
Chasyn sengaja berbohong agar Iyan tidak merasa takut jika itu adalah makhluk halus.
"Oh," jawab Iyan.
"Tapi sebelum kita berkeliling kota, kita harus ke kantor polisi dulu," ucap Chasyn.
"Eh kenapa?" tanya Iyan mengangkat alisnya.
"Kamu ingatkan semalam kita menangkap pencuri mobil itu dan kita di mintai keterangan, wajar jika kamu tidak tahu, kamu masih di dalam mobil," ucap Chasyn.
"Oh begitu ya tapi… bagaimana kalau kita ketahui menghabisi 4 orang tadi malam itu?" tanya Iyan ketakutan.
"Tidak akan, di sana tidak ada cctv, aku sudah memastikannya," ucap Chasyn.
"Oh, Syukurlah jika begitu, aku sangat takut jika kita ketahuan," ucap Iyan lega.
Chasyn menstater mobilnya dan perlahan-lahan meninggalkan pemakaman tersebut.
"Hm… kenapa aku merasa sedikit aneh ya? Chasyn sepertinya tidak merasakannya, mungkin perasaanku saja, hari inikan mau jalan-jalan keliling kota usah pikirkan lagi," ucap Iyan yang tidak mau mempedulikan.
Chasyn melajukan mobilnya di jalanan dan menuju kantor polisi. Sesampainya di sana, Chasyn memberhentikan mobilnya di depan kantor polisi.
"Ayo turun," ajak Chasyn.
__ADS_1
Mereka berdua pun turun dan masuk ke dalam kantor polisi.
"Selamat pagi," sapa Chasyn kepada salah satu petugas yang duduk di kursi, entah apa yang ia kerjakan.
"Selamat pagi, ada yang bisa saya bantu?" tanya polisi itu.
"Hm… saya di suruh datang pagi ini atas kejadian pengejaran pencurian mobil tadi malam untuk di mintai keterangan," ucap Chasyn.
"Oh begitu ya, tunggu sebentar ya," ucap polisi itu pergi masuk ke dalam.
Tak berapa lama, Polwan itu datang bersama polri yang tadi malam bersamanya.
"Oh kamu sudah datang ya, mari ikut aku," ucap polwan itu. Chasyn dan Iyan mengikuti polwan itu ke dalam sebuah ruangan.
Chasyn duduk sedangkan Iyan berdiri di samping Chasyn karena kursinya hanya satu, di karena ini adalah ruang interogasi.
"Baiklah, siapa namamu?" tanya polwan itu.
"Chasyn," jawab Chasyn.
"Nama yang unik. Langsung saja Kenapa kamu bisa tau jika itu adalah pencurian mobil?" tanya polwan itu.
"Kenalkan dulu nama Anda, aku tak mungkin berbicara dengan orang yang tak di kenalkan?" tanya Chasyn menyeringai.
__ADS_1
"Baiklah baiklah, nama saya Grizzly, apa sudah bisa di mulai?" tanya polwan itu.
"Silakan," jawab Chasyn mengangguk.
"Kenapa kamu bisa tahu jika mobil itu adalah mobil pencuri?" tanya Grizzly mengulang pertanyaannya.
"Tadi malam kan aku sudah jawab, kenapa Anda bertanya lagi?" Chasyn balik bertanya.
Grizzly tampak kesal. "Ini adalah untuk laporan," jawab Grizzly sabar.
"Kalau sudah membuat laporan, aku dapat apa?" tanya Chasyn.
"Kamu akan dapat penghargaan," jawab Grizzly dengan mata sayup melihat Chasyn.
"Astaga! Di sangat menyebalkan," ucap Grizzly dalam hati.
"Aku tahu karena aku melihat mobil polisi sedang kejar-kejaran, awalnya aku pikir dia ingin buru-buru kenapa sampai menabrak mobilku 2 kali, dan saat aku mobil polisi juga buru-buru jadi aku berpikir jika itu adalah penjahat, aku berinisiatif untuk membantu kepolisian menangkap penjahat karena aku lihat mobil polisi sangat lambat, mobilku sangat laju dan aku mengejarnya, mobilku juga kuat sehingga saat mobil penjahat itu menabrak mobilku tidak terjadi apa-apa, mungkin jika mobil lain melakukannya kedua mobil akan rusak parah," jawab Chasyn panjang lebar.
Bersambung
Jangan lupa like vote komen dan hadiah
Terima kasih
__ADS_1