Strongest God System 3

Strongest God System 3
Chapter 083 : Memindahkan Daratan


__ADS_3

Bahan yang dibutuhkan untuk membangkitkan manusia kali ini tidak sama seperti saat membuatkan tubuh baru bagi Long Min Zhong dan Wang Ji Yue, agar tubuh mereka tetap sesuai dengan manusia biasa yang harus berlatih keras untuk mencapai tujuan.


Hal ini dilakukan agar tidak ada rasa iri, tapi setidaknya ia tetap menambahkan Buah Dao.


Lin Chen duduk di tengah-tengah hamparan rumput yang sangat luas, berada di arah timur dari Pohon Dewa, yang memang belum ada bangunan di sana.


Bahan-bahan melayang puluhan inchi dari permukaan rumput, dan mulai terbakar, menyisakan cairan berbeda warna yang merupakan inti sari dari semua bahan.


Lin Chen mengangkat tangan kanannya sejajar dengan pelipis, membuat semua inti sari berbeda warna mulai bergabung di satu tempat, membentuk tubuh manusia secara perlahan. Jumlah tubuh yang diciptakan kali ini sebanyak 5689 unit, yang saat ia mengepalkan tangannya, mereka mulai membentuk tubuh seperti mannequin.


Kemudian ia menyentuhkan kedua telapak tangannya, yang setelahnya merentangkannya kembali, membuat semua jiwa yang sudah ia bawa muncul di belakang Lin Chen.


"Masuk!" Lin Chen mendorong kedua tangannya ke depan, membiarkan semua jiwa memasuki tubuh kosong.


Perlahan, semua mannequin mulai memancarkan sinar dengan warna yang berbeda, serta tubuh fisik yang mengalami perubahan secara signifikan. Hingga belasan detik berlalu, tubuh mereka sudah benar-benar terbentuk dengan baik.


Orang-orang yang dikenal Lin Chen, sengaja ia masukkan ke dalam tubuh di barisan terdepan, sehingga ia bisa menyapa mereka langsung.


Masih dengan duduk bersila, Lin Chen melayang perlahan sampai setinggi dua meter dari permukaan tanah. Ia memandangi semua orang di depannya. "Apa kabar, kalian semua?"


Teman-teman kelas, orang-orang yang berasal dari panti asuhan dan lain sebagainya, yang mengenal Lin Chen itu tidak langsung menjawab pertanyaan, melainkan mengecek keadaan tubuh masing-masing.


"Bukankah aku sudah mati? Mengapa aku masih hidup, dan tubuhku tidak merasakan sakit sama sekali? Aku merasa sangat segar ..."


"Aku juga, bukankah aku mati di rumah sakit karena tertabrak mobil? Mengapa aku masih hidup, bahkan bisa bergerak bebas seperti ini ..."


Lin Chen terdiam dengan mulut terbuka, yang hendak berucap namun tidak ingin mengganggu waktu kesenangan mereka. Tapi, jika dibiarkan saja, ia bisa menjadi kesal. "Aku membawa kalian dari kematian, dan sekarang kita tidak berada di Bumi."


"Kita bertemu lagi, anak muda. Sepertinya aku harus berterimakasih padamu karena membangkitkan sebagian orang dari kerajaan ku." Wanita muda berambut hitam, mengenakan pakaian hijau dengan selendang biru di pinggang, dan ada Mahkota Ratu di kepalanya.


Wanita itu adalah Ratu dari Kerajaan Ghoib.


Lin Chen tersenyum ringan dan sedikit menganggukkan kepala. Kemudian ia mengulurkan tangannya yang terbuka, seketika itu juga ada hologram yang menggambarkan situasi Bumi saat ini. "Ini adalah Bumi yang sekarang, Desember, tahun dua ribu dua ratus empat puluh tiga."


Keterkejutan terlihat jelas di wajah sebagian orang yang tinggal di masa nyaman dan tenang, sebagiannya lagi merasa biasa-biasa saja saat melihat Bumi yang sekarang. Ada juga yang menangis bahagia saat merasakan udara segar, bahkan ada yang memakan daun di sekitar.


