Strongest God System 3

Strongest God System 3
Chapter 259 : Pergerakan Makhluk dari Dimensi Kekacauan


__ADS_3

Dunia Sunyi


Walaupun dinamakan dengan Dunia Sunyi, tapi sebenarnya tidak sesuai seperti namanya. Dinamakan demikian karena dari awal penciptaannya, tidak ada pergerakan sekalipun, sehingga orang-orang yang berasal dari Dimensi Kekacauan, memberinya nama seperti itu.


Dunia Sunyi seperti bintang pada umumnya, ada gunung, ada langit, hewan-hewan dan benda-benda langit.


Di sana, ada seorang pria tua yang sedang duduk bersila di atas burung bangau. Burung bangau itu terus terbang di dari awal penciptaan Dunia Sunyi dan sampai saat ini belum pernah sekalipun mendarat, karena membawa orang yang sangat penting di atasnya.



Rambutnya putih, dengan alis dan janggut panjang. Walaupun dia adalah pria tua, tapi penampilannya masih cerah dan penuh semangat. Mengenakan hanfu pria berwarna abu-abu dengan garis merah, dan samar-samar ada pola aneh yang tidak bisa dijelaskan.


Dia membawa tongkat kayu di tangan kanannya, yang sepertinya itu adalah Artefak Dewa dengan Qi Kekacauan di dalamnya.


"Serangan yang mengandung Qi Kekacauan, itu jatuh di Dunia Dewa-Iblis." Dia menyisir janggut putihnya dengan tangan kirinya.


"Jika aku ingat dengan benar, Kaisar Dewa-Iblis memiliki masalah dengan Junior Nuwa dan Yuanshi Kecil."


Ya! Dia adalah Hongjun, Kakak Senior dari Permaisuri Nuwa dan Guru dari Yuanshi Tianzun.


Hongjun menciptakan Dunia Sunyi setelah mengajarkan beberapa hal pada Yuanshi Tianzun selama ribuan tahun. Dia menciptakan Dunia Sunyi bukan hanya untuk bersembunyi, tapi untuk menghemat Qi Kekacauan di dalam tubuhnya yang terus berkurang jika tinggal di Dimensi Kekacauan. Tapi, harapan terpendamnya adalah untuk menerobos Lord Realm tahap 700.


"Kaisar Dewa-Iblis ..." Hongjun menghela napas berat. "Dia adalah keberadaan terakhir di Dimensi Kekacauan, tapi kekuatannya sudah melebihi kami. Keponakan Pan Gu, bagaimana kau bisa jatuh ke dalam jebakannya."


Hongjun menggelengkan kepalanya, mengasihi kebodohan Pan Gu karena terhasut oleh Kaisar Dewa-Iblis saat dalam keadaan lemah dan malah terbunuh.


"Aku juga merasakan Kaisar Dewa-Iblis mengirimkan pasukan. Sepertinya itu untuk mengejar Junior Nuwa yang terluka setelah menghancurkan Klan Sura. Haruskah aku membantunya? Jika Kaisar Dewa-Iblis dibiarkan terlalu lama, kami akan terkena dampaknya."


Burung bangkai yang ukurannya seperti merpati mendarat di pundak Hongjun, itu berkicau seperti memberikan laporan.


"Benarkah? Bahkan ada pergerakan dari Dunia Pendiri? Apakah Guru merasakan bahaya dan Kaisar Dewa-Iblis harus dibunuh secepatnya?"


Hongjun menyisir janggut putihnya untuk beberapa saat, sebelum menganggukkan kepalanya dan mengangkat tongkat yang dibawa.


Fluktuasi spasial muncul di atasnya, itu membuka lingkaran hitam yang memperlihatkan kehampaan dengan


sambaran petir ungu.


"Jika begitu, maka aku akan ikut. Apalagi sudah lama tidak bertemu Guru dan Hun Kun, ngomong-ngomong, bagaimana kabar Ya Doujin?"


...***...


Dunia Abadi


Dunia Abadi adalah dunia yang sangat megah, itu seperti Alam Tiantang, tapi lebih baik. Tidak ada pulau-pulau yang terbang di atas lautan awan, semua bangunan berwarna emas, dan semuanya dibangun langsung di permukaan awan.


Penghuni di sana memiliki Cincin Dewi belakang punggung dengan bentuk berbeda: ada yang lingkaran sempura, ada yang lingkaran tapi bagian atasnya terputus, ada yang lingkaran dengan dua segitiga berlawanan di dalamnya.

