Strongest God System 3

Strongest God System 3
Chapter 185 : Xue Ying Membunuh Monster Kuno


__ADS_3

Kedatangan mereka langsung berada di depan Dimensi Monster Kuno yang pernah Lin Chen tunjukkan pada Xue Ying; keadaan di Semesta Lantian terasa sangat berbeda karena Heavenly Realm dari Kekaisaran Qing sudah tidak ada lagi, dan sepertinya dikalahkan oleh Leluhur Yuhan.


Dewi Kuxing menoleh; mengamati sekitarnya dan mencoba merasakan keadaan Semesta Lantian. "Apakah ini Semesta yang dipimpin Langit Sialan itu?"


Lin Chen menganggukkan kepala. "Iya, banyak sekali pemujanya di sini. Jika asal berbicara tentangnya, orang-orang gila itu akan menyerang tanpa perlu mengetahui alasannya." Ia pernah mendapatkan serangan saat membicarakan tentang Dewa Langit, tapi saat itu ia langsung membunuhnya karena berniat melukai anak-anak.


"Enaknya~" Dewi Kuxing terlihat iri karena ada yang membela; tidak seperti dirinya yang selalu dikutuk bahkan saat sudah berhasil menjadi seorang Dewi, tidak ada seorang pun yang menghormati dirinya di Semesta Kuxing.


Lin Chen menoleh kiri; menggenggam kepala Dewi Kuxing. "Bersikap baik pada orang-orang di Kota Chen, mungkin kau akan mendapatkan perlakuan yang baik dan orang-orang akan berdiri di sampingmu,"ucapnya—ia tahu keinginan terpendam Dewi Kuxing yang sangat ingin mendapatkan perhatian dan kasih sayang dari orang-orang sekitar.


Walaupun Lin Chen adalah seorang Master dari Dewi Kuxing, tapi ia menganggap Dewi Kuxing sebagai adiknya sendiri; tidak ada perlakuan yang berbeda seperti ia memperlakukan Xue Ying.


"Baik, Master." Dewi Kuxing tersenyum cerah, tidak lagi menyembunyikan emosinya, dan sekarang terlihat lebih bebas maupun bahagia.


Lin Chen mengalihkan perhatiannya pada angkasa luar atau ruang kosong di depan mereka saat ini. Ia mengulurkan tangannya; celah ruang mulai terbuka dan terus melebar sampai mencapai 30 Kiloparsec atau 5,752.10¹⁷ Mil atau 575,2 Kuintiliun Mil.


Dalam celah ruang sebesar Galaxy Yinhexi terlihat banyak sekali Monster Kuno yang masing-masing lebih besar dari Matahari, atau bahkan satu per sepuluh dari Galaxy Yinhexi itu sendiri dan kekuatan tertinggi adalah Heavenly Realm tahap Menengah.


Yang terbesar adalah naga hitam dengan sayap besar; mulutnya yang terbuka mengeluarkan energi ungu membunuh yang sangat kuat. Naga ini bukan dalam bentuk Naga Mitologi Tiongkok, melainkan Mitologi Eropa yang memiliki tubuh besar.


Tapi Naga Monster Kuno ini berbeda, bagian bawah tubuhnya terlihat menyatu dengan tanah yang terlihat seperti gunung berapi dan mengeluarkan lahar panas.


"Yi'er?" Lin Chen memastikan kembali apakah Xue Ying sudah bersiap-siap untuk menghadapi Monster Kuno.


Xue Ying melepaskan kekuatannya; ada semacam energi hijau seperti api yang menyelimuti tubuhnya dan Naga Hijau yang melilit pergelangan tangan kanannya. Ia sudah selesai bersiap-siap untuk melawan Monster Kuno.


Lin Chen menghilangkan dinding yang melindungi celah ruang; raungan keras langsung terdengar dan menggetarkan Galaxy Tianlang yang tidak jauh dari mereka; badai angin mulai mengamuk dengan energi ungu maupun merah yang keluar dari celah ruang.


Lin Chen membawa semuanya memasuki Dimensi Monster Kuno, dan langsung menutupnya kembali agar tidak menggangu kestabilan Semesta Lantian.


"Manusia—"


Bang!


Lin Chen menampar wajah Kaisar Naga Kuno yang ukurannya ⅒ dari Galaxy Yinhexi agar diam karena terlalu berbisik.


"Tch!" Dewi Kuxing terlihat kesal terhadap Monster Kuno; terlalu berisik dan setiap kali bertemu manusia, akan selalu mengatakan hal yang sama.


Tiba-tiba ratusan pusaran cahaya mulai bermunculan mengelilingi Kaisar Naga Kuno; Rantai Dewa keluar dari sana, melesat ke arah Kaisar Naga Kuno dan menguncinya agar tidak mengeluarkan serangan, termasuk menutup mulutnya agar tidak menembakkan napas energi.


Naga Kuno dalam jumlah besar mulai membuka mulutnya bersamaan; energi berwarna ungu maupun merah berkumpul di dalam mulutnya, memiliki daya hancur yang luar biasa.

