
Bersiap mengikat gadis yang dicintai, Dion mengambil napas dalam dengan duduk berdampingan bersama Aulia menyisakan jarak diantara keduanya. Kedua insan itu tak bisa menutupi rasa gugup yang kini menyelimuti batin mereka, namun juga berbahagia karena akan menjadi pasangan halal dengan harapan menjadikan pernikahan ini pertama dan terakhir dalam hidup mereka berdua.
Penghulu menanyakan kesiapan Dion, dan di angguki mantap oleh lelaki di balik meja tersebut. Dengan kopyah putih juga setelan jas putih, Dion mengulurkan tangan berjabatan dengan penghulu. Seketika jantung Aulia juga Dion terasa ingin melompat keluar.
Penghulu mulai mengucapkan apa yang harus di ucapkan, lalu menghentak tangan Dion untuk menjawab. Hanya cukup satu kali Dion sudah berhasil membuat semua saksi mengatakan sah. Dalam sakralnya acara ijab, semua berdoa akan sahnya pernikahan Aulia juga Dion.
Mendengar seruan sah tersebut, tanpa terasa Dimas dan Rena mengeluarkan bulir air mata dalam senyum mereka. Dimas mempersiapkan hati cukup lama untuk bisa melepaskan putrinya menjadi milik orang lain. Ia bahagia bisa memiliki usia dan menjadi saksi menikahkan putrinya dengan tangan sendiri.
Hati merekapun terasa lega usai mendengar kata sah. Beban berat yang mengganggu beberapa waktu dari tanggal pernikahan diputuskan, seketika lenyap begitu saja. Penghulu meminta Aulia dan Dion saling menyematkan cincin dan dilanjutkan Aulia mencium tangan lelaki yang telah mempersuntingnya, namun berulang kali Aulia menarik ulur tangannya.
__ADS_1
Memang putri cantik dari Dimas tersebut belum pernah bersentuhan dengan laki laki selain menyentuh tangan Papi, Om, Kakek juga adik adiknya. Aulia merasa malu juga gemetar untuk memegang tangan Dion. Tangan yang untuk pertama kali akan di sentuhnya saat ini.
"Sayang, pakaikan cincin dan cium tangan suami kamu" ucap Rena lembut.
"Iya Mami" lirih Aulia menjawab.
Melihat putrinya ragu ragu dengan tangan terus menggenggam berulang, Rena tersenyum dan mengarahkan tangan Aulia ke arah Dion. Cincin pun akan di sematkan pada jari manis keduanya sebelum aulia mencium tangan.
Dion pun sama dengan AUlia tak pernah menyentuh siapapun kecuali Almarhumah ibunya serta keluarga perempuan yang termasuk tantenya. Keduanya terlihat polos dan malu malu untuk bersentuhan walau sudah menjadi pasangan halal saat ini.
__ADS_1
Usia Dion yang sama dengan Aulia hanya berbeda sedikit pad bulannya saja untuk menjadikan DIon lebih tua. Tapi sikap dewasa Dion ataupun Aulia melebihi usia mereka, hingga meyakinkan kedua orang tua untuk memutuskan menikahkan agar tak terjadi sesuatu tidak diharapkan.
Terima kasih banyak buat readers semua yang sudah mendukung karya saya ini, nantikan season selanjutnya di novel yang berbeda ya.
Kisah kelanjutan tentang pernikahan Aulia, yang entah akan semanis kedua orangtuanya atau tidak. Jangan dihapus dulu dari favorit ya, karena saat season dua rilis akan saya umumkan disini nanti.
Karena memang harus melewati seleksi dari tim Noveltoon / Mangatoon lebih dulu, jadi season dua yang berjudul " Cinta Aulia " harus antri buat lolos review.
Terima kasih banyak, dan tetap saya berharap dukungan di season dua nanti seperti kalian semua mendukung di season pertama ini.
__ADS_1
Assalamualaikum.