Strongest God System 3

Strongest God System 3
Chapter 090 : Berjalan-jalan


__ADS_3

Lin Chen mengira setelah ia menjadi Dewa, System tidak akan pernah mengalami peningkatan lagi, karena itulah ia tidak pernah mengeceknya sama sekali dan berpikiran jika System saja sebatas toko serba ada yang bisa menyediakan barang apa pun.


Fitur System selama ini terbagi menjadi beberapa.


[Shop] [Menyediakan berbagai macam item yang bisa dibeli dengan Point System]


[Gacha] [Undian yang bisa mendapatkan barang tertentu, dengan membayar 10.000 Point System setiap kali penarikan]


[Point Pengetahuan] [Menggunakan Point Pengetahuan untuk mencari informasi tentang suatu tempat sampai batas tertentu]


[Point Teknik] [Membantu orang lain atau diri sendiri untuk memahami suatu teknik lebih cepat]


[Copy Item] [Mampu menyalin item, entah itu senjata atau herbal dan rempah-rempah, yang kemudian bisa ditemukan di System Shop]


[Konversi] [Mengubah Point System menjadi Point Pengalaman dengan rasio yang setara]


[Fitur Pelatihan] [Mengubah Point System menjadi Point Pengalaman, namun Point Pengalaman di sini hanya bisa diterima oleh orang lain dalam bentuk energi spiritual yang padat dan sangat murni]


System Gacha tidak pernah ia gunakan lagi, karena hanya membuatnya kecanduan namun tidak mendapatkan hasil yang diinginkan. Point Pengetahuan sudah tidak berguna karena ia bisa mencari informasi dengan mudah, meski masih terkendala dengan sejarah, tapi bisa diatasi dengan cara membaca ingatan.


Point Teknik, masih dipakainya sampai saat ini apabila sedang malas untuk membantu pelatihan dalam pemahaman teknik. Koversi, pendapatan Point Pengalaman lebih mudah didapat dengan cara kultivasi, ketimbang harus membunuh.


Fitur Pelatihan, sampai saat ini ia masih menggunakan fitur ini untuk membantu orang-orang meningkatkan kekuatan, ditambah dengan bantuan Energi Hukum dan Dewa, yang mampu mempercepat penyerapan energi.


Bagaimana System bisa mendapatkan fitur baru ini sudah bisa ia tebak, ini semua mungkin karena bergabungnya Hitam dan Putih dengannya.


Untuk Fitur System terbaru, itu adalah fitur yang bisa dibilang antara berguna dan tidak, mengingat ia yang sudah mendapatkan Pendewaan untuk menjadi Dewa.


Fitur itu bernama Penciptaan Galaxy, yang mampu membantu pengguna untuk dapat menciptakan galaksi dengan tingkatan tertentu, tergantung seberapa banyak Energi Dewa yang diberikan.


Alasan mengapa ia mengatakan antara berguna dan tidak, itu karena ia sudah mampu menciptakan bintang, yang artinya tidak terlalu banyak perbedaan. Namun setelah ia membaca lebih banyak lagi, ternyata galaksi yang diciptakan melalui System bisa ditingkatkan.


Galaxy System sendiri juga bisa disimpan di System untuk diteruskan atau dikurangi jumlah bintangnya, serta bisa disembunyikan dan dibentuk di tempat yang, yang berada di luar ruang dan waktu. Singkatnya, ia bisa menciptakan Semesta yang tidak bisa dimasuki oleh Dewa lain.


Dengan adanya ini, ia bisa menciptakan tempat khusus untuknya sendiri, sebagai pencegahan atau persiapan sebelum pergi meninggalkan Semesta Yongheng. Dengan demikian, ia bisa tenang apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di Semesta lain.


"Gege..."


Lin Chen tersadar dari lamunannya saat mendengar suara Yan Xue. "Maaf, aku sedang melihat sesuatu di dalam danau." Ia berasalan.


Yan Xue sedikit mengangguk, tidak ada keraguan di matanya saat mendengar itu, karena ia tahu jika Lin Chen memang bisa melihat ke tempat yang sangat jauh, meski raganya tidak berada di tempat itu.

__ADS_1


"Makanan kalian sudah datang."


Wanita berambut hitam, mengenakan setelan jas hitam dengan rok di atas lutut ketat. Ia membawa meja dorong yang di atasnya terdapat beberapa hidangan mewah.


Dongfang Yuyan, itu adalah nama wanita yang membawa hidangan pesanan Lin Chen dan Yan Xue, yang merupakan teman sekelasnya dulu.


"Apakah kau sudah betah di sini?"


Dongfang Yuyan meletakkan piring di atas meja satu per satu. "Jika aku tidak betah, tidak mungkin aku bisa membuka restoran di sini." Ia mendongak menatap Lin Chen yang ada di kanan. "Apakah kalian berdua sudah memiliki putra atau putri?"


"Kami sedang berusaha." Lin Chen menjawabnya singkat.


Dongfang Yuyan mengangguk kecil, lalu kembali berucap, "Jangan terlalu lama, bahkan Cucu dari Cucuku sudah memiliki anak." Ia mengedipkan sebelah matanya memberi tanda pada Yan Xue. "Aku juga tidak menduga jika waktu berlalu selama dua ratus tahun, sedangkan kalian masih sekitar enam belas."


Lin Chen melambaikan punggung tangan kirinya, mencoba memberi tanda pada Dongfang Yuyan untuk pergi menjauh agar tidak menganggu waktu makannya.


Walaupun ia tidak memiliki masalah dengan Dongfang Yuyan dan sikapnya yang baik semasa sekolah, tapi sekali berbicara, sangat sulit untuk menghentikannya.


