
Lin Chen menunggunya dengan duduk bersila di langit untuk menerima semua serangan dari tekanan angin di sekitarnya, bahkan ia melemahkan kekuatan untuk bisa merasakan tekanan yang ada, sehingga sedikit banyaknya bisa berefek pada tubuh fisik.
Anak-anak ingin melompat untuk bisa duduk bersama di luar Profound Ark, tapi tidak mungkin ia membiarkan mereka turun dan mendapatkan bahaya mematikan. Bahkan Xue Ying saja mungkin tidak akan ia izinkan meski sudah tahap Awal dari Earth Realm.
*5 Jam Kemudian
Lin Chen membuka matanya perlahan ketika merasakan 9 Earth Realm yang sudah keluar dari gunung di tengah-tengah lahar panas. "Apakah kalian mendapatkannya?"
Suaranya menarik perhatian semua orang baru saja keluar.
Qing Yuwen adalah yang pertama menengadah untuk melihat suara siapa yang menekan dan sangat menari menghentikan langkahnya; ia tidak tahu apakah ada Earth Realm lain yang datang ke Dimensi Leluhur Yang.
"Kau!?" Qing Yuwen menggertakkan gigi; amarah mulai bangkit dan menimbulkan gelombang energi yang meledak ke segala arah.
Keterkejutan dan ketegangan Qing Yuwen tidak bertahan lama; ia tersenyum karena mengingat kembali tentang Penginapan Jueqi. "Bodoh, karena ku di sini, maka keluargamu dalam bahaya." Seringai menjijikan terlihat diwajahnya.
Lin Chen menyentuh dadanya sendiri, lalu sedikit turun. "Apakah kau tidak tahu atau pura-pura tidak tahu? Karena aku di sini, untuk apa aku meninggalkan mereka di sana? Aku bisa membawanya dengan Ruang Dimensi."
Qing Yuwen tertegun; amarahnya makin besar saat merasa dipermalukan lebih jauh, bahkan Earth Realm lain seperti menahan tawa.
Bang!
Lin Chen melesat dengan kecepatan penuhnya sampai menimbulkan gelombang udara yang meledak karena tekanan yang ia berikan, dan saat itu juga sudah berdiri di depan Qing Yuwen.
Ia mengayunkan tinjunya pada dada Qing Yuwen dan menangkap pergelangan tangan kanan Qing Yuwen. Ia tidak ingin membuang waktu terlalu lama seperti bermain-main; sudah cukup membuang waktu seperti Study Tour dengan anak-anaknya.
"Keugh!" Qing Yuwen memuntahkan seteguk darah dari dalam mulutnya; rasa sakit terasa di dada maupun tangan.
Bug...
Qing Yuwen berlutut lalu terjatuh tak berdaya dengan darah mengalir dari tangan maupun dadanya yang berlubang. Ia mencoba memaksa tubuhnya untuk tetap bergerak dan matanya untuk tetap terbuka, ia bisa melihat Lin Chen yang membawa tangannya dan Inti Jiwa.
Crack! Crash!
Inti Jiwa meledak bersamaan dengan tubuh Qing Yuwen tanpa meninggalkan jejak, sekalipun untuk kabut darah.
Rasa Qiuran, Lao Tzuxan, Guo Annbi, Yao Xuanma dan 4 Earth Realm lain tidak bisa berkata-kata melihat Kaisar Qing yang terbunuh tanpa aba-aba, bahkan harta yang disimpan di dalam tubuh juga sempat untuk diambil.
"Ayo kita selesaikan urusan kita yang tertunda." Lin Chen menatap Lao Tzuxan, Guo Annbi dan Yao Xuanma dengan wajah datar tanpa ekspresi.
Penatua dari keluarga Qing terlihat sangat marah karena Qing Yuwen yang terbunuh tepat di depan mereka. Jika ini diketahui Leluhur Qing, bukan hanya mereka akan dibunuh; yang berhubungan juga akan dihabisi tanpa meninggalkan seorang pun.
