
Ding Ding
Anda mendapatkan penambahan penghasilan 30% dari grub GT sebesar 30.000.000
Ding Ding
Anda mendapatkan penambahan penghasilan 60% dari grub GT sebesar 50.000.000
Ding Ding
Anda mendapatkan penambahan penghasilan 80% dari grub GT sebesar 70.000.000.
Ding Ding
Hadiah Anda menjadi [549.000.000]
"Astaga! Aku sekarang benar-benar menjadi kaya," ucap Chasyn dalam hati.
"Aku langsung mengantarmu pulang," ucap Chasyn.
"Oke," angguk Iyan.
Mobil pun meluncur di jalanan, matahari pun mulai menenggelamkan dirinya di tempat peristirahatannya.
Sebelum itu, Chasyn berhenti di sebuah tempat. "Kamu tunggu sebentar," ucap Chasyn keluar dari mobilnya.
"Oke!" angguk Iyan. Chasyn pun menuju tempat itu.
"Selamat datang," ucap pegawai restoran tersebut.
"Aku ingin pesan pizza 4 kotak," pesan Chasyn.
__ADS_1
"Makan di sini atau di takeaway?" tanya pegawai itu.
"Takeaway," jawab Chasyn.
"Baik, tunggu sebentar," ucap pegawai itu menuju ke dapur untuk memesankan pesanan Chasyn.
Beberapa menit menunggu dan pizza pun datang. "Silakan Tuan," ucap pegawai itu meyerahkan pizza kepada Chasyn.
"Terima kasih, berapa?" tanya Chasyn.
"400 ribu Tuan," jawab pegawai itu. Chasyn mengeluarkan kartu ATM-nya dan menggesek di mesin pembayaran.
Ding Ding
Hadiah Anda di potong 400.000
Sisa hadiah Anda [548.600.000]
"Ini untuk emak sama Abah mu," ucap Chasyn menyerahkan 3 kotak pizza.
"Wah… terima kasih, tapi ini banyak sekali," ucap Iyan membuka satu kotak pizza.
"Nggak papa, siapa tau tengah malam lapar," jawab Chasyn.
"Kamu benar juga," angguk Iyan mengangguk-angguk dan mengambil sepotong pizza lalu memakannya.
Tak berapa lama mereka pun sampai di depan rumah Iyan.
"Oke! Aku pulang dulu, kamu juga hati-hati," pesan Iyan keluar dari mobil.
"Iya, terima kasih juga sudah menemani ku hari ini," ucap Chasyn menongolkan kepalanya.
__ADS_1
"He-he-he, lain kali kamu ajak aku ya jika ada kasus seperti ini, aku merasa jika aku berguna sekarang," jawab Iyan.
"Cih! Selama ini kau tidak berguna ya?" tanya Chasyn menyengir.
"Bukan begitu, aku berguna sejak aku lahir, tapi lebih berguna jika ikut bersamamu karena banyak pelajaran yang aku dapat, ya udah kamu cepatlah, nanti terlambat kencannya, aku masuk dulu," ucap Iyan berlari masuk ke dalam rumah.
"Mak, ada pizza nih!" teriak Iyan. Chasyn tersenyum lalu meninggalkan rumah Iyan dan kembali ke rumahnya.
Sesampainya di rumah, Chasyn langsung masuk ke dalam rumah dan segera mandi, kotoran yang menempel di tubuhnya membuat ia tak nyaman.
"Heh! Sejak kapan aku jadi pembersih begini? Padahal dulunya aku sering menanam padi di dalam lumpur," ujar Chasyn sambil melihat tubuh ya di cermin kamar mandi.
Setelah selesai, ia berganti pakaian, menggunakan jaket kuning dan Jins hitam lalu mengganti jam tangan dan sepatu kets putih, warna yang bertabrakan, namun itu cocok untuknya.
Chasyn melirik jam di dinding yang menunjukkan pukul 18:20.
"Masih ada waktu, aku makan dulu," ucap Chasyn membuka kotak pizza yang ia beli tadi dan melahapnya.
[Klik di sini untuk membuka]
Klik.
Chasyn mengambil beberapa lembar uang dan memasukkan ke dalam dompetnya.
Ia pun bergegas menuju mobilnya karena jam sudah menunjukkan pukul 18:40.
Bersambung
Jangan lupa like vote komen dan hadiah
Terima kasih
__ADS_1