__ADS_1



Seorang pria paruh baya tengah berdiri di atas awan dengan memandang cakrawala yang luas. Dia mengenakan pakaian putih dengan corak yang hampir memenuhinya di bagian dalam, dan jubah putih dengan garis emas. Kemudian ada lagi tambahan seperti mantel, tapi hanya menutupi bahu dan tubuh bagian belakang.


Itu berwarna emas, dan tubuh atasnya dikelilingi oleh naga emas yang terbuat dari energinya.


Dia juga menggunakan Mahkota Kaisar yang memancarkan aura khusus.


"Qi Kekacauan setelah miliaran tahun yang tak terhitung jumlahnya. Ini bisa membantuku untuk menerobos tahap yang lebih tinggi dari Lord Realm."


"Oh?" Dia mengangkat sebelah alisnya saat mendapatkan laporan dari naga emas yang datang entah dari mana dan hinggap di samping telinganya. "Ternyata begitu, sudah lama aku tidak keluar dari pengasingan, bahkan sampai tidak berita di duniaku sendiri ..."


"Junior Nuwa yang manis terluka parah dan dikejar oleh pasukan dari Klan Dewa-Iblis. Kaisar Dewa-Iblis, kami membiarkanmu untuk hidup karena kau berasal dari Dimensi Kekacauan yang sama seperti kami. Jika kami membunuhmu, kekacauan yang disebutkan oleh Guru bisa terjadi lebih cepat. Tapi ..."


Dia adalah Huh Kun Patriak. Dia menghela napas berat, ada kemarahan dan kekecewaan yang terlihat di wajahnya.


Hun Kun Patriak menciptakan Dunia Abadi untuk menampung semua murid-murid yang telah diajarnya, termasuk keturunan dari murid-muridnya. Semuanya bebas untuk tinggal di sini, dan di sini banyak monster yang diciptakannya untuk membuat murid-muridnya menggunakan kekuatannya.


Jika memiliki kekuatan kuat tanpa ada lawan, itu hanya akan menjadi kehancuran. Bisa saja sesama murid akan bertarung sampai membunuh karena tidak ada lawan yang bisa digunakan untuk mengeluarkan kekuatan mereka.


"Kau membunuh Keponakan Pan Gu. Walaupun dia tidak berguru pada salah satu dari kami, tapi Pan Gu berteman baik dengan Yuanshi Kecil. Aku sudah menganggapnya sebagai keponakanku sendiri."


Aura Hun Kun Patriak meningkat saat amarahnya mulai naik. Raungan naga terdengar dari dalam tubuhnya, dengan dengungan lonceng yang menggetarkan langit.


...***...


Dunia Abu-abu


Dunia Abu-abu benar-benar kosong, hanya ada satu penghuni di sana dan itu adalah Lu Ya Doujin yang merupakan penciptanya. Dia menciptakan dunia ini semata-mata hanya karena ingin bersantai tanpa memikirkan keadaan sekitar atau permasalahan di Dimensi Kekacauan.



Seorang pria paruh baya berambut hitam, abu-abu dan putih. Dia mengenakan hanfu berwarna biru keabu-abuan, dia memakai ikan pinggang yang terbuat dari kain hitam dan ditutup oleh Artefak Dewa dengan ukiran. Hanfu yang dikenakan pun terdapat pola-pola yang warnanya hampir sama.


Dia juga memiliki selendang putih yang melayang di belakangnya, dan bagian ujungnya tersembunyi di bawah lengan atasnya.


Lu Ya Doujin berdiri dari posisi awalnya yang duduk bersila, menatap tajam lurus ke depan. "Qi Kekacauan? Menyerang Dunia Dewa-Iblis?! Sepertinya, Senior Hun Kun sudah bertindak. Apakah aku harus keluar?"


Wusshh...


Siulan angin keluar dari botol labu yang dibawanya, itu memiliki berbagai macam kegunaan dan salah satunya adalah untuk berkomunikasi. Komunikasi yang dilakukan tidak terbatas pada Dunia Abu-abu, itu bisa melewati semua pembatas.


"Senior Hongjun mengatakan Guru akan bertindak. Jika begitu, tentunya aku harus bergerak!"


Lu Ya Doujin mengibaskan tangan kanannya, membuka lingkaran hitam di depannya. Dia memasukinya tanpa ragu-ragu, dan lingkaran itu langsung menutup kembali setelah dia masuk.


...***...

