SYSTEM NEXT LEVEL

SYSTEM NEXT LEVEL
BAB 179


__ADS_3

[Klik di sini untuk membuka]


Klik


Chasyn


Tak lama kemudian, mereka pun sampai di negara B. Pesawat milik Chasyn mendarat dengan mulus di bandaranya dan akhirnya pesawatnya pun berhenti.


"Ini negara B? negara ini beda 2 jam dari negara kita kan?" tanya Chelsea.


"Kamu benar, sebagai gantinya aku akan membawamu jalan-jalan," ucap Chasyn.


"Malam seperti ini? Mau jalan ke mana?" tanya Chelsea.


"Kemana saja asal berdua," ucap Chasyn.


"Gombal," jawab Chelsea.


Mereka pun keluar dari pesawat. "Lain kali kalau ke sini aku bawa mobil deh," ucap Chasyn dalam hati.


Chasyn memegang tangan Chelsea dan membawanya jalan di trotoar.


"Eh, itu ada air pancur warna warni, ayo kita ke sana," ajak Chelsea tampak senang. Chelsea berlari sambil menarik tangan Chasyn dan dengan terpaksa Chasyn juga ikut berlari.


"Wah sangat indah," ucap Chelsea menatap air yang pancur yang jatuh satu persatu itu dengan warna warni itu, ia tersenyum bahagia.

__ADS_1


Diam-diam Chasyn memotretnya. "He-he-he, akan ku jadikan wallpaper ku," ucap Chasyn.


Chasyn mendekati Chelsea dan berdiri di sampingnya. "Kamu kan orang kaya, lihat beginian kenapa seneng banget?" tanya Chasyn juga melihat air pancur itu.


"Di rumahku tidak ada seperti ini, tentu saja aku mengaguminya," jawab Chelsea.


"Baiklah, besok aku akan membuat air pancur seperti ini di depan rumah ku agar kau puas melihatnya," ucap Chasyn.


"Kamu serius?" tanya Chelsea sambil tertawa.


"Iya, biar kamu terus ke rumah aku," jawab Chasyn.


Chelsea tersenyum melihat ke arah Chasyn. "Tapi Btw, terima kasih ya, udah melindungi aku masalah penculikan itu, terima kasih juga sudah membawa ku jalan-jalan," ucap Chelsea.


"Ke sana? Sendirian?" tanya Chelsea.


"Iya, untuk apa aku membawa kamu, di sana sangat bahaya," jawab Chasyn.


"Tapi... aku mau ikut, aku janji tidak akan membebani mu, aku akan tinggal di suatu tempat yang aman," pinta Chelsea berharap.


"Tapi kamu janji ya, tidak akan ke mana-mana saat aku pergi, aku hanya takut jika seseorang mengikuti kita dan melukaimu," ucap Chasyn.


"Iya, aku akan menjaga diri baik-baik," angguk Chelsea menurut.


Malam itu pun mereka habiskan berdua saja dengan melihat air pancur dan sesekali mereka bercanda.

__ADS_1


"Ini sudah hampir subuh, kita pulang yuk," ajak Chasyn.


"Iya, hari ini aku pasti akan mengantuk lagi di sekolah," ucap Chelsea.


"Maaf jika membuat mu seperti ini lagi," ucap Chasyn.


"Tidak apa-apa kok, aku senang banget, jadi kamu tidak perlu meminta maaf," ucap Chelsea tersenyum.


"Baguslah jika kamu senang," ucap Chasyn.


Mereka pun naik ke pesawat. "Kamu tidur saja di kursi dalam saja, biar nggak ngantuk besok sekolah," saran Chasyn.


"Hm… baiklah," angguk Chelsea.


"Selimut ada di atasnya, kamu buka saja penutupnya," ucap Chasyn.


"Iya," angguk Chelsea lagi.


Chasyn pun menuju di depan pesawat ruang kontrol pesawat dan perlahan-lahan pesawat lepas landas.


Bersambung


Jangan lupa like vote komen dan hadiah


Terima kasih

__ADS_1


__ADS_2