alih wilayah, dan sekarang memiliki banyak bawahan yang siap mati untuknya.

__ADS_1


Xue Ying menjentikkan jarinya, menimbulkan fluktuasi energi spiritual di langit biru. Dari kumpulan energi itu menciptakan pusaran cahaya hijau muda.


"Groahh!"


Ada auman naga yang sangat kuat dan menggema di langit, suaranya menggetarkan samudra dan memecahkan langit-langit, membuka celah ruang di sana.


Dari dalam pusaran, ada kepala Naga Hijau yang ukurannya lebih besar dari Haizhiwang. Naga Hijau itu keluar sepenuhnya dari pusaran cahaya dan terbang memutar di langit untuk beberapa saat.


Kemudian, Naga Hijau itu melesat bagaikan kilatan cahaya menghampiri Haizhiwang.


Haizhiwang tidak bisa bergerak sama sekali, hanya diam mematung seperti ada kekuatan yang mengerikan yang menekannya.


Xue Ying menatap tajam Haizhiwang. "Mengaku Dewa di depan adiknya Dewa. Bodoh!"


Boom!


Samudra terbelah dengan gelombang pasang ratusan mil ke langit, gelombang itu menyebar ke segala arah membentuk cincin yang terus membesar. Bahkan, karena Naga Hijau yang jatuh, terlihat daratan kering di dasar samudra.


Xue Ying mengangkat jarinya, menerbangkan Naga Hijau kembali ke langit dan mengitari Profound Ark. Di dalam mulut Naga Hijau, terlihat ada Haizhiwang yang hanya tersisa setengahnya, dan itu pun sudah terbunuh.


Lin Qiao Jianying terpana melihat Naga Hijau, ia sangat ingin bisa memanggil dengan ukuran yang sama. Untuk sekarang, ia baru bisa memanggil sepanjang 100 meter, dan itu pun masih belum ada tanduknya.


Air laut kembali bergerak deras bagaikan pusaran air yang mengisi lubang di tengah-tengah lautan. Mayat-mayat monster juga mulai mengapung satu per satu, mereka terbunuh karena dampak gelombang suara maupun air akibat benturan Naga Hijau.


Lin Da Zixuan yang masih melihat lautan, mengarahkan tangannya mengarah pada mayat-mayat monster yang tidak terlalu jauh dari Profound Ark. Cincin Ruang yang ia kenakan di jari telunjuk mulai bercahaya, yang cahayanya itu bergerak menyelimuti mayat monster dan menyimpannya.


"Tidak boleh menyia-nyiakan monster, ini bisa ditukar dengan uang, buku maupun game pada Ayah." Lin Da Zixuan bergumam pelan.


Xue Ying kembali memasuki pembatas Profound Ark, bersamaan dengan menghilangnya Naga Hijau.


Profound Ark kembali bergerak setelah selesai membunuh monster dan Xue Ying sudah masuk. Profound Ark pergi mengarah ke arah selatan yang di sana ada daratan terluas dan monster terkuat.


Alasan mengapa mereka mendatangi daratan penuh monster, harusnya sudah bisa ditebak.


...


***


*Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2