__ADS_1


Dunia Pendiri


Dunia Pendiri termasuk dunia yang lengkap, hanya saja kehidupan di sini tidak ada manusia, hanya binatang-binatang yang sangat mudah untuk berteman dengan manusia.


Di tebing tinggi yang menjulang ke langit dan di depannya adalah lautan awan. Berdiri seorang pria tua di bagian ujung tebing.



Dia mengenakan pakaian mewah dan penuh teka-teki daripada pakaian yang digunakan oleh Hongjun, Hun Kun Patriak dan Lu Ya Doujin.


Dia adalah Chuangshi Yuanling!


Di belakang punggungnya terlihat ada lingkaran putih dengan pola-pola aneh di dalamnya, dan lingkaran itu terbakar oleh api panas.


Matanya merah mengungkapkan kemarahan, dan tidak bisa lagi menahan diri atas semua perbuatan Kaisar Dewa-Iblis. Dia tidak peduli apakah Kesengsaraan Besar akan benar-benar menimpa Dimensi Kekacauan seperti yang diketahuinya dari mimpi. Bahkan jika Kesengsaraan Besar benar-benar datang, dia akan tetap membunuh Kaisar Dewa-Iblis.


Jika tidak membunuh Kaisar Dewa-Iblis, Kesengsaraan Besar akan datang dari Kaisar Dewa-Iblis berniat untuk membunuh semua makhluk yang terlahir dari Dimensi Kekacauan. Jadi, apa salahnya jika Kesengsaraan Besar benar-benar datang setelah membunuh Kaisar Dewa-Iblis? Pada akhirnya, semuanya sama!


"Dewa-Iblis sialan! Bukan hanya kau sudah membunuh Pan Gu, kau juga melukai muridku tersayang. Sekarang, kau berniat membunuh kami semua untuk mendapatkan Dao Surgawi?"


Chuangshi Yuanling mengeluarkan kuas besar dan membawanya di tangan kiri. Itu menyala pada bagian ujungnya, dan pada saat itu juga datang garis-garis emas seperti kain yang bergerak seperti ular, dengan bagian kepala seperti Phoenix.


"Akan aku perlihatkan padamu! Apa itu Lord Realm tahap Delapan Ratus Lima Puluh!"


Chuangshi Yuanling membuka pembatas Dunia Pendiri.


Ketika Chuangshi Yuanling keluar dari Dunia Pendiri dan tiga di Dimensi Kekacauan, Dimensi Kekacauan itu bergetar hebat—mengeluarkan sambaran petir ungu yang lebih ganas dari biasanya.


Tekanan yang datang pun lebih besar, dan ini bukan lagi terlihat seperti petir yang ingin membunuh, tapi petir yang ingin memusnahkan segalanya sampai tak bersisa.


Ini menjelaskan bahwa Dimensi Kekacauan sangat menolak kehadiran Chuangshi Yuanling yang terlalu kuat, dan menekan Chuangshi Yuanling untuk tidak melakukan tindakan.


Chuangshi Yuanling menengadahkan kepalanya melihat sambaran petir dengan diameter miliaran mil di atasnya. Dia mengibaskan kuasnya di tangan kiri.


Dengan kibasan sederhana, tercipta tulisan kuno dengan pola yang saling berhubungan. Kemudian, pola itu memancarkan sinar dengan cahaya emas, dan mengeluarkan serangan yang lebih kuat meski berbentuk seperti laser kecil.


Whooooosh! Bang!


Laser dengan tebal seperti lengan orang dewasa itu melesat naik, menembus pusat sambaran petir dan langsung menghancurkannya menjadi sengatan listrik kecil tak bertenaga.


Chuangshi Yuanling tidak peduli dengan hukuman yang didapatnya dari Dimensi Kekacauan. Dia tetap ingin menghancurkan Klan Dewa-Iblis, tapi alasan utamanya adalah untuk menemukan Qi Kekacauan yang tidak asing baginya. Itu adalah Qi Kekacauan pertama, bukan seperti Qi Kekacauan sekarang yang tidak murni lagi.


Tapi untuk menemukan Qi Kekacauan seperti itu, dia tahu jawabannya, dia harus menunggu Permaisuri Nuwa keluar dari Tiga Alam.


"Semoga aku bisa mendapatkan jawaban yang memuaskan." Chuangshi Yuanling menghela napas; ada kerinduan yang tidak bisa dijelaskan di matanya saat menyangkut tentang Qi Kekacauan yang dirasakannya.


...

__ADS_1


***


*Bersambung...


__ADS_2