Strongest God System 3

Strongest God System 3
Chapter 144 : Angkasa Luar di Semesta Lantian


__ADS_3

Lin Chen tidak langsung memasuki bintang terkuat, melainkan membawa keluarganya terbang di Semesta Lantian untuk membiasakan anak-anaknya tentang angkasa luar, mengingat mereka tidak pernah terbang lebih dari satu mil dari permukaan tanah.


"Apakah Xuan'er yakin ingin datang ke tempat penuh monster?" Lin Chen kembali menanyakan pertanyaan yang sama pada Lin Da Zixuan di pelukannya.


Lin Da Zixuan menganggukkan kepalanya dan menjawabnya dengan semangat, "Iya!"


Lin Chen menghentikan terbangnya, dan mengulurkan tangannya ke depan, terlihat ada sinar putih yang muncul. Sinar itu semakin membesar seiring dengan berjalannya waktu, yang kemudian terlihat Profound Ark Naga saat cahaya itu meredup.


"Wooahh!"


Ketiga anaknya takjub dan terpana melihat kapal yang sangat besar, ini adalah kali pertama mereka melihatnya.


Awalnya Lin Chen ingin mengeluarkan Feichuan, tapi ia merasa itu terlalu berlebihan karena tidak semua tempat memiliki teknologi seperti itu. Apalagi modelnya yang berbeda dan terlihat sangat asing.


Lin Chen terbang ke arah Profound Ark, lalu mendarat di dek depan.


Lin Da Zixuan yang berada di pelukan Lin Chen, sedikit mendorong dada Ayahnya dan melompat turun. Ia melihat sekelilingnya merasa takjub dengan Profound Ark yang lantainya sangat luas, kemudian ia berlari memasuki bangunan di tengah.


Lin Chen berlari mengejar Lin Da Zixuan sembari berucap, "Xuan'er, jangan turun ke bawah, di sana banyak monster yang Ayah lepaskan."


"Benarkah?" Lin Da Zixuan berbalik menatap Ayahnya dengan mata bersinar-sinar seperti menemukan sebuah harta. Ia menangkap pergelangan tangan Ayahnya, lalu berlari memasuki bangunan. "Ayah, ayo cepat, antarkan Zixuan ke sana."


Lin Chen tidak bisa berkata-kata lagi, merasa salah karena memberi tahu tentang monster yang sengaja ia kembangkan di dalam Profound Ark. Bahkan, ia bisa merasakan dingin di punggungnya karena tatapan tajam dari Yan Xue.


Ayolah Xuan'er, jangan buat Ayahmu seperti ini, batin Lin Chen.


Tidak membutuhkan waktu lama untuk sampai di dalam kabin Profound Ark di Lantai Ketiga yang di sana banyak sekali monster-monster.


"Keugh!" Lin Chen memuntahkan seteguk darah segar sesaat setelah datang ke Lantai Ketiga.


Lin Chen sedikit berlutut saat aura tubuhnya mengalami sedikit penurunan, meski hanya berlangsung singkat sebelum akhirnya kembali pulih dengan wajahnya yang kembali cerah. Ia mengusap darah yang mengalir di sudut bibirnya seraya berdiri.


"A- Ayah!" Lin Da Zixuan terlihat sangat khawatir tentang keadaan Ayahnya.

__ADS_1


Lin Chen tersenyum tipis mengusap lembut kepala Lin Da Zixuan, mencoba menenangkannya. "Tidak ada, tidak perlu khawatir. Lihat, Ayah sudah kembali sehat." Ia menunjuk wajahnya sendiri.


Masih belum mampu 'kah, bahkan setelah mengirimkan Dewa dan Iblis ke salah satu Semesta, aku masih tidak mampu melawan Dewi Kuxing. Apalagi, ada lima tahap Puncak dari God Realm, batin Lin Chen.


Yan Xue yang tidak jauh dari Lin Chen, datang menghampiri menenangkan anak-anak tentang kekhawatiran mereka terhadap Lin Chen. Mengatakan bahwa itu semua tidak masalah, karena Lin Chen bisa sembuh dalam sekejap, meski ia juga terlihat khawatir.


"Apakah Gege mencoba pergi lagi?" Yan Xue tahu tentang Lin Chen yang selalu mencoba untuk pergi ke Semesta lain meski tidak diberi tahu.


Lin Chen yang masih mengusap kepala Lin Da Zixuan, tersenyum hangat ketika ada suara Yan Xue yang masuk ke dalam benaknya. "Iya, sepertinya aku tidak bisa menyembunyikannya dari Xue'er. Aku memang pergi ke Semesta lain untuk melawan Dewa di sana, tapi aku belum mampu," balasnya.


"Jangan terlalu memaksakan diri." Yan Xue kembali mengirimkan transmisi suara pada Lin Chen.


Lin Chen menghela napas panjang, sepertinya masih butuh waktu lama untuk benar-benar mampu melawan Dewi Kuxing, Dewa 5 Element dan 3 God Realm tahap Puncak lainnya. Dengan memburu Monster Kuno di Semesta Lantian, ia hanya mendapatkan sedikit saja Point Pengalaman.