__ADS_1


"Yi'er, aku hanya membantumu sampai di sini. Sisanya kau yang mengurusnya, aku akan membantu di saat-saat tertentu."


"Baik, Kakak!" Xue Ying berdiri di depan Lin Chen untuk menghalau semua serangan dari Naga Kuno.


Xue Ying sudah menjadi Kultivator Sejati dan sekarang tengah mencoba untuk memahami Esensi dari Dao, meski masih belum menentukan ingin mengambil Dao apa. Tapi, ia berharap bisa mendapatkan Dao Dewa seperti Kakaknya, atau Dao Naga.


Xue Ying mengangkat tangan kanannya setinggi mungkin dan mengarahkan tangan kirinya ke bawah, lalu memutarnya searah jarum jam jika dilihat dari belakang.


"Master?" Dewi Kuxing menoleh ke kiri melihat Lin Chen dari samping seraya menunjuk ke arah Xue Ying.


"Iya ..." Lin Chen menganggukkan kepalanya; paham apa yang ingin ditanyakan Dewi Kuxing. "Aku mengajarinya teknik itu, mampu digunakan untuk bertahan maupun menyerang."


Dewi Kuxing mengamati gerakan Xue Ying yang mulai menciptakan Diagram Yin Yang. Ia sangat ingin mempelajari gerakan sederhana seperti itu, dan tidak pernah berhasil saat mencobanya meski terlihat sederhana.


Whooooosh! Whooooosh! Whooooosh!


Naga Kuno melepaskan tembakan energi dari dalam mulutnya ke arah Xue Ying yang berdiri di barisan depan.


Diagram Yin Yang sudah berhasil diciptakan; sinar putih terpancar darinya saat semua serangan semakin mendekat dan ada aura kuat yang mulai keluar, mengikis kekuatan dari setiap serangan dari Naga Kuno.


Semua serangan terlihat seperti terserap oleh pusaran air yang mendekati Diagram Yin Yang. Ketika Xue Ying menjatuhkan tangan kirinya yang ada di posisi atas, menyentuh telapak tangan kanannya, semua serangan itu terlihat memadat seperti sebuah bola.


Xue Ying mengubah posisi tangannya, dari horizontal ke vertikal; ada kekuatan yang luar biasa hanya dari gerakan sederhana seperti ini, semua serangan dari Naga Kuno seperti mengeluarkan aliran energi membentuk benang tipis.


Serangan yang sudah memadat, terpecah dengan jumlah yang sama seperti Naga Kuno dan mengejar Naga Kuno yang mencoba melarikan diri. Ketika pecahan serangan yang sudah berubah warna menjadi putih mengenai Naga Kuno, pecahan cahaya itu langsung meledak cukup keras dan membunuh Earth Realm tahap Menengah ke bawah.


Tidak ada ekspresi yang terlihat di wajah Xue Ying; seperti merasa bosan karena Naga Kuno tidak terlalu kuat untuk memancingnya agar menerobos Heavenly Realm. Tapi melihat dari jumlah Naga Kuno yang tersisa, ia masih harus berusaha lebih keras lagi untuk bisa membunuh mereka semua dalam sekali jalan.


Xue Ying kembali bergerak; tidak berada di tempat yang sama, ia mengejar Naga Kuno yang mencoba menjaga jarak untuk mempersiapkan serangan lainnya; tidak mungkin ia membiarkan lawan memberikan serangan di saat ia bisa menghalaunya.


Xue Ying mengayunkan tangannya mengarah pada salah satu Naga Kuno.


"Gruoahhhh!" Naga Hijau yang melingkar di pergelangan tangan Xue Ying melesat dan mengeluarkan raungan yang cukup keras, merusak jiwa dari Naga Kuno.


Naga Hijau milik Xue Ying lebih besar dan kuat dari Naga Kuno di sini. Naga Hijau membuka mulutnya lebar-lebar dan ada energi yang berkumpul di dalamnya, Naga Hijau itu melepaskan tembakan energi mengarah ke langit.


Formasi array hijau dengan pola-pola emas muncul di langit, menelan energi hijau seperti pilar cahaya yang melonjak naik ribuan mil ke langit, menembus udara bagaikan pedang tajam.


Formasi array itu menghilang, namun muncul kembali di tempat lain yang bertepatan pada bagian atas Naga Kuno; aura yang dikeluarkan sangat kuat, menekan semua Naga Kuno dan menghentikan pergerakannya.


Xue Ying yang tangannya terangkat, menurunkan tangannya perlahan yang manambahkan tekanan pada formasi array. "Jatuh."

__ADS_1


Dari dalam formasi array, terlihat ada pilar cahaya yang jatuh dengan kecepatan penuh, menelan Naga Kuno di dalamnya hingga terlihat hancur seperti berada di dalam cairan korosif.


