Suamiku Seorang Duda

Suamiku Seorang Duda
BAB 55


__ADS_3

Rena yang telah terbangun menyusuri kamar ruang tamu untuk keluar mencari Dimas dan Aulia.


" Bapak ada di atas bu sama non Auli" seru bi Lastri yang mendapati Rena dengan mata mencari cari sore itu.


" Terimakasih ya bi " jawab Reta melangkah menuju kamar Aulia.


Sampai nya di kamar Aulia ternyata mereka tak ada di sana, dan Rena melangkah ke kamar nya. Mata Rena tertuju pada Dimas yang saling peluk dengan Auli dalam keadaan tidur yang sangat pulas. Dengan senyum nya ia menghampiri suami dan anak nya yang tertidur tanpa mengenakan selimut. Tangan lembut Rena mulai menyibakkan rambut putri nya yang berantakan menutupi kening.


" Nyenyak banget " seru Rena pelan dan tersenyum lalu beranjak dari tempat tidur menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.


" Tunggu " ucap Dimas sangat pelan menarik pergelangan tangan Rena yang terkejut.


Dimas memberikan isyarat pada Rena dengan menepuk lembut tempat tidur belakang nya tanpa bergerak agar Aulia tak terbangun. Rena yang mengerti maksud dari suaminya langsung menuju belakang Dimas dan duduk di sana. Dengan pelan tangan Dimas meraih lengan Rena meletakkan nya di dada bidang yang terbalut kaos putih. Rena yang masih duduk menarik kembali tangan nya dan mulai naik keatas tempat tidur mendekatkan tubuhnya menghadap punggung Dimas yang masih memeluk Auli dengan tangan Rena melingkar ke atas dada Dimas dan wajah yang menempel pada tengkuk bersih suami nya hingga Dimas mampu merasakan hangat nafas Rena.


" Kangen " seru Rena tersenyum lalu mencium tengkuk Dimas dan makin mengeratkan pelukannya.

__ADS_1


Dengan pelan Dimas mengubah posisi nya terlentang tanpa menggerakkan lengan yang du gunakan sebagai bantal Aulia.


Tangan Dimas menyusul kebawah pinggang Rena dan mendekatkan tubuh Rena dengan kepala berada di atas dada Dimas.


" aku juga " seru Dimas lirih.


Rena mendongakkan wajah nya dan menaikkan sedikit tubuh nya pelan lalu mencium kening Dimas yang berpindah ke kedua pipi lalu bibir Dimas lembut yang seketika di nikmati oleh Dimas lembut dengan tangan kanan nya yang mulai mengangkat sedikit tubuh Rena agar ia bisa lebih mudah untuk menikmati bibir istri yang beberapa hari ini terasa sangat jauh darinya.


Rena membalas setiap ciuman Dimas dengan jemarinya mulai menekan pipi kiri suaminya yang penuh dengan brewok tipis. Ciuman lembut yang seketika menjadi panas karena hasrat dan kerinduan mereka yang beradu mampu membangkitkan gairah keduanya ingin melakukan lebih, namun ditengah ciuman mereka Auli tiba tiba menggerakkan tubuh gemuk nya memaksa kedua orang tuanya berhenti dari aktifitas mereka begitu sadar jika Aulia masih berada di sana. Rena dengan buru buru bangkit dari tempat tidur dan menuju ke kamar mandi karena takut jika Aulia terbangun dan mendapatinya memeluk Dimas akan membuat banyak pertanyaan yang di lontarkan Aulia yang kini menjadi sangat ingin tahu.


" Jangan bertengkar lagi Ren, aku kangen setiap kali kita bersama " gumam Dimas pelan.


Aulia yang mulai terbangun menggeliat di samping papi nya lalu memeluk erat tubuh besar Dimas.


" Papi, Auli lapar " seru Aulia manja karena melewatkan jam makan siang terlelap bersama Dimas.

__ADS_1


" Bangun bangun minta makan, dasar anak papi gendut " goda Dimas mendekap erat tubuh Aulia gemas.


" Papi, makan di luar yuk Auli mau jalan jalan" rengek Aulia.


" Kan mami sakit sayang, besok aja ya kalau mami udah sehat" jelas Dimas di angguki oleh putri kecilnya.


" Ayo bangun, kita mandi habis itu kita jalan jalan sore di sekitar kompleks" ajak Dimas


" Hore, Auli pakai sepeda ya" pinta Aulia gembira.


" Oke cantik, sekarang Aulia mandi dulu" seru Dimas


" Mandiin papi " rengek manja Aulia.


" Oke ayo " jawab Dimas bangun dari tidur nya dan berdiri menggendong putri kebanggaan nya menuju ke kamar princess Aulia untuk membantunya mandi dan bersiap untuk jalan jalan sore.

__ADS_1


__ADS_2