SYSTEM NEXT LEVEL

SYSTEM NEXT LEVEL
BAB 198


__ADS_3

"Pencuri mobil? Di belakang itu?" tanya Chelsea melihat kebelakang, mobil itu terus membunyikan klaksonnya terus menerus.


Chasyn pun memelankan mobilnya membuat pria itu tambah kesal, kemudian ia pun melajukan mobilnya dan pria itu pun kembali tersenyum dan melaju mobilnya dengan cepat.


Namun tiba-tiba saja mobil Chasyn berhenti mendadak.


"Kenapa berhenti?" tanya Chelsea.


Chasyn memegang kedua tangan Chelsea. "Pejamkan matamu," ucap Chasyn.


"Ha? Untuk apa?" tanya Chelsea dengan wajah memerah.


"Pejamkan saja," ucap Chasyn. Chelsea pun memejamkan matanya.


1


2


3


Duaakkk!


Pencuri mobil itu tak sempat mengerem mobil dan akhirnya ia menabrak mobil Chasyn. Hantaman keras itu membuat mobilnya terbang dan terpental lalu berguling-guling di jalanan dan berhenti saat mobil itu menabrak tiang listrik.


Mobil yang tadi mengejar itu langsung berhenti di dekat mobilnya yang di curi itu.


"Astaga! Chasyn, kau membuatku jantungan," ucap Chelsea memegang dadanya.


"Jika aku tak menyuruhmu memejamkan mata, kau akan jantung beneran," ucap Chasyn melajukan kembali mobilnya meninggalkan tempat itu.


Pemilik mobil itu membuka jendela mobil dan melihat pencuri mobil itu sudah K.O.


"Rasakan kau pencuri, akhirnya kau kena batunya juga, tapi kerusakan mobil ini juga sangat parah, tidak apa-apa Asal mobil ini kembali lagi meskipun tidak utuh," ucap Pemilik mobil itu setelah melihat bab mobilnya lepas satu.

__ADS_1


Ding Ding


Misi selesai


Selamat Anda mendapat hadiah sebesar Rp 700.000.000


Selamat Anda mendapatkan 50 poin


Selamat Anda mendapatkan Kekuatan api dan listrik


Kecepatan [130/1000]


Kelincahan [130/1000]


Kekuatan [130/1000]


Kecerdasan [130/1000]


Keberanian [130/1000]


Poin [380]


Selamat Anda mendapat penambahan hadiah sebesar Rp 700.000.000


Hadiah Anda menjadi 7.858.700.000


Chasyn mengambil ponselnya dan segera menghubungi Iyan.


Tuuut


Tuuut


Tuuut

__ADS_1


"Halo bos," jawab Iyan.


"Kita akan pergi ke Villaku di tepi pantai, lokasinya tidak jauh dari bandara pesawat ku, bawa semua makanan yang tadi kamu beli ke Villaku," ucap Chasyn.


"Vila? Tuan punya Vila di tepi pantai? Wah itu sangat keren, aku akan membawa mereka semua ke sana, biar aku tak kesepian saat mereka pacaran," ucap Iyan.


"Hey! Tutup mulutmu," ucap Chasyn memutuskan panggilannya. Ia terus melakukan mobilnya menuju vilanya.


"Kamu bahkan punya Vila," ucap Chelsea.


"Iya, lumayan buat mengubah suasana," ucap Chasyn.


Tak lama kemudian, mereka pun sampai di tepi pantai, mobil itu menyusuri jalan dan ia pun sampai di depan Vila.


"Wah… Villa mu bahkan lebih besar dari rumahku," ucap Chelsea terkagum. Mereka pun keluar mobil dan masuk ke dalam Villa.b


"Kau anggap saja villa ini sebagai rumah sendiri," ucap Chasyn.


"Terima kasih," ucap Chelsea. Ia melihat seluruh vila Chasyn yang super mewah itu.


Chasyn meninggalkan Chelsea di ruang tamu dan ia mengecek kamar vila itu.


"Hm… semuanya sudah tertata rapi," ucap Chasyn mengangguk.


Chasyn pun kembali keluar. "Kamu di sini sebentar ya, aku mau ambil penghargaan ku dulu untuk hiasan ruang tamu," ucap Chasyn.


"Iya," angguk Chelsea yang sedang melihat lukisan di belakang sofa.


Chasyn membuka pintu mobilnya dan mengambil penghargaannya itu, dari kejauhan terlihat beberapa mobil yang parkir di bandara.


"Itu pasti mobil Iyan," tebak Chasyn.


Bersambung

__ADS_1


Jangan lupa like vote komen hadiah dan iklan


Terima kasih


__ADS_2