Strongest God System 3

Strongest God System 3
Chapter 028 : Menghadiri Pelelangan


__ADS_3

Zhu Que yang sudah mendarat dan mendapatkan bentuk manusianya itu berjalan menghampiri Lin Chen, yang kemudian berhenti saat jaraknya hanya tersisa dua meter, lalu mengambil posisi berlutut dengan lutut kiri menyentuh lahar panas. "Zhu Que melapor pada Yang Mulia Kaisar. Hamba siap membantu Yang Mulia Kaisar untuk mengambil Tahtanya lagi!"


Lin Chen berdiri dengan kedua tangan berada di belakang pinggang dan menganggukkan kepala. "Terimakasih, aku menghargai niatmu."


Xuanwu Jianqi mendengkus dingin menatap tajam Zhu Que. "Kau baru menembus Ranah Dewa, tapi sudah bersikap sangat sombong!"


Zhu Que menoleh ke kiri menatap tajam Xuanwu Jianqi. "Apa kau bilang? Apakah kau ingin menjadi kura-kura panggang?"


Xuanwu Jianqi melepaskan auranya dan lahar dibawahnya mulai berubah menjadi batu karena terkena air dalam volume besar. "Aku bisa memadamkan apimu, dan membuatmu tenggelam!"


"Diam! Apiku bisa menguapkan lautan!" Zhu Que juga berteriak dan tidak mau kalah dari Xuanwu Jianqi.


Lin Chen terperangah tak mengerti apa yang sebenarnya terjadi. Ia memang tahu jika api dan air tidak bisa bersama, tapi tidak menduga Hewan Suci juga memiliki masalahnya satu sama lain. Ia menoleh ke kanan menatap Bai Hu yang berdiri di belakang Xuanwu Jianqi untuk meminta penjelasan.


Bai Hu hanya diam dan menggelengkan kepala, tidak bisa berbuat apa-apa. Jika ia masuk dalam pertarungan antar dua wanita, maka malapetaka akan menimpa dirinya sendiri.


Xuanwu Jianqi dan Zhu Que saling menatap satu sama lain dengan niat membunuh yang keluar dari tubuh keduanya, kemudian melesat tajam dengan tangan kanan terkepal.


Lin Chen menghembuskan napas panjang dan berpindah tepat ke tengah-tengah pukulan antara keduanya.


Bang!


Dentuman keras yang memekakkan telinga terdengar bersamaan dengan gelombang angin kuat yang menerbangkan lahar panas, bahkan gemuruh juga ada di langit merah, dan samar-samar terlihat petir yang tercipta di langit.


Xuanwu Jianqi dan Zhu Que menyeringai dingin, kemudian tersentak dengan wajah pucat serta ketakutan saat menyadari siapa yang mereka pukul. Pukulan penuh keduanya itu mengenai lengan atas Lin Chen, Tuan yang sangat mereka hormati.


Keduanya berlutut dan menangkupkan kedua tangan.


"Hamba sangat buruk karena memperlihatkan sikap yang tidak baik pada Yang Mulia Kaisar, mohon hukum Hamba."


Lin Chen memberikan sentilan pada dahi keduanya, kemudian melangkah meninggalkan mereka berdua. "Aku akan menutup mata untuk kejadian hari ini, tapi kalian berdua harus mengurung diri di ruangan masing-masing selama dua bulan, dan renungkan diri ..."

__ADS_1


Lin Chen menoleh ke belakang menatap Xuanwu Jianqi dan Zhu Que. "Aku tidak ingin hal ini terjadi lagi, jika kalian benar-benar ingin membantu mengambil alih Tahta, maka berdamailah!"


Xuanwu Jianqi dan Zhu Que bergidik ketakutan ketika aura Lin Chen yang menekan mereka berdua. Akhirnya, keduanya bersujud di lahar panas yang membakar kulit. "Kami akan mematuhi perintah Yang Mulia Kaisar."


Keduanya harus bersyukur karena mendapat Tuan seperti Lin Chen. Jika itu orang lain, maka kematian adalah hukuman yang tepat untuk mereka berdua. Bahkan jika bukan kematian, setidaknya basis kultivasi mereka harus dihapuskan untuk tidak menimbulkan masalah lagi.


Lin Chen mengangkat jarinya, membuat keduanya kembali berdiri dengan luka-luka yang mulai sembuh karena energi murni miliknya. "Ayo kembali, kita akan meninggalkan Bintang Sheng tiga hari ke depan."


Rencana untuk meninggalkan Bintang Sheng kembali di undur, itu karena Long Xia Yun yang tiba-tiba merasakan aura Artefak Ilahi milik Ho Liiu Yaoshan di Kota Abadi. Sepertinya ada alat khusus yang mampu menyembunyikan auranya, dan aura itu berasal dari rumah lelang terbesar di Serikat Suci.


Karena ini adalah rumah lelang, Long Xia Yun tidak berencana untuk mengambilnya secara paksa, lagi pula ia juga penasaran barang apa saja yang akan dilelang di sana.


Pelelangan adalah acara yang paling disukai Lin Chen, karena ia bisa saja mendapatkan harta berharga tanpa harus bersusah-payah, hanya perlu menawar harga, maka ia bisa mendapatkan apa pun yang ia mau.


