Strongest God System 3

Strongest God System 3
Chapter 056 : Datang ke Istana Kematian


__ADS_3

Kecepatannya lebih cepat dari sebelumnya dan terbang sederhana saja mampu membelah ruang di tempat yang hampa tanpa ada cahaya. Sepertinya setelah memahami Esensi Dao Iblis, secara tidak sengaja Lin Chen menghancurkan sepertiga dari Alam Bawah.


Dengan kecepatannya sekarang, yang sebelumnya berkunjung ke Galaxy Zhongyang mungkin akan membutuhkan belasan sampai puluhan tahun, sekarang bisa dilakukan hanya dengan waktu beberapa jam atau hari.


Memang sudah berhasil memahami Esensi dari Dao Iblis, tapi ia berencana untuk mempertahankan Alam Bawah. Untuk alasannya, sepertinya ia sudah mengatakannya berkali-kali.


Hanya membutuhkan hitungan menit saja untuknya sampai di pusat Alam Bawah. Ia melihat sebuah istana besar berwarna hitam dengan patung-patung iblis di bagian atapnya. Istana itu dikelilingi oleh kota-kota besar yang kekuatan tertinggi di sana adalah Tongzhi tahap Akhir.


"Sepertinya, aku harus melawan delapan Tongzhi." Lin Chen mengusap dagunya pelan. "Tapi, bagaimana aku bisa mengetahuinya? Sedangkan aku saja belum menembus Tongzhi."


Lin Chen mengangkat tangan kanannya perlahan hendak melepaskan serangan terkuat, namun ia menurunkannya kembali ketika memiliki ide menarik. "Diyu Maozang, keluar kau!"


Tidak ada jawaban untuk beberapa saat, sebelum akhirnya ada aura kuat yang terlepas dari beberapa kota dan Istana Kematian itu sendiri. Tekanan itu membuat getaran dan tanah yang mulai tenggelam. Namun tidak menekan Lin Chen sama sekali.


"Siapa?!"


Jutaan Divine God, ratusan ribu Yuzhao, ribuan Huangdi dan delapan Tongzhi mulai terlihat melesat dari kota masing-masing, mengepung Lin Chen yang berada di tengah-tengah di atas Istana Kematian.


Ini adalah pengepungan terkuat yang pernah ia lawan dalam kehidupan ini, tapi ia sangat percaya diri untuk memenangkan pertarungan dan menghancurkan Istana Kematian, menghilangkan mereka selamanya.


"Mungkin kau tidak mengetahuinya karena tidak bertarung bersama. Tapi ..." Lin Chen melepaskan Topeng Iblis yang ia kenakan, dan menyeringai dingin. "Beberapa dari mereka pasti mengetahuinya."


Seketika itu juga, tiga Tongzhi terpana saat melihat siapa sebenarnya yang berada di balik Topeng Iblis. Itu adalah Long Li Chen, orang yang sudah membunuh banyak sekali pasukan yang mereka bawa, dan orang-orang terdekat mereka saat kejadian pengepungan Tiga Alam.


"Long Li Chen!" Salah seorang pria paruh baya terlihat sangat kesal.


Pemuda berambut hitam panjang dengan mata merah menyala, mengenakan pakaian merah dan mantel hitam pekat, yang bagian pundaknya ada tengkorak manusia. Pemuda yang tak lain dan tak bukan adalah Diyu Maozang tertegun, kemudian berteriak, "Bagaimana kau masih hidup?!"


Lin Chen menyeringai lebar memperlihatkan senyuman mengerikannya dan ada aura kuat yang keluar darinya. "Entahlah, tapi aku datang kemari untuk membunuh kalian semua."


Semua orang, bukan, semua Iblis dan Monster yang mengelilingi Lin Chen tertegun. Kemudian tertawa terbahak-bahak dan menatap rendah Lin Chen.

__ADS_1


"Aku cukup terkesan dengan pencapaianmu yang sudah menembus Huangdi. Tapi, Huangdi tetaplah Huangdi." Diyu Maozang bergerak perlahan ke depan seraya terus memandangi Lin Chen. "Bahkan saat kau menjadi yang terkuat, kau tidak bisa selamat. Apalagi sekarang."


Diyu Maozang menyeringai dan mengedipkan matanya perlahan, memberikan tanda pada yang lainnya.


Lin Chen hanya diam saja meski merasakan ratusan Huangdi yang bergerak bersamaan ke arahnya. Membunuh mereka semua bisa dilakukan dengan mudah, tapi pembalasannya tidak akan menyenangkan dan terasa hambar.


Ketika ratusan Huangdi sudah mulai mendekat, cambuk hitam dengan api merah pada bagian ujungnya muncul dan melesat menembus dada mereka semua. Yang kemudian setelah tertembus, tubuh mereka mulai layu dan mengering meninggalkan tulang dibalut dengan kulit.


Kejadian yang sangat ini sangat mengejutkan semua yang ada di sini, tidak berharap jika Long Li Chen akan mendapatkan kekuatannya kembali, meski kekuatannya sangat berbeda dengan kehidupan sebelumnya.


"Darah kalian terasa busuk." Lin Chen mengibaskan ekornya, membuat cambuk itu bergerak dan melemparkan ratusan Huangdi.


Ayunan cambuk itu juga menimbulkan dampak yang menghancurkan lainnya, energi merah melesat jatuh mengenai semua makhluk yang mengepungnya dan jatuh mengenai kota.


