Strongest God System 3

Strongest God System 3
Chapter 034 : Giliran Lin Chen


__ADS_3

Lin Chen bisa dengan bebas mengeluarkan kekuatan penuhnya karena ada pelindung berbentuk bola besar yang menghalangi, dengan adanya ini, meski ia mengeluarkan Kaisar Emas dan Naga secara bersamaan, tidak akan ada yang mengetahui keberadaannya.


Tapi sebelum itu, ia ingin membiarkan anggotanya untuk menyerang terlebih dahulu, ia ingin melihat seberapa banyak peningkatan mereka.


"Aku akan duduk di sini, kalian yang sudah menembus Raja Dewa, maju dan serang mereka."


Guang Li Xiqing, Yue Chang'e dan Yu Nan Ru serta yang lain menangkupkan kedua tangan, kemudian menyebar ke segala arah untuk melepaskan serangan masing-masing.


Yu Nan Ru menyentuhkan kedua telapak tangannya perlahan, dan setiap gerakan tangannya akan menimbulkan fluktuasi energi spiritual di sekitar. "Teknik Bangau, Gerakan Kelima. Bangau Pembunuh!"


Tubuh Yu Nan Ru memancarkan cahaya putih berkilauan seperti bulu bangau, asap putih juga terlihat mengelilingi tubuhnya, yang tak lama kemudian berubah menjadi helaian bulu burung dan ada siluet Burung Bangau di belakangnya.


Burung Bangau itu membuka sayapnya dan membentang sejauh 100 mil. Ketika sayap terbuka, badai angin mulai terbentuk dengan bulu-bulu burung yang melesat ke arah Kultivator Ranah Jenderal Dewa sampai Immortal God.


"Teknik Pedang Lembut, Gerakan Pertama. Badai Pedang!" Bulu-bulu Bangau Putih mulai terlepas satu per satu dan membunuh musuh yang berada di dekatnya, meledakkan mereka dan mengubahnya menjadi bulu burung yang bergabung dengan Bangau Putih.


Yue Chang'e mengangkat tangan kanannya perlahan dan di setiap gerakan tangan yang terangkat itu membuat fluktuasi energi spiritual semakin tebal dan kuat. Energi spiritual itu berubah menjadi gumpalan dan membentuk Bulan yang memantulkan cahaya dari setiap Kultivator yang ada di angkasa lepas ini. "Teknik Sinar Bulan, Gerakan Pertama. Penciptaan Bulan!"


Cahaya dari setiap Kultivator yang merupakan serangan itu terpantul dan sebagiannya lagi terserap masuk ke dalam Bulan yang ia ciptakan, semakin membesar setiap serangan yang diterima.


Bulan yang ia ciptakan dapat menekan Kultivator satu tingkat diatasnya, jika saat ini Yue Chang'e adalah Ancient God tahap Awal, setidaknya ia bisa menekan Ancient God tahap Menengah.


Guang Li Xiqing juga tidak tinggal diam saat melihat puluhan ribu orang yang menyerang, ia mengangkat kedua tangannya perlahan dan mengubah tubuhnya menjadi warna putih berkilau dengan sepasang sayap yang membentang di punggungnya.


Guang Li Xiqing mengayunkan kedua tangannya secara menyilang dan secara tiba-tiba di kedua tangan sudah ada pedang putih yang merupakan bulu dari sayap yang ia ambil di punggungnya. Ketika ia sudah memegang pedang di kedua tangan, ia melesat bagaikan kilatan cahaya menuju puluhan ribu Immortal God dan Heavenly Immortal God.


Anggota Sekte Chenlong menyerang tanpa takut seberapa banyak luka yang diterima atau takut mati, karena mereka yakin jika Lin Chen tidak akan membiarkan mereka terbunuh. Tapi meski demikian, mereka berusaha sekuat tenaga untuk tidak membuat Artefak Perlindungan Ilahi aktif.


Ancient God, Divine God dan Yuzhao tidak bisa bergerak sama sekali karena tekanan yang diberikan oleh Long Xia Yun, dengan keadaan tubuh mereka yang kembali sembuh.


