
"Tidak ada yang boleh masuk ke dalam!" terima pria itu.
"Apa masalahmu sih, ini kapal ku, kenapa kamu yang melarang," ucap Chasyn.
"Berani kamu berbicara lagi aku akan menembak mu!" ancam pria itu meletakkan senjata api itu di kening Chasyn.
"Aaaaaaaa!" teriak Chelsea.
"Nggak perlu takut, aku akan membereskan mereka semua, cepat masuk ke dalam!" perintah Chasyn.
"Iya," angguk Iyan.
Dor!
Sebuah tembakan di kepala Chasyn membuat mereka berpaling dan terkejut.
"He-he-he, tidak apa-apa, dia tadi hanya bermain-main saja," ucap Chasyn menyengir ke arah Chelsea.
Chasyn meng-kode Iyan agar segera membawa mereka masuk ke dalam.
"Ayo Om Tante," ucap Iyan. Mereka pun masuk ke dalam dan Iyan mengunci pintunya.
"Ada apa dengan senjatanya?" tanya pria itu juga terheran-heran.
Chasyn mengambil senjata api di tangan pria itu lalu mematahkannya.
__ADS_1
Krak!
"Senjata api ini tidak akan berfungsi jika kau tembakan kepadaku," ucap Chasyn.
"Apa! Tenyata dia sangat kuat," ucap pria itu.
Para perampok itu ada 6 orang 2 di atas kapal dan 4 masih di dalam Speed boat.
"Hey kalian, ayo naik ke atas!" terima pria itu. Di saat pria itu lengah, Chasyn menarik kepalanya lalu menghantam kepalanya ke kepala pria itu dan membuat pria itu pusing.
Chasyn melepaskannya dan pria itu tampak oyong, Chasyn melompat lalu menang lehernya dan membuat pria itu terbalik.
Krak!
Chasyn mematahkan tangannya lalu membuangnya ke air.
Pria yang ada di belakang Chasyn karena gugup ia mengangkat senjatanya menembak ke arah Chasyn meskipun ia tahu jika peluru itu tak mempan kepada Chasyn.
Dor!
Dor!
Dor!
Chasyn menangkap pergelangan tangannya lalu menghempasnya dan kemudian meninjunya dengan beberapa pukulan, lalu memukul kepala bagian belakang membuat pria itu pingsan. Lalu Chasyn melemparnya lagi ke laut.
__ADS_1
2 orang baik ke atas dengan membawa senjata api.
"Lagi-lagi benda yang tidak berguna ininkalian bawa," ucap Chasyn.
Mereka menembak ke arah Chasyn dan Chasyn mendekati kedua pria itu lalu menarik kerah baju pria itu mengadunya lalu menghempaskan keduanya bersamaan ke lantai kapal itu membuat lantai kapal itu sedikit retak.
"Astaga! Ini membuat ku marah, gara-gara kalian kapal ku lecet, kalian harus menggantinya nanti," ucap Chasyn kesal.
Chasyn melemparnya ke atas lalu menendangnya seperti bermain bola dan itu terlempar cukup jauh. Dan yang satunya, Chasyn menginjaknya dengan kuat hingga keluar darah dari hidung dan mulutnya lalu menendangnya dan pria itu terjatuh ke air.
Kedua speed boat menyadari jika teman-temannya kalah mereka pun ingin kabur.
Chasyn mengambil 2 buah jangkar lalu melemparnya ke arah 2 speed boat itu dan mengenainya. Ia menariknya sendiri dengan sekuat tenaga.
Kedua speed boat itu berusaha menambah dengan kecepatannya, namun tenaga Chasyn lebih kuat lagi, ia menariknya membuat perlahan-lahan kedua speed boat itu mendekati kapalnya.
"Mau kabur kalian ya? Memangnya kalian bisa kemana? Bahkan jika kalian terbang ke udara pun tetap akan ku kejar meski aku tak punya sayap," ucap Chasyn.
Chasyn melompat ke dalam salah satu speed boat itu lalu menghajar pengemudi itu mematahkan tulang punggungnya dan membuangnya ke laut.
Sisa satu lagi, pria yang ada di speed boat yang satunya segera terjun ke dalam air dan berusaha melarikan diri.
Bersambung
Jangan lupa like vote komen dan hadiah
__ADS_1
Terima kasih