Xuanwu Jianqi dan Zhu Que menunduk dengan menangkupkan kedua tangan, mengarah pada punggung Lin Chen.


Lin Chen mengangkat tangan kanannya, dan terlihat ada Profound Ark Kura-kura yang melayang di langit merah.


Lin Chen merangkul pinggang Yan Xue, kemudian membawanya naik ke atas Profound Ark Kura-kura, yang kemudian diikuti oleh yang lainnya.


Xue Ying duduk di atap kecil depan bangunan dan menciptakan sebuah klon untuk mengendalikan Profound Ark Kura-kura.


Long Xia Yun duduk di dalam bangunan kecil dan mengawasi Xuanwu Jianqi dan Zhu Que agar tidak membuat masalah yang tidak perlu.


Kecepatan Profound Ark kali ini secepat 600.000 mil/h, sehingga membutuhkan waktu dua jam untuk kembali sampai ke Kota Abadi. Lalu untuk keadaan anggota Sekte Chenlong di Kota Abadi, mereka baik-baik saja karena ada klon Long Xia Yun yang tinggal di sana dan mengendalikan semuanya agar tetap dalam jangkauan.


Jika ada yang mencari masalah, klon Long Xia Yun akan bergerak dan membunuh dalam kegelapan.


Lin Chen duduk di tepi Profound Ark, melihat pemandangan api yang semakin meluas. Ia mengangkat tangan kirinya, mengubah lautan lahar panah menjadi daratan dingin dalam sekejap mata. Dengan menyerap energi murni dari Element Es di Daratan Liyang, kekuatannya meningkat pesat dan sangat mudah untuk mengendalikan Element Es.


Peningkatan Element Es miliknya sangat memuaskan, hanya dengan bernapas sudah bisa membekukan daratan dalam radius lebih dari 50.000 mil. Tapi menurutnya itu masih terlalu lemah dan awal, karena Ho Liiu Yaoshan saja mampu membekukan satu bidang bintang yang ukurannya seperti Matahari di Tata Surya.

__ADS_1


Lin Chen yakin ia bisa melewati tingkatan penguasaan Element Es milik Ho Liiu Yaoshan dan mampu membekukan beberapa bidang bintang dalam sekali serang. Namun tidak tahu kapan akan berhasil, tapi ia memiliki keyakinan tidak akan lama sebelum sampai ditingkat itu.


***


Deftera, 05 Eirini 8927 Abadi


Hari ini adalah hari di mana pelelangan akan dilakukan di Baozang Tower yang memiliki 300 lantai, dan diharuskan membayar 100 Batu Roh kualitas Tinggi untuk bisa bergabung dalam acara lelang.


Lin Chen sudah membayarnya dengan harga 10.000 Batu Roh agar bisa menyewa ruang pribadi dalam lelang hari ini. Yang ikut dalam pelelangan adalah Yan Xue, Long Xia Yun dan Xue Ying.


Lin Chen mengenakan setelan jas hitam yang terbuka tidak dikancingkan, dengan bagian dalamnya adalah pakaian beladiri abu-abu yang sesuai ukuran tubuh, tidak melebar pada bagian lengannya.


Untuk ketiga Yan Xue dan Xue Ying, keduanya menggunakan hanfu bergaya modern dengan warna biru langit dan hijau daun. Berbeda dengan Long Xia Yun yang mengenakan jeans ketat dan kaus putih yang memperlihatkan bagian pusar serta atas dada, dan menggunakan blazer merah muda untuk melapisinya.


Kelompok Lin Chen diperbolehkan masuk tanpa harus mengeluarkan kartu tanda undangan atau pengenal untuk memasuki Baozang Tower, dan langsung diarahkan ke lantai 275 untuk memasuki Bilik VIP No.02 yang telah disiapkan dengan baik dan rapi.


Keempat orang itu masih berada di dalam lift yang naik dan ditemani oleh wanita muda berambut cokelat sebahu, mengenakan setelah jas hitam dengan rok ketat di atas lutut.


"Bibi, apakah Bibi yakin jika Baozang Tower memiliki Artefak Ilahi milik Paman Ho lainnya? Lalu mengapa Dia memiliki banyak sekali Artefak Ilahi, apakah Dia membuka toko?"


Long Xia Yun melirik sekilas dan menatap lurus ke depan. "Bibi yakin, dan Liiu Yaoshan adalah Penempa Ilahi yang mampu menciptakan Artefak Ilahi apa pun. Banyak metode tempa baru yang ia ciptakan agar lebih mudah dalam menciptakan Artefak Ilahi. Dia bisa dikatakan sebagai Genius Gila, sangat senang menciptakan Artefak Ilahi dan membuangnya." Ia membalasnya dengan mengirimkan transmisi suara.


Lin Chen mengangguk kecil dan kembali bertanya, "Apa yang akan Bibi lakukan jika Artefak Ilahi ini hanya digunakan sebagai pertunjukan, dan bukan untuk dilelang?"


"Hancurkan Baozang Tower!"


Lin Chen hanya diam dan mengangguk kecil, tidak ada keraguan sama sekali pada jawaban yang diberikan oleh Long Xia Yun padanya.


...


***

__ADS_1


*Bersambung...


__ADS_2