Xue Ying menundukkan kepala melihat tangannya sendiri, dan dahinya terlihat mengerut. "Semuanya hanya Spirit Realm tahap Akhir sampai Earth Realm tahap Awal. Tidak ada yang lebih kuat untuk membantuku ..."


Xue Ying menoleh ke kiri melihat Kaisar Naga Kuno yang gemetaran karena amarah dan kebencian terhadap dirinya yang telah membunuh banyak Naga Kuno. Ada ide yang terbesit di dalam pikirannya; ingin melawan Kaisar Naga Kuno untuk membantunya menerobos.


Tapi, Xue Ying tahu kekuatannya tidak cukup untuk melawan Kaisar Naga Kuno. Jika ia memaksakan diri, bukannya berhasil mengalahkan Kaisar Naga Kuno, tapi ia yang akan kalah bahkan terbunuh tanpa perlawanan.


Lin Chen sedikit tersenyum melihat Xue Ying yang penasaran dengan kekuatan Kaisar Naga Kuno. Ia melepaskan rantai yang mengikat mulutnya untuk menunjukkan sedikit kekuatan dari Monster Kuno Ranah Heavenly Realm tahap Menengah.


Bang!


Kaisar Naga Kuno bisa melepaskan auranya lagi yang sebelumnya tertahan oleh Rantai Dewa; lahar panas mulai melonjak dari dalam tanah dan menimbulkan ledakan beruntun dengan suhu panas yang mulai meningkat pesat.


"Manusia sialan! Beraninya kau membunuh keturunan dari Kaisar Naga ini!" Kaisar Naga Kuno terlihat sangat marah pada Xue Ying; ingin sekali membunuhnya dengan cara yang paling kejam!


Xue Ying mengabaikan kemarahan Kaisar Naga Kuno dan melihat Lin Chen; tidak ada perubahan ekspresi pada wajah Kakaknya, yang artinya Monster Kuno ini dianggap berbicara omong kosong dan tidak perlu dihiraukan.


Dewi Kuxing mengalirkan energinya pada tangannya, menciptakan api hitam yang diselimuti oleh api putih. Walaupun ia sudah kehilangan kekuatan dari Dao Kehancuran, Dao Kematian dan Dao Ruang, ia masih bisa menggunakan kekuatan dari Element Api.


Tanpa membuang waktu, Dewi Kuxing melemparkan gumpalan api di tangan mengarah pada Kaisar Naga Kuno.


Kaisar Naga Kuno tidak bisa bergerak karena tubuhnya terikat oleh Rantai Dewa, dan saat melihat serangan dari Dewi Kuxing, ia tidak bisa diam selain mencibir. "Api? Meskipun aku tidak bisa melepaskan serangan, tapi api semacam itu tidak bisa melukai— Gruoahhhh!"


Kaisar Naga Kuno meraung keras saat merasakan sakit yang tak terkira; api yang berada di tubuhnya mulai padam saat terkena api dari Dewi Kuxing, seperti semua Element Api yang ia kuasai mulai menurun secara signifikan.


Walaupun efek yang dihasilkan terlihat luar biasa, Dewi Kuxing merasa tidak puas dengan hasilnya. "Tidak ada efek korosif? Ini tidak menyenangkan ..."


"Apakah kau ingin memilikinya? Aku bisa memberimu semua racun mematikan dan menanamkan kutukan lagi," ucap Lin Chen kesal—ia menghabiskan banyak usaha untuk menciptakan tubuh baru bagi Dewi Kuxing, tapi tidak berharap muridnya akan tidak puas dengan hasilnya.


Dewi Kuxing terlihat panik dan gugup; tidak mungkin ia ingin menerima hal semacam itu lagi di saat sudah mendapatkan hidup nyaman dan bahagia seperti ini. Ia tidak bisa berkultivasi dengan cara seperti dulu, yang membuatnya tidak bisa menenggak minuman.


Lin Chen tertawa kecil seraya mengacak-acak rambut Dewi Kuxing. "Aku hanya bercanda, aku akan memberikanmu teknik lain memiliki efek yang sama."


Lin Chen mengalihkan pandangannya pada Xue Ying. "Yi'er, jauh di dalam sana ada monster dengan Ranah Heavenly Realm tahap Awal. Harusnya bisa membantumu untuk menembus Heavenly Realm."


Xue Ying mengalihkan pandangannya pada arah yang ditunjuk; tidak bisa melihat dengan jelas karena di sana hanyalah kegelapan tak berujung, tapi ia merasakan adanya kekuatan luar biasa yang mampu membunuhnya dalam sekejap.


Monster Kuno di sini bukan hanya Naga Kuno, tapi banyak Monster Kuno lain yang memiliki nama sama seperti monster dari Mitologi Tiongkok, meski dari segi kekuatan maupun bentuk cukup berbeda. Yang terpenting, bagian terdalam ada Monster Kuno God Realm tahap Awal, cocok untuk menghilangkan kebosanan Lin Chen sebelum melawan Dewa Kehampaan.


...

__ADS_1


***


*Bersambung...


__ADS_2