"Teknik Pedang Suci, Gerakan Keempat. Hukuman!" Guang Li Xiqing bergerak cepat dan membelah tubuh setiap Kultivator yang dilewatinya.


Tebasan yang Guang Li Xiqing akan mengubah lawan yang terbelah dua menjadi sinar putih yang sangat menyilaukan mata, namun ini adalah keuntungan tersendiri baginya.


Dentuman, ledakan, jeritan, semuanya bisa terdengar sangat keras. Petir menyambar, gemuruh yang menggelegar, retakan ruang yang menambah suasana lebih mencekam.

__ADS_1


Lin Fu Shan yang melihat istrinya menyerang juga merasa tertantang. Meski saat ini kekuatannya masih dibawah Yu Nan Ru, ia tidak ingin hanya diam dan menonton saja. Sebagai Penatua Pertama bagian Menara Beladiri, ia memiliki kewenangan untuk mempelajari berbagai macam teknik, asalkan mampu menguasainya.


Ketika yang lain bergerak ke sana kemari, menciptakan cahaya berbeda warna yang saling mengejar. Lin Fu Shan hanya berdiri di satu tempat dan mengeluarkan Pedang Badai Surgawi dari Cincin Ruang.


Lin Fu Shan memegang pedang dengan kedua tangan, yang bagian gagangnya berada di depan wajahnya. Ia juga menyebarkan kesadarannya untuk menandai musuh-musuh yang berada 10.000 mil darinya. "Teknik Pedang Element, Gerakan Ketiga. Sambaran Pedang Petir!"


Fluktuasi energi spiritual berkumpul dalam jarak 5000 mil di depannya, yang kemudian terbentuk pedang besar yang terbuat dari petir berwarna ungu. Pedang petir setinggi 100 mil itu melesat jatuh saat Lin Fu Shan mengayunkan kedua tangannya.


Wush! Blar! Duarr!


Pedang itu menciptakan efek Sambaran petir saat jatuh, yang kemudian meledak dan menyebarkan belasan ribu pedang petir dengan ukuran normal.


Lin Fu Shan memasukkan ujung pedang ke dalam sarungnya. "Teknik Pedang Element, Gerakan Keempat. Penyumbat Meridian!"


Bang!


Lin Fu Shan memasukkan seluruh bilah pedang pada sarungnya, dan saat itu juga terdengar dentuman keras dari berbagai arah.


Penyumbat Meridian ini adalah teknik yang berhubungan dengan Gerakan Ketiga tadi. Serangan awal akan menyelipkan jarum petir kecil yang berasal dari pedang, yang kemudian bergerak masuk ke dalam Pembuluh Darah dan Meridian.


Kemampuan ini hampir sama seperti Teknik Pengendali Guntur, hanya saja efeknya sedikit lebih lemah, karena tidak membunuh lawannya langsung.


Mereka mengerahkan seluruh tenaga karena tidak ingin menjalani penyiksaan yang dilakukan Long Xia Yun dan Xue Ying, yang mana jika ada yang mengaktifkan Artefak Perlindungan Ilahi sebanyak dua kali, maka akan menjalani latihan ratusan kali lebih berat.


Meski jumlah yang bertarung hanya 75.000, namun bisa bertarung melawan 100.000.000.000 musuh, mungkin terlalu banyak untuk melawan jumlah sebanyak itu. Tapi dengan adanya Pohon Surgawi dari Sabrina, luka yang diderita anggota bisa sembuh dengan cepat.


Tiga jam kemudian, hanya satu per sepuluh yang berhasil dibunuh dalam waktu yang cukup lama itu. Banyak anggota Sekte Chenlong yang mengalami luka parah seperti terbelahnya tubuh, hancurnya kepala, retaknya Inti Jiwa. Tapi setidaknya tidak ada kematian, meski mereka sudah bersiap-siap akan mati.


