Strongest God System 3

Strongest God System 3
Chapter 142 : Rencana Masa Depan


__ADS_3

Walaupun sudah mengembalikan Semesta Tian seperti semula, ia tidak pergi meninggalkannya dan tetap berada di sini karena ingin mencari tahu apakah ada bahaya tersembunyi yang kebetulan secara tidak sengaja juga berhasil ia kembalikan.


"Tidak ada, mungkin berbahaya bagi mereka yang masih Blood Realm atau dibawah Kaisar Dewa, tapi tidak ada masalah untuk diatasnya. Dan, kekuatan tertinggi di Semesta Tian sudah mencapai Earth Realm, jadi, tidak ada masalah."


Lin Chen menatap kosong ke depan, melihat layar interface yang muncul di depan matanya. Ia ingin melihat statistik kekuatannya yang sudah cukup lama tidak ia lihat, karena selama ini ia hanya melihat pendapatan dari Point Pengalaman, bukan secara lengkap.


[~Profil~]


[Nama : Lin Chen]


[Gelar : Yang Mulia Kaisar, Tuan Muda Keluarga Lin, Lutrinae, Orang Terhormat dari Benua Bumi, Raja Iblis, Orang Gila, Dewa Pencipta, Penguasa, Dewa Suci, Dewa Iblis, Monster Gila, Pencipta Semesta]


[Usia : 55 Tahun]


[Ranah : God Realm tahap Akhir (409 Septiliun/1500 Septiliun) ]


[Job : Master Array (Ilahi), Master Mantra (Ilahi), Alkemis (Ilahi), Tabib (Ilahi), Penempa (Ilahi)]


[Budidaya : Teknik Penyerap Bintang (9/10) ]


[Skill : Dao Dewa dan Iblis]


[Senjata : Pedang Cahaya — Pedang Dewa — Pedang Iblis — Pedang Kuno — Pedang Dewa Iblis — Pedang Dewa Kematian — Tombak Ashura — Pedang Neraka]


[Artefak : Chakram Dewa — Syal Dewa — Chakram Iblis — Topeng Iblis — Cambuk Iblis]


[Hewan Kontrak : [Bai Hu (Penjaga Mata Angin Barat)] — [Xuanwu Jianqi (Penjaga Mata Angin Utara)] — [Zhu Que (Penjaga Mata Angin Selatan)] — [Qing Long (Penjaga Mata Angin Timur)]


[Kekayaan : 890 Miliar Batu Roh Kualitas Tinggi, 912 Triliun Batu Roh Kualitas Menengah, 837 Kuardriliun Batu Roh Kualitas Rendah, 872 Miliar Tael Emas, 329 Miliar Tael Perak, 10.000 Keping Coin Emas, 999 Keping Emas, 1000 Perak]


[Inventory : Pil Dewa ...]


[Point System : 32.378 Sektiliun Point System ]


[Point Teknik : 380 Ribu]


[Point Pengetahuan : 956 Ribu ]


•Shop• — •Gacha• — •Copy Item• — •Konversi• — •Fitur Pelatihan• — •Penciptaan Galaxy•


Lin Chen menganggukkan kepalanya seraya mengusap dagu. Ia tidak menduga System akan mengalami perubahan tampilan, lalu tidak ada penjelasan lebih lanjut tentang tingkatan senjata maupun artefak. Tapi, ia menduga semuanya lebih kuat dari tingkat Ilahi.


Ia menghilangkan layar interface di depannya dengan cara mengibaskan tangannya. "Jalanku masih panjang, mungkin sekarang aku terlihat sangat kuat. Tapi, entah mengapa aku merasa tidak baik jika menembus Lord Realm ..."

__ADS_1


"Aku merasa, akan ada masalah lain jika mencapainya."


Lin Chen merasa bimbang terhadap dirinya sendiri yang ingin menembus Lord Realm atau tidak, karena ia akan mengetahui rahasia yang mungkin tidak boleh diketahui.