__ADS_1
"Bunuh!"
Dua pemuda berpakaian hitam dan putih melintas bagaikan cahaya yang bergerak ke dua arah berbeda di samping Lin Chen.
"Teknik Gabungan, Yin dan Yang!
Dari telapak tangan masing-masing terlihat ada energi kuat membentuk kabut berbeda warna; mereka saling bersinergi, membuatnya terlihat semakin kuat dengan aura menekan atmosfer sekitar.
Lin Chen hanya diam tak bergerak meski serangan yang memberikan tekanan dari sampingnya terus menguat, tapi pakaiannya tidak bergerak, bahkan satu helai rambutnya pun tetap tenang.
"Keluar."
Cambuk Iblis keluar dari bahu Lin Chen yang langsung menusuk dada Penatua keluarga Qing hingga menembus ke punggung.
"Aaarrrgghh!"
Jeritan menyakitkan terdengar dari keduanya saat tubuh mereka mulai mengering hingga semua darahnya terserap habis, kemudian jatuh tergeletak dengan mata terbuka lebar.
Kematiannya terlihat sangat menyakitkan dan mengejutkan.
Hanya tersisa 6 Earth Realm yang tidak bisa menggerakkan tubuh; bahkan untuk satu jari.
Lin Chen mengangkat tangannya mengarah pada 6 Earth Realm yang hanya berjarak beberapa langkah saja. "Kalian, matilah."
Lin Chen mengibaskan tangannya; Cambuk Iblis melempar 6 Earth Realm ke lahar di kiri maupun kanan. Karena tubuh mereka tidak memiliki energi lagi, mayatnya langsung terbakar hingga tidak meninggalkan bekas.
"Sudah berakhir ..." Lin Chen menghela napas panjang, lalu menengadahkan kepalanya melihat langit biru sedikit merah karena uap gunung berapi. "Sekarang, aku akan mengirim mereka kembali ke Bintang Qiang, kemudian mengasingkan diri."
Lin Chen terbang menghampiri Profound Ark untuk memberikan harta yang ia dapatkan pada Yan Xue.
Harta yang ia dapatkan adalah semua hal dari tingkat Surgawi sampai Ilahi. Untuk Harta Bumi dan Langit yang sampai dikejar-kejar oleh 9 Earth Realm adalah Rumput Roh Api, Teratai Api, Besi Surgawi Api.
"Kita akan kembali sekarang, aku akan mengirimkan kalian lebih dahulu bersama Yi'er." Lin Chen tidak bisa menyimpan Xue Ying di dalam Ruang Dimensi, karena itu bisa membuatnya kehilangan fokus; mungkin pula saat menyerap Pil Dewa, ia melakukan sedikit kesalahan yang berdampak pada Ruang Dimensi atau Dunia Jiwa dan melukai Xue Ying di dalamnya.
Lin Qiao Jianying melihat sekitar, mencari apakah ada harta lain yang masih tertinggal; tidak boleh ada apa pun yang ditinggalkan di sini, karena kedatangan mereka kemari adalah untuk mencari harta!
Lin Chen berlutut di depan Lin Qiao Jianying seraya memegang kepalanya. "Semua harta sudah Ayah ambil dan simpan di Cincin Ruang, Jianying bisa memintanya pada Ibu." Ia mengecup hangat kening putrinya. Kecupan itu tidak berhenti hanya sampai Lin Qiao Jianying; kecupan terus diberikan pada Lin Mein An dan Lin Da Zixuan.
Walaupun masih mampu mengendalikan kloning saat sedang dalam keadaan menyerap Pil Dewa, tapi ia ingin lebih fokus pada kultivasinya. Karena itu, ia tidak tahu kapan bisa mencium mereka lagi.
"Kalian bertiga harus menurut pada Ibu saat Ayah sedang mengasingkan diri."