Kebanyakan dari mereka memilih untuk menyimpan Artefak Perlindungan Ilahi di dalam Cincin Ruang, daripada membawanya dan aktif, yang mana pelatihan Long Xia Yun lebih mengerikan daripada kematian.


"Kalian kembali dan pulihkan luka kalian, sekarang giliranku."


Lin Chen berdiri dari tempat duduknya yang terbuat dari dinding spiritual. Ia berpindah ke tengah-tengah kerumunan Aliansi Ji Yixia yabg telah menyembuhkan luka-luka mereka. "Apakah kalian tidak ingin membunuhku? Jika kalian membunuhku, pastinya kalian akan mendapatkan penghargaan dari Istana Naga, Alam Selestial dan Alam Bawah."


Masih tidak ada yang berani bergerak sama sekali, meski peristiwa Pengepungan Tiga Alam dirahasiakan kebenarannya, tapi tetap saja banyak yang mengetahui itu dari mereka-mereka yang selamat saat melawan Lin Chen.

__ADS_1


"Chen'er, mungkin saat ini kita bisa bertarung dengan cara menyembunyikan keberadaan. Tapi setelah tiba di Bintang Zhuyao, pertarungan semacam ini sudah tidak bisa kita lakukan. Bagaimanapun di sana banyak Tongzhi, Huangdi dan Yuzhao bisa ditemui di mana pun."


Lin Chen menganggukkan kepalanya mengerti. "Aku mengerti, terimakasih, Bibi."


"Benar!" Suara berat namun mengguncang terdengar dari belakang Lin Chen. "Jika aku membunuh reinkarnasi Penguasa Semesta! Aku akan mendapatkan posisi di Istana Macan Putih!"


Lin Chen menolehkan kepalanya ke belakang dan terlihat matanya yang berubah menjadi merah menyala.


Duarr!


Pemuda yang hendak bertranformasi ke bentuk Macan Putih itu meledak hanya karena tatapan mata Lin Chen.


Lin Chen melepaskan Energi Hukum dan Jiwa miliknya yang setara dengan Yuzhao tahap Akhir, sangat mudah baginya untuk membunuh Ancient God hanya dengan tatapan mata yang mampu menganggu aliran energi lawan.


Lin Chen kembali mengalihkan perhatiannya ke depan saat merasakan adanya serangan lain. Ia mengangkat tangan kirinya sejajar dengan dada, menangkap pukulan kuat yang mampu meledakkan Bumi.


Bang!


Dentuman keras yang memekakkan telinga terdengar bersamaan dengan gelombang suara yang menggetarkan tulang, angin juga bertiup menerbangkan mereka yang berada di bawah Divine God tahap Akhir.


Lin Chen memutar tangan kirinya, mematahkan lengan lawannya sampai terputus dari bahu.


"Arrgghh! Si- Sial!" Pemuda berambut pirang yang merupakan anggota dari Ras Dewa itu menjerit keras dan mundur beberapa langkah. Ia memegangi bahunya yang terus mengeluarkan darah. "Ras Dewa adalah yang tertinggi! Bagaimana mungkin aku kalah dengan manusia rendaha—"


Hap!


Setengah tubuh pemuda itu hilang dengan bekas gigitan di bagian perutnya, terlihat Lin Chen yang mengarahkan tangannya ke depan, dengan kepala Naga Emas yang menyeluruh tubuhnya.


"Ras Dewa bukan ras murni, hanya gabungan dari Ras Manusia dan Malaikat di Alam Selestial. Apa spesialnya?" Lin Chen menurunkan tangan kanannya, menghilangkan kepala Naga Emas.


Lin Chen menoleh sekitar melihat puluhan miliar orang yang tidak berani bergerak sama sekali. Bahkan Ancient God, Divine God dan Yuzhao yang sudah disembuhkan Long Xia Yun juga terdiam membeku.


"Apakah tidak ada yang berani melawan? Aku tahu banyak dari kalian yang mampu memanggil Iblis Merah, Iblis Hitam, Ashura dan lain sebagainya. Jadi, ayo kita lanjutkan."


...

__ADS_1


***


*Bersambung...


__ADS_2