"Huh..." Lin Chen meniupkan napas panjang.


"Jika aku bisa mengingatnya dengan baik, apa yang salah dengan menjadi Lord Realm."


Walaupun mengatakan enggan, tapi di sisi lain dirinya, ia ingin kembali secepatnya ke Lord Realm. Ia ingin menjadi yang terkuat, menguasai 324 Semesta dalam satu kepemimpinan dan hidup tenang dalam damai. Tapi, jika semuanya damai, anak-anaknya setelah dewasa nanti, tidak memiliki hal yang dilakukan, mengingat mereka sangat suka bertarung.


"Jika ini dulu, mungkin Bibi dan Yi'er akan memberi arahan padaku. Tapi, sekarang tidak lagi, akulah yang memberi arahan, dan itu membuatku merasa sedikit sepi."


Lin Chen kembali diam dan berpikir, memikirkan tentang bagaimana ke depannya setelah selesai membunuh 33 God Realm dalam di Semesta Tian ini. Ia ingin langsung pergi ke 191 Semesta yang tersisa, tapi ia juga ingin kembali.


Wosh...


Angin bertiup pelan meski di angkasa luar, ada cahaya putih yang muncul di depan Lin Chen saat ini. Ketika cahaya itu meredup, terlihat wanita muda yang merupakan Xue Ying.


"Sepertinya Kakak sedang bimbang."


Xue Ying melihat sekitarnya, tidak merasakan ada aura yang sama atau mendekati Lin Chen. Ia ingin melihat bagaimana kekuatan Dewa lain selain Kakaknya, bahkan ia juga masih tidak tahu seberapa kuat Kakaknya.


"Aku sudah mengalahkan Dewa dan Dewi yang datang. Aku juga mengubah mereka menjadi Pil Dewa." Lin Chen menepuk-nepuk kepala Xue Ying. Dan, walaupun mengatakan demikian, ia tidak bisa memperlihatkan bagaimana penampakan Pil Dewa.


Lin Chen berhenti menepuk-nepuk kepala Xue Ying, lalu menurunkan tangannya. "Tentu saja, ada Senior yang memberi pesan padaku, untuk tetap berlaku seperti biasa. Jangan lupakan identitas sebagai Dewa, tapi jangan lupakan siapa awalnya aku, siapa yang merawatku sampai bisa seperti ini ..."


"Jangan termakan oleh dendam yang mendalam sampai melupakan siapa diri sebenarnya agar kekuatan tetap seimbang."


Ia berbicara tentang dirinya sendiri saat Putih sedang memberinya arahan.


Jika tidak ada Yi Xinran, maka tidak akan ada Chen Hao Ling, tidak ada Long Li Chen, tidak ada Chen Lin dan tidak akan ada Lin Chen.


Xue Ying tersenyum cerah saat mendengarnya, bahagia karena Kakaknya tidak berubah meski sudah sangat kuat, sampai terasa tidak mungkin baginya untuk mengejar ketertinggalannya dalam hal kultivasi.


"Apakah sudah semua? Lalu, mengapa Yi'er tidak merasakan adanya monster kuat? Apa itu namanya, Monster Kuno?" Xue Ying terus melihat sekitarnya, mencari Monster Kuno yang pernah diceritakan oleh Lin Chen.


Lin Chen kembali duduk bersila di angkasa luar dengan bintang-bintang yang berkilauan.


"Tidak semua Semesta ada Monster Kuno. Kebetulan Semesta Tian ada, mereka bersembunyi di Dimensi Ruang, dan aku sudah membunuh mereka saat baru tiba." Ia selalu membunuh Monster Kuno saat baru tiba di Semesta, kekuatan mereka tidak terlalu kuat seperti di Semesta Yongheng, karena itulah tidak terlalu memberikan banyak Point Pengalaman.


"Bisakah Kakak membiarkan Yi'er melawan Monster Kuno? Yi'er ingin mencobanya, sekali saja," ucap Xue Ying memohon dengan mata berbinar-binar.


