
"Apa kamu seorang paranormal?" tanya ibu itu.
"Hm … mungkin boleh dikatakan begitu jadi apa Ibu mau jika saya membantu menyembuhkan suami Ibu ini?" tanya Chasyn.
"Tentu saja saya sangat berterima kasih jika Tuan bisa menyembuhkan suami saya ini," jawab Ibu itu mengangguk berharap suaminya seperti sedia kala.
Anak perempuan dan menantunya membawa cucunya yang berumur 10 tahun itu masuk ke dalam kamar yang di mana ada Ayahnya di sana.
"Ini anakku tapi tidak ada apa-apa dengannya," ucap wanita itu mengambil anaknya dari suami yang menggendongnya.
"Sini aku perlihatkan," ucap Chasyn.
Chasyn mendekatkan anak itu dekat dengan pria paruh baya yang sedang sakit itu, tiba-tiba saja anak itu gemeteran.
"Lihatlah saat kalian dekat dengan bapak ini apa kalian merasa gemeteran?" tanya Chasyn memastikan.
"Tidak," jawab wanita itu menggeleng.
__ADS_1
"Penyebab anak ini gemetar karena ia mempunyai gejala yang sama dengan kakeknya," jelas Chasyn.
"Jadi kami harus bagaimana? Tolong bantu sembuhkan mereka berdua," ucap wanita itu panik.
"Aku akan mencoba untuk membantu menyembuhkan mereka dan juga menghilangkan roh jahat di rumah ini. Tapi tetap saja kalian harus berdoa untuk semua ini agar semuanya berjalan dengan lancar," ucap Chasyn.
"Iya, iya," ucap mereka pasrah.
Chasyn memegang tangan beserta anak itu ia menyalurkan energinya karena ia punya kekuatan khusus untuk penyembuhan, jadi ia tidak memakai poin lagi untuk menyembuhkannya.
Energi itu terus mengalir ke dalam tubuh bapak dan cucunya itu sedangkan yang lain Mereka terus berdoa berharap ayah dan anaknya itu sembuh segera.
Sedangkan tubuh yang disalurkan energi itu juga bergemetaran. Ibu anaknya yang lain ikut khawatir memegang ayah dan cucunya itu sambil berdoa.
Karena merasa tidak tahan Chasyn pun memberhentikan energinya ia nampak terengah-engah kelelahan seperti habis meraton. Masalahnya ini sangat banyak, mungkin jika satu atau dua bisa di atasi dengan cepat.
"Bisakah kalian memberi aku air minum aku? sangat haus," ucap Chasyn.
__ADS_1
"Iya iya, saya ambilkan air segera," ucap wanita itu berlari ke dapur membawa satu teko air minum.
"Ini air minumnya," ucap wanita itu memberi kepada Chasyn.
Chasyn meminum air itu hingga habis. "Bisakah kalian memberiku lagi?" pinta Chasyn.
"Iya iya," ucap wanita itu mengambil teko di tangan Chasyn lalu berlari lagi ke dapur mengambil 2 teko air minum dan membawanya ke dalam kamar lagi.
"Tolong satu teko Ini berikan kepada bapak dan anak itu," pinta casin sedangkan satu tekonya lagi untuk ia yang meminumnya.
Setelah merasa tidak haus lagi, Chasyn kembali memegang tangan bapak dan anak kecil itu.
Ia kembali menyalurkan energinya selang beberapa menit kemudian bapak itu pun tersadar begitu juga anak laki-laki itu.
Bapak itu seketika duduk dan memuntahkan darah hitam. Mereka sangat terkejut dan menghampirinya.
"Papa, Papa tidak apa-apa kan?" tanya ibu itu khawatir.
__ADS_1
"Dia tidak apa-apa darah itu adalah penyakit yang ngrogoti tubuhnya dengan mengeluarkan darah itu ia akan sembuh secepatnya," jawab Chasyn. Sedangkan anak kecil itu mengeluarkan air yang berwarna kuning sangat banyak ibu dan ayahnya segera memeluknya.