SYSTEM NEXT LEVEL

SYSTEM NEXT LEVEL
BAB 119


__ADS_3

"Iyan, mampir sebentar di tempat makan cepat saji, belikan aku makanan, aku sangat lapar," ucap Chasyn.


"Baik Bos," jawab Iyan mengangguk.


Iyan memberhentikan mobil di salah satu makanan cepat saji yang masih buka.


Iyan masuk ke dalam dan memesankan makanannya.


"Terima kasih Chasyn atas bantuan mu, aku tidak tau apa balasan yang bisa aku berikan padamu, jika kau mau sesuatu katakan saja, aku pasti akan memenuhinya sebisa mungkin." [Chelsea]


"Ambilkan aku bintang di langit." [Chasyn]


Chasyn menulisnya sambil tersenyum. Chelsea membacanya juga tersenyum. Apa mereka jodoh?


"Kaulah bintangnya, bagaimana aku bisa menggapai mu?" [Chelsea]


Chasyn tersenyum membacanya.


"Aku tidak tahu jika kau bisa bercanda." [Chasyn]



"Eh… kenapa tidak ada jawabannya?" tanya Chasyn menunggu balasan dari Chelsea.


"Ini Bos, makanannya," ucap Iyan menyerahkan makanan untuk Chasyn.


"Terima kasih," ucap Chasyn menerima makanan itu.


Ting


Pesan masuk.


"Aku sangat bersyukur bisa mengenalmu, jika tidak, aku tidak tahu bagaimana hidupku sekarang." [Chelsea]


"Kamu jangan seperti itu, aku senang membantu mu. Istirahatlah, ini sudah sangat larut, seorang gadis harus tidur cepat kalau tidak kulitmu akan kering." [Chasyn]


"Iya, kamu juga, kamu pasti sangat lelah, selamat malam." [Chelsea]


"Selamat malam juga." [Chasyn]


Chasyn tersenyum dan ia pun mematikan ponselnya.


Krucuk!

__ADS_1


Krucuk!


"Haish… perutku rupanya sangat lapar rupanya," ucap Chasyn membuka bungkusnya dan melahap makanannya


"Apa sudah tau siapa dalang di balik semua ini?" tanya Iyan.


"Bos besar mereka ada negara Z, mungkin untuk sementara waktu masih bisa tenang, tapi jika mereka sudah tau masalah ini, secepatnya mereka pasti bertindak," ucap Chasyn.


Tak la kemudian mobil mereka pun sampai di rumahnya.


Chasyn dan Iyan masuk ke rumah dan mereka pun beristirahat.


xxx


Tit! Tit! Tit!


Suara Alarm berbunyi nyaring membuat Chasyn seketika bangun.


"Ah sudah pagi, tapi aku masih mengantuk, Hoamm..." Chasyn menutup mulutnya karena menguap.


Ting


"Selamat pagi." [Chelsea]


"Selamat pagi juga." [Chasyn]


"Sudah, baru saja." [Chasyn]


"Kamu pergi sekolah pagi ini?" [Chelsea]


"Iya, kamu?" [Chasyn]


"Aku juga akan pergi, ya udah aku mau mandi dulu." [Chasyn]


"Oke." [Chasyn]


Chasyn pun bangun dari tempat tidur dan langsung menyambar handuk dan langsung ke kamar mandi dan bersih-bersih.


Setelah selesai, ia pun kembali ke kamarnya.


Triring


Triring

__ADS_1


Triring


"Halo," jawab Chasyn.


"Tuan, maaf jika menganggu Anda pagi-pagi sekali," ucap Karisa.


"Apa ada masalah?" tanya Chasyn.


"Hm… tapi pagi saya mendapat Chat dari salah satu perusahaan dari luar negeri, katanya mereka ingin mengajak kerja sama, jadi apa Tuan menerimanya?" tanya Karisa.


"Hm… kapan mereka akan datang?" tanya Chasyn.


"Mungkin nanti siang Tuan," jawab Karisa.


"Baiklah, suruh mereka menunggu nanti, aku ingin melihat mereka ingin kerja sama seperti apa," ucap Chasyn.


"Baik Tuan, aku akan mengatakannya nanti," ucap Karisa.


"Oh ya, apa pindahan mu berjalan dengan lancar?" tanya Chasyn.


"Iya Tuan, terima kasih," ucap Karisa.


"Baiklah jika begitu, kalau mereka beritahu saja aku," ucap Chasyn.


"Baik Tuan." angguk Karisa. Panggilan pun di putuskan.


Chasyn berganti pakaian dengan seragam sekolahnya.


[Klik di sini untuk membuka]


Klik


Chasyn mengambil beberapa jumlah uang lalu memasukkan ke dalam dompetnya.


Tok!


Tok!


Tok!


"Ya," jawab Chasyn mendekati pintu kamarnya dan membukanya.


Bersambung

__ADS_1


Jangan lupa like vote komen dan hadiah


Terima kasih


__ADS_2