Strongest God System 3

Strongest God System 3
Chapter 046 : Kultivator


__ADS_3

Istana Naga, Bintang Zhuyao, Galaxy Zhongyang


Pertemuan kembali dilangsungkan semenjak terakhir kali berkumpul pada dua tahun lalu, hal ini karena banyak sekali kematian dari orang-orang yang mereka kirim untuk membunuh Long Xia Yun. Entah sudah berapa Divine God, Yuzhao dan Huangdi yang harus dikorbankan dan tidak membuahkan hasil sama sekali.


Ketegangan terlihat jelas di wajah semua pemimpin dari 10 Ras Utama yang datang ke Istana Naga. Sebelumnya mereka sangat percaya diri untuk dapat membunuh, tapi ternyata merekalah yang mengalami kerugian.


"Apa yang harus kita lakukan selanjutnya? Bahkan ratusan Huangdi juga tidak bisa membawa Long Li Chen. Apakah kekuatannya telah kembali ke puncak di mana dia berkuasa?" Ratu dari Ras Rubah Ekor 9 sangat khawatir dan takut, karena ras mereka adalah yang pertama kali menyerang Long Xia Yun.


Long Ka Xiang juga tidak habis pikir dan tidak ingin mempercayai Plat Jiwa yang terus pecah satu per satu menjadi debu, yang artinya pemilik Plat Jiwa itu terbunuh dalam sekejap tanpa meninggalkan jejak.


"Bahkan jika dia benar-benar berbakat, dia hanyalah pecahan jiwa, tidak mungkin bisa kembali ke puncaknya dalam waktu sepuluh tahun." Long Ka Xiang mengepalkan tangannya erat.


Pemuda yang berdiri di kiri belakang Long Ka Xiang juga merasa sangat kesal saat mengetahui banyak sekali orang-orang dari Ras Naga terbunuh. "Sial!" Ia mengumpat kesal.


Long Min Xang adalah nama pemuda yang merupakan anak pertama dari Long Ka Xiang. "Ayah, biarkan aku yang membunuh sepupu kurang ajar itu!"


Long Min Xang lahir saat Lin Chen terbunuh, karena itu ia tidak tahu seberapa kuatnya orang yang ingin ia bunuh saat ini. Tapi ia sangat kesal saat Ayahnya selalu menganggap tinggi kekuatan Lin Chen, dan ia benar-benar ingin membunuhnya, kemudian memperlihatkan siapa yang terkuat.


Semua orang yang hadir tersentak ketika mendengarnya, dan menganggap Long Min Xang sangat bodoh karena berani mengatakan hal itu. Terlebih mengatakan di depan Pemimpin 10 Ras Utama yang pernah merasakan kekuatan Lin Chen, meski saat itu hanya pertandingan biasa.


Long Ka Xiang menggelengkan kepalanya. "Tidak, kau masih ditingkat Yuzhao tahap Akhir, masih terlalu dini untuk berhadapan dengannya."


"Tapi—"


"Cukup!" Long Ka Xiang mengangkat tangan kirinya, menghentikan anaknya untuk tidak bertindak lebih jauh.


Long Min Xang tertunduk sangat kesal, dengan mencengkeram erat jari-jarinya yang terkepal. "Long Li Chen, aku akan membunuhmu!" Ia menggertakkan giginya, kemudian pergi dari sana, meninggalkan pertemuan.


Long Ka Xiang hanya bisa diam dan menghela napas berat, membiarkan anaknya pergi dan melanjutkan jalannya pertemuan. Ia sangat menyayangkan sikap anaknya, tapi tidak bisa berbuat apa-apa.


***


Galaxy Mazhelun


Lin Chen masih duduk bersila dengan mata terpejam dan tidak tahu sudah berapa hari terlewati, karena di sini sangat gelap tanpa adanya cahaya, suara maupun udara yang bisa memberi tahu waktu. Ia benar-benar sangat fokus, bahkan suara Xue Ying melalui System juga diabaikan.

__ADS_1


Tidak seperti di kehidupan pertama, Lin Chen tidak berusaha membagi diri menjadi dua jiwa. Ia sekarang berusaha menerima siapa sebenarnya ia, yang merupakan Dewa dan Iblis.


Lin Chen berpikiran, hanya dengan menerima kedua jati dirinya, barulah ia akan menjadi Kultivator Sejati.


Energi yang menyelimuti tubuhnya semakin membesar seperti api yang membara, dengan tekanan yang lebih mengerikan. Hanya dari napas Lin Chen, sudah mampu menciptakan badai luar angkasa yang mengerikan.


Lubang hitam terlihat di sekitarnya, mengeluarkan serangan mematikan dan yang lain memiliki daya hisap yang sangat kuat. Tapi meski begitu, tidak berdampak sama sekali pada tubuh fisik Lin Chen.


Ketika waktu terus berjalan, fenomena di angkasa luar menjadi lebih mengerikan lagi. Bukan hanya lubang hitam, tapi ada ratusan cahaya berbeda warna yang saling beradu satu sama lain, dan menciptakan ledakan besar seperti Supernova.


Ini seperti dunia akan runtuh, banyak ledakan dan banyak retakan ruang di mana-mana.