Dongfang Yuyan sedikit membungkukkan badannya dengan kedua tangan di depan pinggang kanan, lalu berbalik dan pergi meninggalkan keduanya.


Lin Chen mendongak menatap Yan Xue, lalu menghela napas dan berucap setelah memasang array, "Kita akan melakukannya lagi nanti malam, kita akan berusaha untuk mendapatkan keturunan."


Keduanya makan secara perlahan-lahan seraya menikmati hiburan di restoran yang menyajikan permainan alat musik tradisional, dalam irama nada yang sangat indah.


Puluhan menit kemudian, mereka pergi meninggalkan restoran begitu saja tanpa membayar sama sekali, karena memang di mana pun ia pergi di Kota Chen, ia tidak perlu membayarnya, meski sebanyak apa pun ia ingin membayar, pemilik usaha akan selalu menolak atau mengembalikannya.


Yan Xue menggandeng lengan kiri Lin Chen saat berjalan-jalan di jalanan kota.


"Apakah Gege tidak latihan lagi?"


Lin Chen menoleh sekilas menatap Yan Xue, lalu kembali fokus ke jalanan. "Tidak, aku ingin bersantai selama lima tahun. Aku sudah lama tidak memperhatikanmu, karena itulah, dalam waktu lima tahun ke depan, aku akan menghilangkan semua latihan."


Yan Xue mendongak ke kanan menatap wajah Lin Chen, lalu terlihat senyum cerah di wajahnya. "Terimakasih." Ia menyandarkan kepalanya di bahu kiri Lin Chen.


Lin Chen tersenyum ringan menatap wajah Yan Xue, lalu mengecup lembut rambut atasnya. "Jika Xue'er ingin sesuatu, katakan saja padaku."


"Bersama Gege adalah keinginan Xue'er."


Lin Chen menghela napas dan tersenyum ringan, permintaan Yan Xue memang terdengar mudah, namun memang sulit untuk dipenuhi. Tapi, sebisa mungkin ia akan menjadi suami yang baik dan menemani Yan Xue di mana pun.


***

__ADS_1


Keesokan Harinya


Aktivitas malam Lin Chen dan Yan Xue mulai aktif, mereka terus melakukannya untuk beberapa jam, tapi tentu saja membiarkan Yan Xue beristirahat agar tidak ada rasa tidak nyaman, serta menenangkan diri agar tidak kecanduan. Meskipun kecanduan pun tidak masalah, karena mereka berdua adalah pasangan suami istri.


Lin Chen sedang berada di dahan pohon seorang diri dan mengoperasikan System. Terlihat ada belasan layar interface berwarna biru di depannya, yang merupakan Fitur Penciptaan Galaxy.


"Sangat mudah menciptakan galaksi dengan cara ini, ketimbang harus menciptakan bintang-bintang hingga membentuk galaksi." Lin Chen menekan-nekan layar interface di kiri dan kanan depannya, lalu melihat hasilnya di layar interface lain yang berada tepat di depannya.


"Namun, setelah aku menembus God Realm. Aku bisa menciptakan galaksi dengan mudah, tapi sepertinya aku tetap menggunakan Fitur Penciptaan Galaxy."


Tidak perlu ditanyakan lagi mengapa tetap menggunakan Penciptaan Galaxy, mengingat banyak kelebihannya.


"Chen'er..."


Lin Chen menghilangkan layar interface di depannya, kemudian menoleh ke belakang melihat Luo Yi yang mengenakan hanfu tradisional berwarna merah muda. "Ada apa, Ibu?"


Luo Yi datang menghampiri Lin Chen dan duduk di sebelahnya. "Bisakah Chen'er bantu Ibu menembus Tongzhi?"


"Tentu." Lin Chen menganggukkan kepalanya. Ia tahu mengapa Ranah Luo Yi masih tertahan di Huangdi tahap Puncak, itu karena terus mengurus data-data Sekte Chenlong, sampai melupakan latihannya.


Apalagi saat ini Ibunya sedang hamil, energi spiritualnya dikorbankan untuk menjaga janinnya agar tidak terluka karena gerakan berlebih.


Lin Chen mengangkat tangan kanannya untuk menyentuh punggung Luo Yi, lalu ia mengalirkan energi spiritualnya secara perlahan, membantu Luo Yi menyerap energi spiritual di sekitar, mengubahnya menjadi energi murni dan mengalirkannya langsung ke dalam Dantian.


Tidak membutuhkan waktu lama, sekiranya membutuhkan waktu tiga menit, mulai ada energi spiritual berwarna perunggu keemasan bercampur putih yang menyelimuti tubuh Luo Yi. Hingga belasan detik berlalu, terdengar suara ledakan yang teredam dari dalam tubuh Luo Yi, menandakan bahwa berhasil menembus Ranah Tongzhi.


Tanda yang lebih mudah dilihat, tentunya ada cahaya yang melonjak ratusan mil dari dalam tubuh Luo Yi, membuat napasnya semakin kuat dan aliran energi di dalam Meridiannya semakin mengalir dengan lancar tanpa ada hambatan sama sekali.


Lin Chen menurunkan tangan kanannya, seraya menarik kembali energinya secara perlahan agar tidak membebankan tubuh Luo Yi.


"Hah..." Luo Yi membuka matanya dan menghela napas panjang. Lalu ia menoleh ke kiri menatap wajah Lin Chen. "Terimakasih, Chen'er. Ibu sayang Chen'er." Ia mengecup pipi Lin Chen, kemudian berbalik pergi.


"Sampai kapan aku mendapatkan perlakuan seperti anak kecil? Nenek Buyut, Nenek, Ibu, Bibi, Yue Mu."


Seraya memijat keningnya, ia kembali berucap, "Usiaku hampir setengah abad ..."


...


***


*Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2