Kota-kota yang terkena energi merah juga lenyap tanpa sisa, bahkan jika hanya terkena anginnya saja. Bebatuan di dalam tanah melesat naik ke langit yang tinggi, kemudian meledak menjadi debu halus yang tertiup angin, serta mengubah daratan luas menjadi lubang dalam sejauh mata memandang.


Jika ini adalah Lin Chen sebelumnya, mungkin ia akan mengambil sumber daya yang ada sebelum menghancurkan kota. Tapi, setelah menjadi Kultivator Sejati dan memahami Esensi Dao Iblis. Ia tahu sumber daya biasa tidak bisa memberikan manfaat sama sekali.


Sekarang, hanya tersisa Huangdi dan Tonzgi saja yang bertahan hidup. Untuk yang lainnya sudah benar-benar menghilang tanpa jejak, termasuk mereka yang bersembunyi di dalam kota.


Diyu Maozang terperangah dengan mulut terbuka lebar, benar-benar tidak menduga dengan kekuatan yang ditampilkan. Bahkan kekuatan Hei Lin Zhian yang pernah ia lawan puluhan juta tahun lalu, tidak sekuat ini. "Dari mana kau mendapatkan kekuatan ini?"


"Bukankah bodoh memberi tahu sumber kekuatan pada orang lain?" Lin Chen mengenakan kembali Topeng Iblis.


"Karena kalian semua adalah Iblis, maka aku akan mengalahkan kalian semua dengan cara yang sama." Lin Chen mengangkat tangan kanannya, menciptakan awan merah yang seharusnya tidak akan pernah muncul di Alam Bawah.


Pada bagian bawah awan merah ada kilatan petir dengan warna yang sama, kemudian aroma amis dan busuk mulai menyebar di udara sekitar. Hingga petir menyambar dan menjatuhkan hujan darah yang sangat lebat seperti badai.


Hujan darah ini bukan hanya sekedar hujan yang bau, tapi juga melepaskan suhu yang sangat panas dan mampu melelehkan tanah bebatuan yang cukup keras. Bahkan, beberapa Tongzhi sudah mulai merasakan efeknya, kulit-kulit mereka yang terkena darah mulai melepuh.


Diyu Maozang benar-benar tidak menduga akan ada kekuatan yang mampu membuat kulitnya melepuh. Ia mengangkat tangan kanannya ke udara, menciptakan pelindung berwarna merah yang merupakan darah. Darah itu membentuk kubah besar yang menghalau.

__ADS_1


Diyu Maozang mendengkus dingin mengungkapkan penghinaan. "Apakah kau mengira aku tidak bisa menahan ini?—" Ia menghentikan ucapannya dan mendongak, melihat kubah darah yang juga berlubang.


Lubang pada kubah darah itu diakibatkan oleh hujan darah yang deras dan sangat panas. Rekan-rekannya Huangdi lainnya juga sudah benar-benar hancur meleleh seperti mentega dan bergabung dengan hujan darah, yang kemudian memenuhi tanah berubah menciptakan danau luas.


Lin Chen merasa kekuatannya yang sekarang sudah tidak pantas berada di Semesta Yongheng karena sudah tidak ada lawan lagi. Tapi ketika memikirkan tentang monster yang menghancurkan Suku Maya Kuno, ia merasa masih banyak yang harus ia lakukan di Alam Semesta.


Lin Chen melesat kencang mengarah pada Tongzhi yang lain, namun mengabaikan Diyu Maozang karena ia ingin mengurungnya di dalam penjara bawah tanah yang ada di Ruang Dimensi, kemudian menyiksanya sebanyak mungkin.


Diyu Maozang membuat kubah darah berkali-kali untuk melindungi tubuhnya dari hujan darah, kemudian melesat tajam mengarah pada Lin Chen. "Dengan adanya aku di sini, jangan harap bisa melukai bawahan—"


"Berisik!" Lin Chen mengayunkan cambuknya dan mengenai kepala Diyu Maozang.


Diyu Maozang melesat sangat cepat membentuk kilatan cahaya hitam, dan kecepatannya ini bergesekan dengan tanah, menciptakan jurang yang cukup dalam, dalam garis lurus sejauh mata memandang.


Tubuh Diyu Maozang mengalami beberapa patah tulang dan terluka parah, namun tidak benar-benar sampai membuatnya kehilangan nyawa.


Lin Chen merentangkan kedua tangannya, membuat tujuh Tongzhi terlilit oleh cambuk-cambuk tajam seperti duri dan memancarkan api panas. "Kalian mengingatku, tapi aku tidak mengingat kalian semua!"


Cambuk yang melilit itu semakin menguat melilit semuanya, membuat mereka semua tertekan dan ada darah yang mengalir dari mata dan hidung. Napas mereka juga tersengal-sengal, yang tidak lama kemudian meledak begitu saja dengan darah yang memercik ke segala arah.


"Sialan!" Diyu Maozang berteriak sangat kesal dan ada cahaya merah gelap yang melonjak naik ribuan mil ke langit, menembus udara seperti pisau tajam.


Diyu Maozang melayang meninggalkan daratan, aura merah gelap menyelimuti tubuhnya yang sudah kembali pulih seperti tidak pernah menerima luka. "Akan aku perlihatkan kekuatan dari Kaisar Kematian!"


Lin Chen hanya diam saja saat melihat perubahan Diyu Maozang, namun di dalam Topeng Iblis, ia menyeringai dingin. Ia sangat penasaran dengan kekuatan asli Diyu Maozang. Namun karena Ayahnya bisa mengakibatkan Diyu Maozang terluka parah, maka ia bisa membunuhnya dengan singkat.


"Menarik."


...


***

__ADS_1


*Bersambung...


__ADS_2