"Aku bukan hanya membangkitkan kalian, tali keturunan-keturunan kalian. Walaupun, aku tidak membangkitkan semua, aku hanya membangkitkan yang pantas untuk dibangkitkan. Kemudian, kalian mungkin bisa bertemu cucu atau cicit kalian ..."

__ADS_1


Lin Chen menurunkan kedua kakinya dan berdiri, tapi ia masih bisa melihat semua orang sampai belakang, karena tingginya yang memang 225 cm, tidak seperti manusia di depannya yang tertinggi hanya sampai 185 cm.


"Tapi, harus diingat kembali, aku tidak membangkitkan semua keturunan kalian. Alasannya? Semasa mereka hidup, mereka merampok, membunuh, dan memperkosa. Tentunya aku tidak ingin membangkitkannya."


Akhirnya, mereka mengetahui mengapa mereka tidak menemukan kerabat mereka yang lain, dan mereka juga tidak menutup mata, karena mereka juga tahu bagaimana tindakan kerabat saat masa hidupnya.


Lin Chen mengangkat tangannya kembali untuk meminta semua orang diam, kemudian ia mulai menjelaskan tentang Bintang Qiang, mereka bisa berkultivasi untuk menjadi Kultivator Sejati. Tapi harus dimulai melalui ujian yang sama, atau jika tidak ingin menerima ujian, maka bisa memulainya dari Murid Pelayan.


Setelah menjelaskan semuanya, Lin Chen memanggil Liu Ja Yi, Xin Lian Yu, Yun Ning dan Mo Yun Yue untuk memberikan semua orang tempat tinggal. Hanya tempat tinggal, tidak dengan fasilitas lainnya, karena mereka belum bergabung dengan Sekte Chenlong.


Seperti yang sudah ditekankan, Sekte Chenlong akan memfasilitasi semua anggotanya dengan baik. Memberikan Batu Roh dan Pil dalam jumlah tertentu tergantung pada tingkatan mereka. Kemudian membebaskan mereka berdagang di Kota Chen yang luasnya tiga kali Bumi, tanpa membebankan biaya pajak.


Karena mereka yang dari Bumi ini baru saja datang, dan ingin fasilitas mereka terjamin, termasuk pemasukan perbulan yang stabil, mereka mulai mengambil ujian memasuki Sekte Chenlong yang diawasi oleh Liu Ja Yi.


Liu Ja Yi yang sebelumnya merupakan Ketua dari Murid Inti, kini sudah menjadi Wakil Penatua.


Ketika semuanya sudah pergi, Lin Chen menoleh ke kanan menatap Long Xia Yun. "Bibi, aku sudah membangkitkan lima ribu orang dari Suku Maya Kuno, aku membangkitkannya di arah timur laut."


"Eh!?" Long Xia Yun menoleh ke kiri dengan mulut terbuka lebar. "Mengapa kau tidak bilang." Ia melayang perlahan meninggalkan Lin Chen, yang kemudian melesat ke arah timur laut.


Lin Chen menengadahkan kepalanya melihat langit seraya tangan menumpu pinggang. Seraya menghela napas panjang, ia berucap, "Banyak yang datang ke Bintang Qiang, dan membangun kota-kota baru. Tapi ini semua masih sangat sedikit, sepertinya aku benar-benar harus membawa semua orang."


Lin Chen menoleh ke kiri menatap Xue Ying. "Mungkin semua makhluk hidup di Benua Jhiangxie, Benua Bumi, Benua Surga dan Alam Dewa." Ia memang sudah berkonsultasi tentang ini, dan Long Xia Yun mengatakan bahwa itu adalah ide bagus.


Membawa semuanya tanpa memilah-milah, agar Bintang Qiang memiliki keseimbangan. Tidak semuanya manusia dalam satu naungan yang sama, Sekte Chenlong.


"Tapi aku tidak membawa sebatas makhluk hidup, melainkan daratan di sana akan aku pindahkan."


Dengan memindahkan daratan, ini mengurangi pekerjaan tidak perlu seperti membangun kota lagi.


Yan Xue menggenggam erat tangan kanan Lin Chen, menatap wajah suaminya dengan tatapan mata dalam, tidak ingin berpisah lagi meski hanya sebentar. "Apakah Gege akan pergi lagi?"


