Suamiku Seorang Duda

Suamiku Seorang Duda
BAB 60


__ADS_3

Dimas menghentikan laju kendaraan nya di tempat parkir sebuah Cafe es krim yang memiliki konsep. taman bermain.


" Mas ini beneran anggap aku anak ya " seru Rena ketika mendapati tempat yang memang di desain untuk anak anak.


" Kenapa sayang, kamu engga suka tempat nya ya? " tanya Dimas tersenyum melihat Rena dengan tatapan jengah.


" Suka, suka banget " jawab Rena seketika mengubah ekspresi wajah nya ceria dan tersenyum lalu mulai turun dan membukakan pintu untuk Auli yang duduk di baris belakang.


" Ayo sayang kita makan es krim sambil main " seru Rena senang bersama Aulia dan berjalan seperti dua anak kecil bersama memasuki cafe tersebut meninggalkan Dimas yang menatap ke dua nya tersenyum.


" Emang bener bener kembar ya " gumam Dimas menggelengkan kepala dengan senyum mengembang lalu mengikuti mereka masuk ke dalam.


Dimas menghampiri Rena dan Aulia yang lebih dulu duduk di sebuah meja kursi berbentuk kereta labu princess lengkap dengan desain kelambu tule berwarna pink di atas serta hiasan daun rambat hijau.


" Mau yang rasa apa dua sayang ku? " tanya Dimas pada Rena dan Aulia yang sibuk selfi berdua.

__ADS_1


" Mix aja ya mas, kalau princess mami mau apa? " seru Rena menghentikan sejenak aktifitas selfi nya.


" Sama mi " jawab Aulia tersenyum menggemaskan yang lagi lagi membuat Dimas menarik nafas dalam melihat ke dua nya.


" Oke sayang sayang nya papi " goda Dimas lalu memberitahukan pelayan yang sudah berdiri di samping meja mereka menunggu keputusan pesanan mereka.


Usai mencatat setiap pesanan yang Dimas tunjuk, pelayan dengan pakaian mirip pelayan yang ada di film film disney itu meninggalkan meja pelanggan.


Dimas yang masih senyum senyum sendiri melihat tingkah Rena dan Aulia memang lebih mirip seorang Ayah yang menjaga dua anak. Yang awal nya Dimas sedikit terkejut dengan sikap Rena yang seakan memiliki dua kepribadian karena ia bisa sangat tegas dan disiplin juga dewasa ketika mendidik Aulia namun juga bisa menjadi seorang anak kecil yang menggemaskan di waktu yang berbeda. Rena yang juga kerap menunjukkan sikap manja ketika sedang berdua saja dengan suami yang hanya terpaut usia 5 tahun saja, namun lebih sering menunjukkan sikap dewasa dan keibuan. Semakin Dimas mengenal Rena, semakin ia mengagumi istri cantik yang tak pernah menuntut apa pun meski semua kartu sudah ia pegang, bahkan tak ada satu pun informasi transaksi dari kartu kredit Rena yang di berikan oleh Dimas dan terkadang membuat suami nya sedikit jengkel karena Rena yang terkesan pelit untuk gaya hidup meski sebenar nya karena sudah terbiasa hidup sederhana jadi ia tidak begitu suka menghamburkan uang membeli barang yang tidak terlalu penting.


" Aku suapin ya mas " seru Rena mengambil satu sendok es krim untuk Dimas.


" Aku engga suka manis sayang " tolak Dimas halus.


" Satu sendok es krim juga engga bakal rusak otot kamu kok mas " jawab Rena yang memang tahu suami nya rajin pergi ke gym.

__ADS_1


" Engga gitu sayang, ya udah sini " sahut Dimas mendekatkan tubuh nya agar Rena bisa menyuapi es krim.


Rena yang mengembangkan senyum nya karena Dimas mau menerima suapan es krim membuat Aulia iri dan ingin menyuapi papi yang tak pernah mau di suapi Aulia es krim seperti saat Rena menyuapi Dimas kini.


" Papi.." panggil Aulia mengangkat satu sendok penuh es krim mendekat ke mulut Dimas yang dengan tatapan jengah ia menerima suapan Aulia.


Rena dan Aulia ber tos ria karena berhasil membuat Dimas memakan es krim untuk pertama kali nya.


" Udah kan? " tanya Dimas sambil mengusap bibir yang belepotan dengan es krim ketika Aulia menyuapi nya dengan tisu yang tersedia di sana.


Rena dan Aulia hanya mengangkat jempol mereka berdua ke atas sambil tersenyum puas ke arah Dimas.


" Ya udah buruan habisin ya, udah mau gelap ini enggak baik buat ibu hamil sama anak kecil di luar malam malam " jelas Dimas.


" Iya mas " singkat Rena dengan terus memasukkan es krim ke mulut nya bersama Aulia.

__ADS_1


__ADS_2