Lin Chen yang berada di pusat dari semua kejadian masih tenang duduk bersila, dan menerima siapa dirinya. Ini baru mencoba menerima dua jiwa, belum lagi tubuh, kekurangan, dan lain sebagainya.


Jauh di dalam tubuhnya, mulai ada perubahan pada Inti Jiwa Lin Chen yang mengalami pergantian warna. Yang sebelumnya berwarna emas terang tanpa corak, mulai berganti menjadi merah dan putih, mengalahkan warna emas.


Tapi, Lin Chen tetap mencoba mempertahankan warna emas untuk tidak menghilang. Ia tidak ingin melupakan identitas dirinya yang lain, yang merupakan Penguasa Alam Semesta dari Ras Naga.


Bang!


Namun, perubahan itu bukan hanya itu saja. Telinganya menjadi runcing seperti Iblis, dan ada dua tanduk emas diselimuti energi merah yang kuat di dahinya. Serta ada cincin lain di kiri dan kanan, yang warnanya putih bersih tanpa kotoran sama sekali.


Lin Chen menundukkan kepalanya melihat telapak tangannya. "Jadi ini rasanya menjadi Kultivator Sejati. Meski masih sama-sama Huangdi, aku merasa bisa melakukan apa pun yang aku mau." Ia mengepalkan tangannya.


Lin Chen mendongak dan melirik ke sana kemari, mencari salah satu bintang terdekat darinya. Namun, bintang terdekat berjarak sangat jauh, mungkin seperti bepergian dari Bintang Sheng ke Dongjie selama enam kali.


Tapi meski terlihat sangat jauh, Lin Chen masih bisa merasakan keberadaan bintang itu. Ia mengarahkan telapak tangannya ke sana, dengan energi yang ia lepaskan sedikit, kemudian mengepalkan tangannya.


Dari kepalan tangan Lin Chen, terlihat ledakan yang sangat kecil, mungkin sebesar ibu jari dari tempat di mana ia melihat bintang. Ledakan itu berasal dari bidang bintang yang ia hancurkan, untuk mencari tahu seberapa besar kekuatannya sekarang.


Melihat itu, bukannya senang, Lin Chen menghela napas berat mengungkapkan perasaan kecewa pada dirinya sendiri. Ia masih merasa sangat lemah, karena ada penundaan waktu di saat ia mengepalkan tangan dan ledakannya.


"Aku masih harus berlatih lebih keras lagi. Dengan kekuatan seperti ini, aku masih jauh dari cukup untuk membunuh Dewa paling lemah."


Lin Chen mengangkat tangan kanannya sejajar dengan dada, memperlihatkan telapak tangan yang terbuka. Pada bagian telapak tangannya terdapat cincin putih kecil, namun memiliki energi yang sangat besar.

__ADS_1


"Meledak!" Lin Chen mengepalkan tangannya.


Wush! Bang!


Aura yang sangat kuat menyebar dari dalam tubuh Lin Chen, dan membelah ruang di sekitarnya menjadi dua bagian, kemudian menutup kembali dengan cepat.


Walaupun hanya seperkian detik saja, Lin Chen bisa melihatnya dengan jelas. Di dalam celah ruang tadi, ia melihat banyak galaksi yang berkumpul, yang merupakan Semesta.


"Sepertinya masih tidak bisa untuk meninggalkan Semesta Yongheng. Aku hanya mampu mempertahankannya dalam seperkian detik saja. Setidaknya membutuhkan tiga detik untukku bisa pergi," gumam Lin Chen pelan.


Lin Chen menurunkan tangan kanannya dan menengadahkan kepala melihat ke atas. "Sekarang, sudah berapa lama terlewat?"


"Tiga bulan, kau sudah berhasil menerima siapa dirimu dan jiwamu. Tapi, aku benar-benar tidak menyangka kau akan menjadi Dewa-Iblis."


"Selanjutnya, kau hanya perlu melalukan Penyempurnaan, kemudian mendapatkan Pencerahan dan menerima Pendewaan."


Lin Chen mengetahui jika jalannya masih sangat panjang untuk mencapai ke sana, dan ia tahu dirinya sangat lemah di hadapan wanita sialan itu, tapi tidak serta merta membuatnya menyerah.


"Hah..." Lin Chen menghembuskan napas panjang dengan embun dingin yang terlihat keluar dari dalam mulutnya.


Hembusan napas Lin Chen ini meretakkan ruang di bawahnya, yang tidak lama kemudian runtuh seperti lantai bangunan yang rusak. Ia bisa melihat gunung-gunung tinggi berwarna merah dengan aliran darah, asap hitam keluar dari celah-celah permukaan tanah yang retak.


Langit di sana juga berwarna merah darah, tidak peduli apakah siang atau malam, warna langit di sana selalu sama tanpa ada perubahan sama sekali.


"Alam Bawah." Lin Chen menatap datar pada geografis si sana. "Kalian adalah yang pertama yang akan merasakan kekuatanku ..."


Tanpa ragu dan menunggu lebih lama, Lin Chen menerjang ke bawah memasuki Alam Bawah melalui ruang yang ia buka. Sebelum memusnahkan Istana Naga, ia akan menghilangkan bala bantuannya terlebih dahulu.


Tentunya, Alam Bawah!


...


***


*Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2