
"Lho kok buntu? Kamu salah jalan nggak?" tanya Chelsea.
"Tidak, aku benar-benar yakin ini adalah lokasi yang ia lewati," jawab Chasyn juga merasa heran.
Tanpa pikir panjang lagi Chasyn menedang tembok itu ternyata itu adalah sebuah pintu jalan belakang yang menyerupai tembok.
"Siapa di sana!" teriak petugas keamanan mengejar Chasyn dan Chelsea.
"Ayo lari," ajak Chasyn mengengam erat tangan Chelsea membawanya berlari.
Petugas itu terus mengejar Chasyn.
"Kamu siap nggak?" tanya Chasyn di saat mereka sedang berlari.
"Siap apa?" tanya Chelsea tak mengerti.
Karena petugas itu sudah dekat, Chasyn berhenti. "Kamu menjauh sedikit," ucap Chasyn, Chelsea pun mundur kebelakang menjauhi Chasyn.
Petugas itu langsung menyerang ke arah Chasyn dan Chasyn dengan sigap menangkap petugas itu lalu membalikkan kebelakang lalu menghempasnya.
Yang satunya juga menyerang Chasyn, Chasyn menangkap kakinya menekukknya lalu melemparnya, Chasyn menarik bajunya lalu menghantam petugas itu hingga pingsan.
"Ayo kita pergi, sepertinya Sekretaris Karisa sudah tidak ada di dalam," ucap Chasyn balik arah masuk ke dalam bar itu kembali lewat pintu yang ia tendang tadi.
"Kok masuk ke sini lagi, bagaimana jika kita di tangkap?" tanya Chelsea ketakutan.
"Tenang saja, mereka sudah babak belur begitu bagaimana ingin menangkap kita," ucap Chasyn dan mereka kembali masuk ke dalam mobil, Chasyn bergegas menghidupkan mesinnya lalu melaju kan mobilnya di jalanan.
__ADS_1
[Klik di sini untuk membuka]
Klik
Chasyn melihat titik merah itu berjalan. "Jangan bilang Sekretaris Karisa di culik," ucap Chasyn.
"Eh benarkah?" tanya Chelsea khawatir.
"Iya, ini sama persis yang aku rasakan saat kamu di culik dulu, jadi kita harus menemukan siapa yang sudah membawanya," ucap Chasyn yang terus melajukan mobilnya mengikuti titik arah yang terus berjalan itu.
"Sedikit lagi," ucap Chasyn yang menambah kecepatan mobilnya, sedangkan Chelsea memegang erat sabuk pengamannya dan memejamkan matanya karena ketakutan.
Akhirnya sampai ke titik merah itu, ternyata sekretaris Karisa ada di sebuah mobil. Sedangkan mobil Chasyn ada di belakang mengikuti mobil di depannya.
"Ternyata ini mobilnya," ucap Chasyn. Akan tetapi mobil itu juga melaju dan tiba-tiba saja mobil itu masuk ke perkarangan sebuah tempat yang sedikit sepi.
Titik merah itu berhenti menenandakan itulah lokasi mereka. Jaraknya sekitar 2 kilo meter dari tempat Chasyn berada, ini sudah cukup jauh untuk tidak di curigai mengikuti mereka.
"Kamu tunggu di sini dan jangan keluar sekali pun ada yang menyuruhmu keluar ya, aku akan melihat sekretaris Karisa. Ingat jangan keluar ya sayang," ucap Chasyn mengengam tangan Chelsea lalu mencium keningnya.
"Iya," angguk Chelsea tersenyum. Chasyn pun keluar dari mobil dan pergi meninggalkan Chelsea sendiri di dalam mobil.
Gunakan poin untuk melindungi Chelsea
Memuat…
Loading…
__ADS_1
Mulai…
10%...
20%...
30%...
40%...
50%...
60%...
70%...
80%...
90%...
100%...
Selesai
Poin Anda di potong 100 poin
Poin [1000]
__ADS_1
Pelindung itu sudah melindunginya dan Chasyn pun pergi ke arah titik merah itu. Terlihat dari kejauhan jika sekretaris Karisa sedang di bawa oleh bebeapa pria dan seorang wanita, ia kenal dengan wanita itu, ternyata wanita mata-mata yang melamar pekerjaan tadi siang.