Strongest God System 3

Strongest God System 3
Chapter 039 : 'Ketahuilah Identitasmu!'


__ADS_3

Setidaknya membutuhkan waktu tiga jam bagi Lin Chen untuk menstabilkan energi spiritual yang sangat murni dari Ho Liiu Yaoshan, yang membuat Element Es miliknya meningkat pesan. Dengan ini, sepertinya Element Es adalah elemen terkuat yang dikuasainya.


"Hah..." Lin Chen membuka mulutnya dan ada cahaya biru dingin yang keluar dari sana, berbentuk seperti jarum yang menggeliat dan masuk kembali melalui kedua hidungnya.


Dalam berkultivasi ini, samar-samar ada dua bayangan Lin Chen yang duduk bersama-sama di sana, membuat aura di sekitarnya menjadi lebih berat lagi dari sebelumnya, bahkan sampai menekan Long Xia Yun yang merupakan Tongzhi.


Long Xia Yun memiringkan kepalanya melihat heran Lin Chen, kemudian membelalakkan matanya lebar. "Pergi!"


Dengan terburu-buru Long Xia Yun membawa pergi Xue Ying dan Ho Liiu Yaoshan menjauh dari Lin Chen untuk kembali ke Feichuan. Ia tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi, tapi menurut catatan kuno, yang bahkan lebih tua dari Long Min Zhong, Ayahnya.


Dalam catatan itu tertulis jika semua kultivator di Alam Semesta adalah kultivator palsu. Tidak ada yang benar-benar mengetahui apa itu kultivator, bahkan dalam catatan itu tertulis jika sebelum Alam Semesta terlahir, ada Alam lain yang lebih kuat.


Namun, karena kesalahan satu orang, Alam itu meledak dan melahirkan Tiga Alam yang dikenal Alam Bawah, Alam Semesta dan Alam Selestial.


Long Xia Yun yang kala itu masih muda, lebih tepatnya sebelum terjadinya pengkhianatan. Ia bertanya-tanya pada orang-orang yang dianggap sebagai Sarjana Surgawi, yang memiliki banyak pengetahuan dan lain sebagainya.


Ketika Long Xia Yun menanyakan tentang kebenaran catatan kuno yang tidak sengaja ditemukannya, ia dianggap gila.


Long Xia Yun pergi membawa Xue Ying dan Ho Liiu Yaoshan ke Lantai Kedua Feichuan di mana yang lain sedang berkultivasi, di sana ia tidak melihat Lin Chen, yang terlihat hanya ada tempat tidur di tengah-tengah lingkaran manusia.


"Di mana Chen'er?" Long Xia Yun bertanya dengan sangat panik.


Luo Yi menggelengkan kepalanya, memperlihatkan ekspresi yang sama-sama panik. "Tadi, saat kami berkultivasi, aku terbangun dan melihat tubuh Chen'er bersinar dan melayang perlahan. Kemudian menghilang."


Seketika itu juga semua orang dilanda kepanikan yang sangat besar, mereka tidak bisa menemukan di mana Lin Chen berada, meski sudah mencarinya di setiap sudut Feichuan.


***


Bintang Dongjie


Dua Lin Chen sedang duduk bersebalahan dan salah satunya menghilang, bergabung dengan yang lain. Ia masih menutup matanya, dan kesadarannya masuk ke dalam gelapnya angkasa luar yang sangat luas.


"Di mana aku? Bukankah aku sedang berkultivasi?" Lin Chen mencoba menoleh ke sekeliling dan masih tidak melihat apa pun.


Hingga tidak berselang lama, ada kilauan bintang dalam jumlah besar yang mengelilingi suatu pusat dan membentuk galaksi. Galaksi lain kembali muncul dalam jumlah yang tidak diketahui berapa, mungkin dua triliun galaksi besar.


Galaksi-galaksi yang sangat besar itu terlihat kecil di mata Lin Chen, seperti kepalan tangan saja dan kemudian terlihat garis-garis membentuk papan catur China, Weiqi, yang biasanya dimainkan dengan bidak pipis berwarna hitam dan putih.


Lin Chen tahu jika kumpulan galaksi itu merupakan Alam Semesta, namun ia tidak tahu mengapa di kotak lain seperti papan catur terlihat Alam Semesta yang lain. Dimensi papan catur itu adalah 18 × 18, yang artinya ada 324 kotak. Jika satu kotak adalah satu Alam Semesta, maka sebenarnya ada 324 Alam Semesta.


"Ap- Apa maksudnya ini?" Lin Chen terlihat panik saat melihatnya, ia tidak tahu apa maksud dari semua ini.