__ADS_1
Lin Chen menatap ketiganya seraya memberikan sentilan kecil pada hidung masing-masing. Ia berdiri menatap dalam mata Yan Xue, lalu menciptakan dinding hitam yang mengelilingi keduanya untuk tidak bisa dilihat dari luar. Ada hal penting yang harus dilakukannya bersama Yan Xue dan itu tidak boleh diketahui oleh yang lain, yaitu, ciuman seorang suami istri.
Tidak bisa terlalu lama karena akan menimbulkan kepanikan pada ketiga anak, dan benar saja saat dinding menghilang, anak-anak terlihat hampir menangis karena takut ditinggalkan di Dimensi Leluhur Yang tanpa orangtua.
"Ayah~"
Lin Chen tertawa kecil melihat anak-anaknya yang hampir menangis. "Maaf-maaf, ada hal penting yang Ayah bicarakan dengan Ibu." Ia menggendong Lin Qiao Jianying dan Lin Mein An. "Sekarang, ayo kita kembali."
"Apakah kami tidak boleh mendengarnya?" Lin Qiao Jianying mendongak menatap Lin Chen dengan mata berair karena hampir menangis.
Lin Chen tersenyum ringan mendapati pernyataan itu dan berpikir sejenak untuk mendapatkan jawaban yang tepat. "Pembicaraan Ayah terlalu berat untuk kalian pahami, ini bisa merusak jiwa jika belum pada masanya." Tidak mungkin ia mengatakan sedang mencium Yan Xue saat di dalam pelindung hitam.
Lin Da Zixuan yang dibawa Yan Xue, mendongak dengan ekspresi khawatir. "Apakah Ibu tidak apa-apa?"
Yan Xue tersenyum hangat, lalu menjawab, "Ibu tidak apa-apa, Ayah tidak melakukan hal menyakitkan. Dia mengatakan bahwa kalian semua sangat manis dan Ayah sangat mencintai kita."
"Eh!?" Lin Mein An mendongak menatap Ayahnya dengan pipi yang membulat.
"Iya, Ayah mencintai kalian semua."
Lin Qiao Jianying dan Lin Mein An tersenyum, lalu mengecup pipi Ayahnya secara bersamaan.
Lin Chen tertegun pada saat mendapatkan kecupan itu, lalu senyum hangat terlihat di wajahnya. "Baiklah, tolong buka."
Celah ruang langsung terbuka lebar untuk waktu yang singkat dan tanpa basa-basi lagi Profound Ark mulai melaju memasuki celah ruang berwarna putih yang terhubung dengan Semesta Yongheng.
Ketika Profound Ark sudah memasuki dan celah ruang menutup kembali, fluktuasi energi yang sangat kuat berkumpul di tempat awal Profound Ark. Fluktuasi itu memunculkan Lin Chen lain yang sedari awal sudah memecah tubuh dan menyatu dengan atmosfer sekitar.
Lin Chen masih termenung di tempatnya dan mencoba mengirimkan salah satu kloning ke Semesta Kuxing, dan keberadaannya langsung ditemukan.
"Saat aku di Ruang Para Dewa, Dewi Kuxing tidak menyadarinya. Tapi, saat aku datang ke Semesta Kuxing, dia langsung menemukanku ..."
Lin Chen mendongak menatap lurus ke depan seraya mengangkat tangannya. "Apakah karena dia sudah menyatu dengan Semesta Kuxing?"
Celah ruang lain kembali terbuka, tapi memiliki perbedaan karena tekanan yang kuat dan sayatan angin keluar dari sana. Ini adalah Semesta Shangdi yang ia ciptakan dan masih benar-benar kosong, 100 Galaxy juga masih tersimpan dan belum diletakkan di Semesta Shangdi.
Lin Chen mengambil napas dalam-dalam, kemudian memasuki celah ruang yang terhubung dengan Semesta Shangdi.
"Sekarang, saatnya menembus tahap Puncak!"
...
__ADS_1
***
*Bersambung...