SYSTEM NEXT LEVEL

SYSTEM NEXT LEVEL
BAB 133


__ADS_3

"Maaf jika aku terlambat," ucap Chasyn.


"Tidak Tuan, Anda datang tepat waktu, terima kasih atas bantuan Anda," ucap Sekretaris Ananda.


"Tapi kamu sudah melalui hari yang berat, maaf jika tetap memaksamu hari ini tetap bekerja," ucap Chasyn.


"Tidak apa-apa Tuan, aku senang bekerja, apa lagi ini pertama kalinya perusahaan tempat aku bekerja akan masuk kompetisi, ini sangat menyenangkan," ucap Sekretaris Ananda.


"Begitu kah? Kamu sangat gila kerja," ucap Chasyn tersenyum.


"Iya, teman-teman kerja mengatakan jika aku penggila kerja, jadi itulah julukan ku," ucap Sekretaris Ananda tersenyum.


Tak lama kemudian, mereka pun sampai di sebuah cafe, jam sudah menunjukkan pukul 17:40 menit.


"Tuan," sapa Sekretaris Karisa dan Kino.


Kino mengambil beberapa kursi untuk Chasyn, Ananda dan Iyan.


"Silakan duduk," ucap Kino.


Mereka pun duduk di meja yang sama. "Mbak, buku menunya," panggil Kino berdiri memanggil pegawai cafe.


"Baik," angguk pegawai itu mendekati meja mereka dan memberikan buku menu.


"Hm... aku mau nasi goreng daging dan minuman jus alvokado," ucap Chasyn. Pegawai itu mencatat pesanan di pilih Chasyn.


"Yang lain?" tanya pegawai itu.


"Sama," jawab sekretaris Ananda.


"Aku juga," sahut Iyan mengangkat tangan.


"Baik harap menunggu," ucap pegawai itu mengambil kembali buku menu ya dan menuju ke dapur.

__ADS_1


"Hm maaf Tuan, di samping Tuan siapa?" tanya Sekretaris Karisa.


"Oh iya, aku lupa memperkenalkannya. Ini adalah Ananda, sekretaris perusahaan CH, jadi di sini kita akan membahas masalah kompetisi ini, jadi ketiga perusahaan kita ini akan di masukkan ke dalam kompetisi itu, memang persaingannya sangat ketat, tapi kalian tidak perlu khawatir, aku punya caraku sendiri untuk membuat perusahaan kita ini menjadi juara," ucap Chasyn.


"Wah benarkah, ini sangat keren," ucap Ananda senang.


"Meskipun kalian berbeda perusahaan, tapi tetaplah bekerja sama yang baik," ucap Chasyn.


"Baik Tuan," angguk mereka bersamaan.


Tak lama kemudian, makanan mereka pun sampai.


"Silakan Tuan, Nona makanannya, sila di nikmati," ucap pegawai itu meletakkan makanan di atas meja.


"Terima kasih," ucap Sekretaris Ananda.


"Ayo makan," ajak Chasyn.


Mereka pun melahap makanannya, perut juga sudah terasa lapar, hari pun sudah berganti malam, lampu-lampu mulai terang karena datangnya gelap. Mereka pun selesai makan.


"Ini sudah malam, kalian istirahatlah, oh iya, aku sudah berjanji akan membelikan kalian mobil, jadi aku transfer saja uangnya ya, kalian beli sendiri besok ya," ucap Chasyn.


"Terima kasih Tuan," ucap Sekretaris Ananda.


"Sekretaris Ananda dan sekretaris Kino berikan nomor rekening kalian, aku akan transfer sekarang," ucap Chasyn.


Mereka mengirim nomor rekeningnya dan Chasyn mengirimkan uangnya masing-masing 300.000.000


Ding Ding


Pengiriman berhasil ✔️


Hadiah Anda di kurang 600.000.000

__ADS_1


Sisa hadiah Anda 2.890.800.000


"Terima kasih banyak Tuan," ucap mereka senang.


"Sama-sama, untuk hari ini pulang saja, kita akan membahasnya besok lagi," ucap Chasyn.


"Terima kasih Tuan untuk hari ini," ucap mereka.


Ding Ding


Visi baru


Ayah Karisa saat ini sedang sakit keras di kediamannya.


Misi


Selamatkan dia


Status Visi dan Misi: Sedang berlangsung.


"Oh iya, sekretaris Karisa, bagaimana keadaan ayahmu? Apa semakin membaik?" tanya Chasyn.


"Hm… tetap seperti biasa Tuan," jawab Karisa.


"Tapi kenapa perasaan ku tidak enak, ayo kita ke rumahmu sekarang, untuk sekretaris Ananda dan sekretaris Kino kalian pulang saja ya," ucap Chasyn.


"Baik Tuan," angguk mereka.


Bersambung


jangan lupa like vote komen dan hadiah


Terima kasih

__ADS_1


__ADS_2