Hal yang paling membuat Lin Chen tidak habis pikir adalah Alam Semesta di mana ia berada sekarang adalah Alam Semesta terkecil di antara 324 Alam Semesta.


"Apa maksudnya ini?!" Lin Chen berteriak lantang meluapkan emosi yang tidak bisa dijelaskan.


"Ternyata ada lagi yang berhasil memasuki tempat ini." Cibiran datang dari arah kanan Lin Chen.


"Tapi, bukankah kekuatannya masih terlalu lemah untuk bisa masuk ke tempat ini." Cibiran lain dengan suara merdu seperti wanita berasal dari belakangnya.

__ADS_1


"Seberapa baiknya keberuntungan bocah gila ini? Hanya ditingkat ini sudah berhasil masuk. Bahkan, jika dilihat lebih teliti, dia masih belum memahami apa itu Kultivator. Jiwanya sangat lemah!" Cibiran yang lebih kuat dan menekan berasal dari atasnya.


Lin Chen berlutut dan hampir bersujud saat merasakan tekanan itu. Ia seperti merasakan ada banyak gunung besar yang menekan pundak dan punggungnya.


"Dewa Bintang. Mengapa kau sampai sebegitu kasarnya dengan pemula, biarkan saja dia. Tidak perlu mengurusinya sama sekali, bahkan aku bisa membunuhnya dengan satu helai rambut." Cibiran lain dengan suara merdu terdengar dari kirinya. Meski suaranya merdu, tapi tekanan yang dilepaskan lebih berat lagi. "Aku ingin melihat bagaimana bocah ini ke depannya, dan jika benar-benar bertemu, aku akan membunuh semua orang yang dia kenal!"


Suasana kembali hening saat mendengar suara wanita yang terkuat di sini, tidak ada yang berani melawannya. Aura yang menekan Lin Chen juga menghilang, membuat Lin Chen bisa berdiri kembali.


"Bocah gila ..." Wanita yang sebelumnya mengancam Lin Chen kembali berucap dan menginjak punggung Lin Chen.


Tawa keras yang sangat menghina terdengar dari mana-mana, seperti ada ratusan orang yang sedang menonton pertunjukan di mana Lin Chen dihina.


Lin Chen mendongak perlahan mencoba melihat siapa yang berani menginjak punggungnya. Namun baru saja berusaha melihat, wajahnya merasakan sakit dengan hidung yang patah.


"Masih terlalu awal untukmu melihatnya. Jika kau bisa menghancurkan Semesta di mana kau tinggal, barulah kau memenuhi syarat, meski masih jauh untuk bisa melawan. Bagaimanapun, tempat kau berasal sangat lemah!" Wanita itu menekan kepala Lin Chen dengan tangan.


Boom!


Wanita yang tidak tahu bagaimana penampilannya itu menendang kepala Lin Chen hingga hancur setengahnya.


"Waktu di sini berbeda dengan di luar, dan seberapa kali pun kau dibunuh, tidak berdampak pada tubuh utama."


Wanita itu kembali melepaskan tendangan keras pada bagian dada Lin Chen, mengakibatkan luka dalam yang sangat parah.


"Aarrgghh!" Lin Chen tidak bisa menahan rasa sakit yang diterima.


"Uhuk-uhuk." Lin Chen terbatuk-batuk dengan posisi berlutut dan ada darah yang keluar dari dalam tubuhnya, dadanya telah hancur dan wajahnya juga rusak parah.


Wanita itu berlutut di depan dan memegangi dagu Lin Chen. "Cepatlah tingkatkan kekuatanmu, kemudian datanglah ke Semesta Kuxing. Tidak menyenangkan membunuhmu di sini!" Ia memukul perut Lin Chen dengan telapak tangan.


Lin Chen kembali terlempar dan terus menghantam lantai keras berkali-kali, seperti batu pipis yang dilemparkan di permukaan air. Hingga ratusan kali menghantam tanah, ia terkapar di lantai dengan semua tulang yang telah patah, ia tidak bisa lagi merasakan tubuhnya sendiri.


Duarr!


Lin Chen meledak tanpa meninggalkan jejak apa pun, tidak ada darah, tidak ada daging, tidak ada kabut, tidak ada Inti Jiwa atau sebagainya.


***


Lin Chen membuka matanya lebar secara tiba-tiba dan memuntahkan darah segar dari dalam tubuh, darah juga mengalir deras dari kedua bola mata, telinga, hidung. Bahkan pakaiannya juga telah basah akan darah uang terus mengalir deras.