Lin Chen berpikir sejenak melihat Xue Ying.

__ADS_1


"Baiklah, tapi tidak sekarang, aku sudah mencoba mengirimkan kloning Dewa ataupun Iblis. Tapi, setiap Semesta di jaga oleh lima tahap Puncak dari God Realm." Bukan hanya Semesta di jaga 5 God Realm, tapi 5 God Realm itu juga membagi tubuhnya menjadi ratusan ribu.


Artinya, Lin Chen harus melawan setidaknya 763.000 God Realm tahap Puncak di satu Semesta. Jika ia juga membagi tubuhnya, pertarungan itu akan kacau, mampu meledakkan Semesta, atau bahkan papan Weiqi itu sendiri.


"Jadi, kapan Yi'er bisa melawan mereka?"


Lin Chen tersenyum tipis seraya memberikan sentilan kecil di dahi Xue Ying. "Yi'er baru Earth Realm tahap Menengah, Monster Kuno sangat kuat, mereka sudah menyentuh Heavenly Realm."


Xue Ying mengusap dahinya dengan kedua tangan, ada bekas merah di dahinya akibat sentilan kecil Lin Chen.


"Ngomong-ngomong, sudah sebulan sejak kau meninggalkan Bintang Logia. Kapan kau akan kembali?" tanya Lin Chen yang mencubit kedua pipi Xue Ying.


"Apakah kau sudah menemukan pasangan? Karena itulah tidak ingin kembali? Siapa dia?"


"Ka- Kakak ..." Xue Ying kesulitan untuk berbicara dengan baik. Ketika pipinya telah terbebas, pipinya memerah dan sedikit bengkak. "Yi'er pergi mencari monster, Yi'er ingin mencoba bertarung dengan lawan yang kuat, yang sama-sama Earth Realm. Tapi, tidak menemukannya."


Lin Chen menganggukkan kepalanya seraya mengusap dagu. Ia juga berpikiran yang sama seperti Xue Ying, tidak ada lawan kuat di Bintang Logia, ini memperlambat perkembangan anak-anaknya yang setiap hari meningkatkan kekuatan, tapi tidak dengan pengalaman.


"Lebih baik kita kembali dulu."


Setelah menyebarkan ratusan kloning di Semesta Tian, Lin Chen pergi menghilang.


***


Dinasti Ming, Bintang Logia


Kloning yang matanya tertutup, tiba-tiba membuka mata setelah fungsi Tubuh Utama sudah dipindahkan kembali. Ia bisa melihat Yan Xue yang sedang melatih anak-anak di halaman depan bersama dengan murid-murid Sekte Chenlong.


Lin Chen tidak memanggil mereka untuk datang, dan memilih untuk melihatnya saja sampai waktu makan siang datang.


Apakah lebih baik aku harus memaksakan diri agar semuanya berakhir dengan cepat? Aku juga sudah merasa terlalu lama melawan monster dan musuh kuat, ini sudah berlangsung selama empat puluh tahun.


Lin Chen menengadahkan kepalanya melihat langit biru, terlihat ada kilauan cahaya hijau muda yang melesat sangat cepat bagaikan meteor yang jatuh. "Padahal dia bisa saja menghilangkan kloning yang pergi."


Lin Chen kembali menutup matanya, mencoba menyerap Pil Dewa secara perlahan-lahan. Pil Dewa itu sendiri ia simpan di Inventory System, yang bisa diserap sedikit demi sedikit agar tidak menimbulkan ledakan energi di dalam tubuhnya.


Ia ingin segera menerobos tahap Puncak, melawan 191 God Realm, menembus Lord Realm, dan, selesai. Itu apabila tidak ada lagi bahaya yang mengancam, tapi jika tetap ada bahaya, ia akan membiarkan yang lain untuk mengurusnya.


...


***


*Bersambung..

__ADS_1


__ADS_2