
"Huhft... syukurlah," ucap bapak itu mengelus dadanya.
"Kalian sedang apa?" tanya Chasyn.
"Ini Tuan, kami sedang mengerjakan pekerjaan biar besok sedikit santai," ucap Yendi.
"Tuan Ceo sedang ingin menyewa tempat kah?" tanya More.
"Hm… iya, aku mencari tempat sewa," jawab Chasyn mengangguk.
"Tapi… nggak mungkin Tuan yang tinggal di sini kan?" tebak mereka.
"Aku menyewakan untuk Sekretaris Karisa, rumah dia yang sekarang sangat jauh dari kantor ini, jadi kalian tolong jaga dia dan jangan menyentuhnya sedikit pun, jika kalian berani menyentuhnya meskipun secuil pun aku akan memecat kalian secara tak dan tidak di keluarkan gaji kalian, kalian juga karena harus bantu dia jika dia dalam kesulitan," ucap Chasyn.
"Baik Tuan CEO, kami pasti akan menjaganya dengan sangat baik," ucap mereka menundukkan kepala.
"Baiklah, besok kalian tolong tunjukkan tempat ini dan bantu dia beres-beres juga, karena ia juga harus mengurus ayahnya yang sedang sakit juga, ini kunci rumahnya, tolong berikan padanya," ucap Chasyn menyerahkan kunci rumah itu Kepada pegawai itu.
"Baik Tuan," angguk mereka.
"Aku akan memasang cctv di depan sini melihat kalau kalian mengganggunya," ucap Chasyn.
"Tidak Tuan, kami tidak berani," jawab mereka ketakutan.
"Ya sudah, kalau gitu aku pulang dulu, kerja uang semangat dan rajin, kalau banyak keuntungan maka naik juga gaji kalian," ucap Chasyn.
__ADS_1
"Baik Tuan, terima kasih," jawab mereka membungkukkan badan memberi hormat.
Chasyn pun pergi meninggalkan tempat tersebut dan menuju mobilnya. Chasyn masuk ke dalam mobil dan mengambil ponselnya.
Tuuut!
Tuuut!
Tuuut!
"Halo Tuan, apa ada masalah?" tanya Karisa.
"Tidak, maaf sudah menganggu mu di jam istirahatmu, tapi besok kamu tidak usah bekerja dulu," ucap Chasyn.
"Ha-ha-ha tidak, maksudnya besok kamu akan pindah ke rumah sewa dekat dengan para karyawan yang ada di sana, kunci rumahnya sudah aku berikan kepada mereka, besok mereka akan memberikan kepada mu, dan besok libur untuk pindahan, kamu pergi saja ke kantor nanti ada pegawai itu membantumu, dan juga… jika mereka berani kurang ajar pada mu katakan saja padaku, keamanan mu adalah prioritas," ucap Chasyn.
"Hm… tapi Tuan, saat ini saya belum punya uang untuk menyewa rumah itu, katanya itu sangat mahal," ucap Karisa.
"Kamu tidak perlu khawatir, sudah saya bayar 6 bulan, jadi pindah lah dengan tenang, tapi sebelumnya kamu ke rumah ku dulu untuk menjemput mobil," ucap Chasyn.
"Baik Tuan, terima kasih banyak atas kebaikan Anda," ucap Karisa.
"Tidak perlu seperti itu, kamu sudah banyak bekerja untukku, aku juga harus memberikan yang terbaik untukmu juga, ya sudah jika begitu, selamat malam dan istirahat," ucap Chasyn.
"Selamat malam juga Tuan," jawab Karisa. Chasyn langsung memutuskan panggilannya dan membuka media sosialnya.
__ADS_1
[Klik di sini untuk membuka]
Klik.
Ding Ding
Visi baru
Seseorang ingin mencuri laptop dan komputer.
Misi
Gagalkan aksi mereka
Status Visi dan misi: Sedang berlangsung.
"Sialan! Siapa yang berani mencuri barang-barang ku, di mana penjaga itu? Apa mereka tidak menyadarinya jika ada pencuri yang masuk?" tanya Chasyn yang berlari menuju ke dalam perusahaan.
Terlihat 3 orang penjaga yang sedang tidur di pos. "Ternyata mereka makan gaji buta, lihat saja nanti," ucap Chasyn berlari masuk ke dalam setiap ruangan untuk mencari pencurinya.
Bersambung
Jangan lupa like vote komen dan hadiah
Terima kasih
__ADS_1