Lin Chen mengambil berbagai macam Pil Ilahi dan menelannya tanpa ragu, kemudian memulihkan kembali kondisi tubuhnya.


Sepuluh jam kemudian, Lin Chen berhasil memulihkan tubuhnya yang terluka sangat parah. Ini adalah luka yang paling parah yang pernah ia terima, rasa sakit yang ia rasakan sangat nyata, bahkan sampai ia tidak bisa merasakan tubuhnya dan tidak mampu untuk berteriak lagi.


Lin Chen kembali membuka matanya perlahan. "Aku bukanlah seorang Kultivator? Lalu, apa?"


"Apa itu Kultivator? Apakah semua pengetahuan yang ku terima sama sekali tidak berguna? Apakah pengetahuan Bibi salah?"


[Ding~ Eksistensi kuat mencoba memasuki System]

__ADS_1


[10 ... 9 ... 8 ... 7 ... 6 ... 5 ... 4 ... 3 ... 2 ... 1 ... 0]


[Ding~ Eksistensi kuat berhasil memasuki System tanpa perlawanan]


Lin Chen benar-benar tidak habis pikir ada yang mencoba memasuki System, dan berhasil. Ia tidak tahu mengapa semua ini terjadi, dan ia merasa menyesal karena menerima energi spiritual dari Ho Liiu Yaoshan. Tidak! Jika ia tidak datang ke Bintang Dongjie, ini tidak mungkin terjadi.


"Apakah kau adalah penerusku? Bukankah kau sangat lemah? Bahkan kau belum memahami dirimu sendiri, belum bisa menerima seberapa lemahnya dirimu!"


"Jika kau seperti ini dan tidak pernah berubah, selalu memperhatikan keselamatan orang lain, lebih baik aku membunuhmu!"


"Aarrgh!" Lin Chen merasakan rasa sakit di kepalanya.


[Ding~ Eksistensi kuat lain mencoba memasuki System]


[10 ... 9 ... 8 ... 7 ... 6 ... 5 ... 4 ... 3 ... 2 ... 1... 0]


[Ding~ Eksistensi kuat lain berhasil memasuki System]


Lin Chen bersujud dan memegangi kepalanya erat. Satu saja sudah membuatnya tersiksa, dan sekarang ada eksistensi kuat lain yang memasuki System, namun bukannya rasa sakit yang ia terima, tapi hangat dan membuat rasa sakit di kepalanya menghilang.


"Apakah kau penerus kami? Tidak, kau adalah pecahan jiwa kami yang selamat dan berhasil bereinkarnasi." Suara lain terdengar normal, tidak seperti sebelumnya yang berat dan serak.


"Ketahuilah siapa sebenarnya dirimu! Ketahuilah siapa kau sebelum bereinkarnasi!"


Lin Chen yang sudah bisa bernapas kembali itu mulai duduk bersila. Ia tidak tahu siapa sebenarnya kedua orang ini. "Bukankah aku Penguasa Alam Semesta? Pengatur dan Hukum, Yang Mulia Kaisar Long?"


Tidak ada jawaban dari keduanya, hingga tawa terbahak-bahak yang menghina terdengar, dan tawa itu membuatnya kesal.


"Identitas itu sangat lemah! Kau adalah Dewa Tertinggi! Bukan Dewa di Semesta kecil ini! Kau adalah Iblis dan Dewa, kau adalah Pencipta dari semua semesta, kau adalah Pencipta!"


"Berpikirlah seperti Dewa Tertinggi! Berpikirlah sebagai Pencipta! Bukan berpikir menjadi Penguasa Semesta yang lemah!"


"Jika kau selalu berpikiran seperti itu, orang yang selama ini kau lindungi! Akan mati! Semesta di mana kau berada saat ini! Akan hancur!"


"Balas dendam pada Long Ka Xiang, hancurkan Alam Bawah dan Selestial. Kemudian tinggalkan Semesta kecil ini, dan membunuh semua Dewa di Semesta lain!"


"Jika kau tidak bisa menerima identitas aslimu, lebih baik kau mati!


Suara itu tumpang tindih, karena ada dua orang yang berbicara secara bersamaan.


Lin Chen yang mendengar itu masih terdiam tanpa bersuara, hingga belasan menit berlalu, ia menutup matanya kembali. Iblis di dalamnya mengajarkan untuk membunuh semua orang tanpa ampun, dan Dewa di dalamnya mengajarkan untuk melindungi orang terdekat. Namun jika ada yang melawan, bunuhlah, hancurkan, ledakkan, musnahkan.


Aku adalah Iblis. Iblis adalah aku. Aku adalah Dewa. Dewa adalah aku.


...


***


*Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2