Suamiku Seorang Duda

Suamiku Seorang Duda
BAB 66


__ADS_3

Usai makan malam Dimas mengajak semua karyawan dan juga Tyo bersantai di ruang tamu mengobrol ringan masalah keluarga karyawan karena memang Dimas mengundang mereka bukan untuk membahas persiapan pesta namun untuk membuat Rena merasa sedikit terbiasa. Sedang Rena, Aulia dan Siska memilih memakan kue serta coklat yang Siska bawa sambil nonton acara kartun Aulia.


" Eh, mbak aku bawa gabungan desain yang aku janjiin tadi loh " seru Siska mengambil buku sketsa di dalam tas dan mencari gambar desain baju couple Rena bersama sang putri lalu menunjukkan pada Rena.


" Wah, bagus banget dek " seru Rena kagum dengan gambar desain adik ipar nya.


" Mas Dimas bakalan marah gak mbak kalau aku buat kaya gin? " tanya Siska sedikit cemas ketika baju nya sudah jadi dan tak di sukai oleh kakak ipar yang terlalu over terhadap apa pun yang anak istri nya kenakan.


" Engga lah dek orang bagus gini. Tapi kita engga usah tunjukin dulu ke mas Dimas biar jadi surprise, oke? " ajak Rena bersekongkol dengan Siska yang mulai tersenyum.


" Siap mbak" sahut Siska dan melanjutkan kembali makan kue.


Tepat pukul 21.00 semua karyawan Dimas juga Tyo serta istri nya mulai pamit untuk pulang karena hari yang sudah larut. Rena dan Dimas mengantar mereka sampai ke teras rumah, sementara Aulia sudah tertidur di depan tv karena lelah. Setelah memastikan para tamu pulang, Dimas meraih pinggang Rena mendekat untuk mengajak nya kembali ke dalam.


" Mas, Auli tidur kamu pindahin ya " pinta Rena karena Dimas tak mengetahui jika putri nya tertidur di sofa depan tv.


" Engga jadi sikat gigi? " tanya Dimas mengarahkan wajah nya ke Rena.


" Udah mas, tadi pas habis makan coklat udah sikat gigi terus lanjut nonton tv, ketiduran deh " jelas Rena.

__ADS_1


" Oh " sahut Dimas dan melangkah bersama istri ke ruang tv dan mengangkat tubuh putri nya ke kamar.


" Taruh di kamar kita aja mas, aku mau tidur sama Auli juga malam ini, boleh kan? " pinta Rena yang sangat merindukan tidur dengan memeluk tubuh gemuk putri cantik nya.


" Iya sayang " sahut Dimas melangkah dengan menggendong Aulia.


Rena menuju ke arah bi Lastri dan bi Ijah yang masih repot membersihkan dapur.


" Bi, bibi istirahat aja ya di lanjut besok " ucap Rena merasa kasihan terhadap kedua asisten nya yang masih saja repot hingga malam.


" Iya bu, terimakasih " ucap kedua nya bersamaan.


" Iya bu, baik " jawab bi Lastri.


Usai mengatakan semua kepada kedua asisten nya, Rena berjalan pelan ke arah kamar untuk menyusul suami dan anak nya.


Dimas yang masih berada di kamar mandi meninggalkan Aulia di atas tempat tidur yang sudah ia selimuti lebih dulu. Rena mulai mengganti pakaian nya dengan pakaian tidur, karena suaminya melarang dia mandi malam semenjak hamil.


" Hmmm cantik, sexi " seru Dimas ketika keluar kamar mandi dan mendapati Rena yang tengah melepas baju lalu memeluk nya dari belakang ketika istri nya hanya meninggalkan pakaian dalam menutupi dada nya.

__ADS_1


" Gombal " seru Rena yang tak lagi canggung ketika Dimas melihat nya dalam keadaan seperti itu.


" Serius sayang, kok gombal sih " ucap Dimas sambil menciumi pundak Rena yang membuat Rena geli ketika jenggot tipis Dimas menempel pada leher samping nya.


Rena membalikkan tubuh yang kini berbadan dua ke arah Dimas lalu melingkarkan kedua tangan nya di tengkuk suami yang tersenyum ke arah Rena.


" Genit banget kamu seharian ini. Kenapa? " tanya Rena karena seharian dimas memang selalu mencoba merayu Rena.


" Engga ada, suka aja kaya gitu " jawab Dimas tersenyum menarik dekat tubuh Rena.


" Mau, tapi engga bisa dulu kata dokter suruh tunggu hasil periksa kamu dulu sayang" tambah Dimas pelan.


" Ya udah tunggu besok ya mas" sahut Rena memeluk Dimas.


" Iya sayang, sekarang aku bantu kamu pakai baju dulu ya kalau kamu kaya gini engga jadi nunggu besok aku" goda Dimas dalam pelukan Rena yang tersenyum sambil mencubit tipis perut suami genit nya.


Dimas mulai meraih daster tidur untuk Rena dan membantu memakaikannya untuk Rena lalu menggendong tubuh istri nya ke atas tempat tidur di samping Aulia.


" Malam sayang, Love you " ucap Dimas dan mencium kening serta bibir Rena lalu mulai mengambil posisi nya tidur di samping kiri Aulia hingga kini mereka tidur dengan mengapit putri lucu mereka yang semakin menggemaskan karena lebih pintar menggoda sekarang.

__ADS_1


Tangan Dimas dan Rena yang mereka satukan untuk memeluk Aulia mengantarkan mereka ke dalam mimpi yang indah malam ini bersama dengan selalu berharap jika hubungan mereka bertiga akan selalu baik dan semakin baik ketika anak ke dua mereka nanti lahir.


__ADS_2