Ketika Lin Da Zixuan sudah tenang, ia kembali berjalan mencari monster-monster yang dikatakan. Banyak sekali monster seperti Serigala Api, Semut Es, Laba-laba Racun, dan lain sebagainya.


"Jian'er tidak tahu ada tempat seperti ini di dalam kapal. Kita seperti bukan sedang berada di luar angkasa," ucap Lin Qiao Jianying yang berdiri di hamparan rumput, menengadahkan kepala melihat langit biru.


Lin Chen menoleh ke arah kirinya menatap Xue Ying. "Yi'er, bisakah aku meminta tolong? Tolong jaga anak-anak, aku ingin berkultivasi." Sudah lama semenjak terakhir kalinya ia berkultivasi dengan Tubuh Utama.


Lin Chen melihat dari kejauhan, melihat anak-anaknya yang mulai berburu monster saat baru tiba. Ia ingin sekali menemani mereka, tapi masih ada yang harus ia lakukan dan tidak bisa ditunda lagi. Banyak Dewa dan Dewi yang terus-menerus menyerang Pembatas System untuk memasuki Semesta yang sudah ia ambil alih, memang tidak bisa ditembus, tapi ia ingin bersiap-siap.


Lin Chen pergi ke arah yang berlawanan dengan keluarganya. Ia tidak terbang, melainkan berteleportasi agar bisa sampai lebih cepat.


Ia datang di pegunungan batu tinggi yang tidak semua orang bisa melewatinya, ia duduk bersila di tengah-tengah hamparan rumput kecil dan mengatur pernapasannya.


"Ini masih menjadi pertanyaan besar bagiku, jika kami adalah Dewa, mengapa kami masih harus berlatih untuk mencapai Ranah lebih tinggi? Apakah aku harus mencapai Lord Realm untuk bisa hidup tenang?"


Lin Chen mengembuskan napas panjang, lalu menutup matanya dan mulai berkultivasi.


Aura dari seluruh penjuru Semesta Lantian mulai berkumpul mengelilingi Profound Ark dalam waktu sekejap mata, Bintang-bintang penuh aura mulai berubah menjadi Bintang Terbengkalai saat itu juga karena auranya habis diserap Lin Chen.


Di depan dada Lin Chen dan di atas kepalanya ada pusaran cahaya berwarna putih maupun biru, yang menyerap aura Bumi dan Langit dari berbagai tempat, yang meningkatkan kekuatan tubuhnya.

__ADS_1


Penyerapan energinya lebih cepat ratusan kali ketimbang kloning yang berada di Semesta lain.


Lin Chen menggunakan 12.378 Sektiliun Point System untuk ia tukarkan. Tidak langsung ia gunakan, melainkan ia sebarkan ke seluruh penjuru Profound Ark yang kemudian kembali ia serap.


Jika ia langsung mengubahnya menjadi Point Pengalaman, sangat sedikit sekali yang ia dapatkan, sehingga ia menggabungkannya terlebih dahulu dengan aura di sekitar, agar lebih banyak yang bisa ia serap, mungkin 1,5 dari Point System yang ditukarkan.


Lin Chen juga melepaskan Energi Dewa untuk melindungi keluarganya dari aura yang sangat kental dan padat, agar tubuh mereka tidak meledak karena perubahan tekanan aura spiritual yang tiba-tiba.


***


30 Hari Kemudian


Lin Chen membuka matanya perlahan setelah berhasil menyerap semua energi dari 12.378 Sektiliun Point System. Ada nyala api berwarna putih di kedua matanya, yang hanya menyala beberapa detik saja sebelum kembali redup.


"Aku harap mereka memanfaatkan energi yang aku lepaskan."


Lin Chen berdiri seraya menepuk-nepuk pakaiannya yang berdebu. Ia melihat sekitarnya, gunung batu yang mengelilinginya terkikis habis oleh tekanan aura yang bergerak ke arahnya.


"Sepertinya Profound Ark ini harus ditingkatkan kembali. Ini hanya mampu menahan Yuzhao, masih Spirit Realm."


Lin Chen terbang perlahan menuju ke arah barat laut di mana keluarganya sedang berada. Tidak terlalu lama untuk sampai, hanya dalam hitungan detik saja dan sudah bisa melihat anak-anak yang sedang duduk bermeditasi ditemani Yan Xue dan Xue Ying.


Lin Chen melayang turun secara perlahan-lahan, dan mendarat di depan Yan Xue. Ia melihat Lin Qiao Jianying yang sudah mencapai Ranah Dewa Perunggu, Lin Da Zixuan yang Ramah Dewa Besi, dan Lin Mein An yang Ranah Dewa Kuning.


Yan Xue sudah menembus Ranah Huangdi tahap Awal. Xue Ying masih tetap di Ranah Earth Realm tahap Menengah.


Karena Lin Chen sudah tidak lagi mengonversikan Point System menjadi Point Pengalaman, ia tidak perlu lagi menggunakan Energi Dewa untuk melindungi tubuh fisik maupun jiwa anak-anaknya.


Ketika ia menarik kembali perlindungan yang ia berikan, saat itu juga penyerapan energi spiritual yang diserap oleh ketiga anaknya mulai meningkat.


...


***

__ADS_1


*Bersambung...


__ADS_2