Lin Chen menggeleng pelan dan menjawabnya, "Tidak, aku akan memindahkan mereka langsung dari sini." Ia menoleh ke kanan menatap Yan Xue, kemudian mengecup keningnya lembut. "Tapi, setelah itu aku akan mengurung diri, mungkin dua tahun. Aku harap Xue'er bisa mengerti."


Yan Xue menundukkan kepalanya, terdengar suara tangis yang sangat pelan. Belasan detik kemudian, ia mendongak kembali menatap Lin Chen. "Baik, Xue'er akan menunggu Gege." Ia tersenyum cerah dengan mata terpejam, terlihat ada air mata di sudut matanya.


Lin Chen memegangi wajah Yan Xue, menatap matanya dalam penuh kasih sayang, kemudian mengecup bibirnya yang merah merona itu.

__ADS_1


Xue Ying menatap aneh keduanya, mulutnya terbuka memperlihatkan gigi. "Gila. Berciuman di siang hari dan di tempat terbuka." Ia berbalik dan pergi.


Lin Chen mengabaikan Xue Ying yang pergi dan tetap mencium bibir Yan Xue selama beberapa detik, sebelum akhirnya melepaskannya kembali.


"Sebentar, aku akan memindahkan daratan." Lin Chen menggenggam kedua bahu Yan Xue, lalu ia menengadahkan kepala dan terbang ke langit.


Lin Chen yang sudah terbang di langit itu melepaskan auranya, memperlihatkan sosok putih tanpa kepala karena ia tidak mengeluarkan seluruh kekuatan. Hanya melakukan tugas sederhana, tidak perlu mengeluarkan kekuatan.


Sosok putih itu merentangkan kedua tangannya selebar mungkin, membelah lautan awan di pertengahan batang Pohon Dewa. Energi kuat berkumpul di depan dada sosok putih itu, yang secara perlahan mulai terlihat fenomena seperti fatamorgana, hingga tak lama kemudian mulai bermunculan daratan-daratan luas yang merupakan bintang, namun sudah dipecah belah menjadi beberapa bagian.


Lin Chen menggerakkan kedua tangannya perlahan, membuat 8 Daratan itu bergerak ke arah yang berbeda.


Benua Jhiangxie, Benua Bumi, Benua Surga yang merupakan Alam Immortal.


Daratan Tianhu, Tianlu, Tianli, Tianzu dan Tianhang yang merupakan Alam Dewa.


Lin Chen mengangkat tangan kanannya, kemudian menurunkannya lagi secara perlahan, membuat daratan itu mulai turun dan menjauh ke delapan arah yang berbeda.


Daratan Tianhu di Utara, Daratan Tianlu di Timur, Daratan Tianli di Selatan, Daratan Tianzu di Barat, Daratan Tianzu di Timur Laut, Benua Jhiangxie di Tenggara, Benua Bumi di Barat Daya, dan Benua Surga di Barat Laut.


Semua daratan itu berjarak 750.000 mil dari Kota Chen.


Sosok putih ini bisa dilihat dari segala tempat, termasuk mereka yang baru bergabung dengan Bintang Qiang.


"Aku membawa kalian semua dari Alam Immortal dan Alam Dewa. Selamat datang di Galaxy Zhongyang, pusatnya Alam Semesta, Bintang Qiang. Tentunya kalian semua tahu siapa diriku, Patriak Sekte Chenlong, Lin Chen."


Suara Lin Chen menggema di seluruh penjuru Bintang Qiang, membuat siapa saja yang mengenalnya merasa sangat bahagia.


Setelah memberikan salam selamat datang, sosok putih itu menghilang bersamaan dengan Lin Chen yang melayang turun menghampiri Yan Xue.


"Xue'er ...," ucap Lin Chen mengangkat kedua tangannya menyentuh wajah Yan Xue. "Sebelum aku mengurung diri, ayo lakukan."


Yan Xue menganggukkan kepalanya. "Baik!" Senyum cerah terukir di wajahnya.


...


***

__ADS_1


*Bersambung...


__ADS_2