SYSTEM NEXT LEVEL

SYSTEM NEXT LEVEL
BAB 112


__ADS_3

Iyan merasa aneh dengan pakaiannya, namun ia tak berani untuk membantah dan akhirnya ia pun berganti pakaian.


"Kamu sudah makan?" tanya Chasyn.


"Sudah tadi jam 17:00," jawab Iyan.


"Ini masih banyak makanannya, makanlah, nggak lucu nanti jika pas kita menjalankan misi perut keroncongan," ucap Chasyn.


"Bener juga," jawab Iyan tertawa. Mereka pun makan bersama.


"Apa terjadi sesuatu?" tanya Iyan.


"Iya, aku mendapat laporan dari Maman jika malam ini para kelompok itu sedang mengintai Chelsea lagi karena mereka gagal waktu itu. Mereka juga mengincar ku," jawab Chasyn.


"Jadi apa yang harus aku lakukan?" tanya Iyan.


"Kau cukup menungguku di dalam mobil saja, baju dan sepaket dengan penutup kepala itu jangan kau lepaskan, itu adalah bahan anti peluru misalnya terjadi tembak menembak, sebisa mungkin jaga dirimu," jawab Chasyn sambil mengunyah makanannya.


"Baiklah, apa ini termasuk berbahaya?" tanya Iyan.


"Iya begitulah, mereka datang lagi malam ini, aku rasa mereka pasti membawa senjata lengkap karena tadi malam mereka gagal dan tidak ingin gagal lagi," jawab Chasyn.


"Oh begitu ya," angguk Iyan.


Setelah selesai makan, mereka pun langsung masuk ke dalam mobil, Iyan melajukan mobilnya menuju ke rumah Chelsea.


"Berhenti di sini saja," ucap Chasyn.


"Baiklah," angguk Iyan mengerti.

__ADS_1


Chasyn pun keluar dari mobil dan menuju kebelakang rumah.


[Klik di sini untuk membuka]


Klik


Ding Ding


Visi baru


Sekelompok ingin menangkap Chelsea


Misi


Selamatkan Chelsea


Status Visi dan Misi sedang berlangsung


"Iya aku tau, tapi sepertinya mereka punya persiapan dan bagaimana mereka menangkap Chelsea sedangkan mereka saja tidak tau apa Chelsea keluar atau tidak?" tanya Chasyn.


"Halo Tuan," jawab Maman.


"Apa ada kabar terbaru?" tanya Chasyn.


"Maaf Tuan, aku saat ini tidak di izinkan untuk ikut penyerangan itu jadi tidak tahu rencana apa yang mereka buat, biasanya juga begitu, tim yang di pilih akan membahas rencana mereka masing-masing tanpa melibatkan tim yang tidak ikut," jawab Maman.


"Baiklah jika begitu, tapi kamu tetap awasi tempatmu, jika ada apa-apa kirim saja rekamannya, saat ini aku sedang dalam pengintaian," ucap Chasyn.


"Baik Tuan, Tapi Anda tetap harus hati-hati, karena mereka pasti tidak ingin gagal lagi," ucap Maman.

__ADS_1


"Baik, aku mengerti," jawab Chasyn yang langsung memutuskan panggilannya.


Trit


"Bos, Chelsea keluar dari rumahnya sendirian tanpa pengawalnya," ucap Iyan.


"Oke aku ke sana sekarang," ucap Chasyn kembali masuk ke dalam mobilnya.


"Ikuti mobilnya!" perintah Chasyn.


"Baik," angguk Iyan melajukan mobilnya mengikuti mobil Chelsea dari belakang.


Tak lama kemudian Mobil Chelsea masuk ke sebuah gang lalu masuk ke dalam hutan-hutan.


"Eh ke mana dia akan pergi ini sebenarnya?" tanya Chasyn heran.


"Kamu berhenti di sini!" perintah Chasyn.


Iyan pun memberhentikan mobilnya. "Aku akan mengikutinya, kau tetap di sini, jika mobil kita ikut maka akan ketahuan," ucap Chasyn.


"Baik bos," angguk Iyan mengerti.


Chasyn pun pergi meninggalkan Iyan dan berlari secepat mungkin mengikuti mobil Chelsea, untungnya jalannya sedikit buruk membuat mobil Chelsea melambat.


"Berhenti!" tiba-tiba saja 2 orang pria keluar dari semak-semak memberhentikan mobil Chelsea.


"Keluar kamu, tidak di perbolehkan mobil masuk ke kawasan ini.


Bersambung

__ADS_1


Jangan lupa like vote komen dan hadiah


Terima kasih


__ADS_2