SYSTEM NEXT LEVEL

SYSTEM NEXT LEVEL
BAB 95


__ADS_3

Sesampainya Chasyn di depan rumah Chelsea, ia membelokkan mobilnya masuk ke perkarangan rumah Chelsea.


"Terima kasih sudah mengantar ku pulang," ucap Chelsea tersenyum.


"Tidak masalah," jawab Chasyn membalas senyuman Chelsea.


Tiba-tiba saja orang tua Chelsea keluar rumah dan melihat mobil yang tidak ia kenali berada di halaman rumahnya.


"Mobil siapa itu Pa?" tanya Mama Chelsea.


"Tidak tahu," jawab Papa Chelsea menekuk alisnya.


"Oh itu orang tuaku, apa ingin menyapanya?" tanya Chelsea.


"Hm… baiklah," angguk Chasyn, merek pun bersama-sama keluar dari mobil dan menghampiri orang tua Chelsea.


"Om, Tante, selamat malam," sapa Chasyn menyodorkan tangannya, namun Papa Chelsea menatap tajam ke arah Chasyn.


"Kamu siapa?" tanya Papa Chelsea.


"Nama saya Chasyn Om," jawab Chasyn sopan.

__ADS_1


"Seharusnya kamu kenal dengan keluarga Chelsea kan?" tanya Papa Chelsea dengan suara datar namun mengintimidasi.


"Ya saya kenal, keluarga kaya dan mempunyai perusahaan terbesar di kota ini," jawab Chasyn.


"Bagus jika kau tau, jadi kamu jangan mendekati anak saya, karena dia sudah punya calon sendiri ya itu seorang CEO perusahaan kedua terbesar setelah perusahaan ku, jadi kamu jangan coba-coba mendekatinya lagi," ucap Papa Chelsea dengan suara yang sedikit meninggi.


"Papa, apa-apa'an ini? Dia temanku Pa tadi bahkan dia membantu ku di saat aku…"


"Diam kamu! Sebaiknya kamu masuk ke rumah, tidak baik bermain dengan orang-orang sepertinya, kau akan rusak nanti," ujar Papa Chelsea membentak Chelsea membuat Chelsea terkejut.


"Pa! tolong jangan marahi dia, aku yang salah karena sudah datang ke rumahnya malam seperti ini, dia yang datang hanya mengantarkan ku pulang saja agar tidak terjadi apa-apa padaku," jelas Chelsea.


"Chelsea, inilah akibat karena kamu berteman dengan orang seperti mereka, akhirnya kamu jadi melawan begini, cepat kamu masuk!" perintah Papa Chelsea.


"Jadi kamu harus tau statusmu dan status Chelsea, dia sudah punya calon, tidak baik menganggu seseorang yang sudah punya pasangan, jadi kami lebih baik datang ke sini lagi atau mendekati Chelsea, jika itu ketahuan, maka aku tidak akan segan-segan membuatmu terancam," ancam Papa Chelsea.


"Pa, jangan begitu," ucap Mama Chelsea.


"Mama sebaiknya masuk ke rumah," ucap Papa Chelsea yang terlebih dahulu masuk ke dalam rumah.


"Maaf ya," ucap Mama Chelsea menutup pintu.

__ADS_1


Chasyn menarik nafas dan ia pun kembali masuk ke dalam mobilnya dan Perlahan-lahan meninggalkan rumah Chelsea.


Tak lama kemudian Chasyn sampai ke rumahnya. Terlihat di depan rumahnya sudah bersih dari orang-orang yang di hajatnya tadi.


Ia pun keluar dari mobilnya dan melihat mereka semuanya menunggunya di depan teras.


"Kalian kenapa tidak masuk ke dalam rumah, di sini dingin," ucap Chasyn.


"Iya," angguk Grizzly. Mereka semua kembali masuk ke dalam rumah dan duduk di sofa, Karisa membersihkan makanan yang ada di meja.


"Tuan, apa perlu saya memesankan makanan lagi?" tanya Karisa.


"Apa kalian ingin makan lagi?" tanya Chasyn.


"Tidak, setelah kejadian ini membuat aku tidak berselera makan lagi," ucap Dinda.


"Iya, aku juga sama, mual saat mencium bau darah tadi," sambung Dona memegang dadanya.


"Aku juga harus ke kantor polisi sekarang," ucap Grizzly mengambil tas kecilnya dan berdiri.


Bersambung

__ADS_1


Jangan lupa like vote komen dan hadiah


Terima kasih


__ADS_2